Berawal Dari Facebook, Duda Perdaya Dua Gadis Di Wisata Pasir Putih

0
10

Situbondo, restorasihukum.com – Anda para gadis, harus lebih peka dan berhati-hati saat punya teman lelaki baru. Berawal perkenalan di media sosial facebook, Fauzi (27) berhasil mengelabui 2 gadis. Tak hanya mempreteli harta benda 2 gadis asal Bali dan Surabaya itu saja. Lebih dari itu, duda satu anak itu juga mencabuli dua gadis berumur 19 tahun dan 18 tahun itu sekaligus, di satu kamar hotel di kawasan wisata Pasir Putih Situbondo.

Kedok pria asal Sukowono Jember itu baru terbongkar, setelah polisi menggerebek kamar hotel tempat ketiganya menginap selama 3 hari terakhir, Jumat (6/10/2015).

“Tadi yang menggerebek aparat dari Polsek Bungatan. Sudah dilimpahkan ke Polres. Sekarang ketiganya masih dimintai keterangan penyidik. Jika ada yang dirugikan dan mengandung unsur pidana, tentu akan kami tindaklanjuti,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Ipda Nanang Priambodo.

Keterangan yang kontributor peroleh dilapangan, perkenalan Fauzi dengan dua gadis yang dijadikan korban itu melalui media sosial facebook, beberapa bulan lalu. Dari perkenalan itu, Fauzi mendapatkan nomor ponsel dua gadis berlainan daerah hingga terus terjadi saling kontak.

Belakangan, pria yang bekerja di Bali itu merancang niat jahat. Dengan dalih akan diajak jalan-jalan di pulau Jawa, Fauzi berhasil membujuk korban pertama yang asal Bali.

Keduanya pun bertolak dari Bali menuju kawasan Jember dengan sepeda motor Honda Vario milik si gadis. Di tempat ini, Fauzi yang memang tidak punya uang lantas menggadaikan sepeda motor korban ke seseorang senilai Rp 2,5 juta.
Sebagian uang itu juga dibuat menjemput korban satunya ke Surabaya. Gadis 18 tahun itu diajaknya dengan dalih akan diperkenalkan kepada orang tua Fauzi.

“Saya mau saja, karena katanya saya mau dipertemukan dengan orang tuanya. Tidak tahunya diajak ke hotel,” kata korban yang berasal Surabaya.

Dari Surabaya, pelaku dan korban kembali ke Jember lagi. Untuk menyambung bekalnya, Fauzi ganti mempreteli semua perhiasan emas milik korban asal Surabaya. Mulai dari kalung, gelang, dan anting, yang seluruhnya dijual seharga Rp 2,770 juta.

Usai menjual perhiasan emas, pelaku mengajak kedua korbannya menuju ke hotel kawasan wisata Pasir Putih Situbondo. Di hotel ini, ketiganya menginap dalam satu kamar selama tiga hari. Selama menginap itulah, secara bergantian korban beberapa kali digauli oleh pelaku.

“Kalau begituannya ya gantian. Yang satu di kamar, yang satu menunggu di luar. Saya nekat begini hanya ingin senang-senang saja, pak,” tutur Fauzi di depan polisi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here