Berjudi Domino, Pegawai BPN Ponorogo Digrebek Polisi

0
7

Ponorogo restorasihukum.com – Sebanyak 3 orang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ponorogo digerebek petugas Polsek Ponorogo. Ketiga pegawai ini digerebek dan tak bisa melarikan diri saat sibuk menggelar judi domino di kantor BPN Kabupaten Ponorogo yang beralamat di JL Ir H Juanda, Ponorogo.

     Dugaan sementara aksi perjudian ini dilakukan ketiga tersangka saat Kepala BPN Kabupaten Ponorogo pulang kampung. Karena merasa aman tak ada pimpinannya itulah, ketiga tersangka menggelar judi dengan santai di kantor pelayanan sertifikat pertahanan itu.

      Ketiga tersangka yang diringkus Unit Reskrim Polsek Ponorogo masing – masing adalah Jumadi (30) warga Banjaranyar, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Tri Efendi (28) warga JL Cempaka, Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo dan Muhammad Rendy Adikoro (23) warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. “Informasi awal dari warga ketiganya sudah kerap menjalankan judi dadu, akan tetapi saat kami gerebek mereka berjudi domino,” terang Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Ipda Nanang Budiyanto kepada RHN, Minggu (21/9/2014).

      Lebih jauh, Nanang menguraikan selain mengamankan ketiga tersangka yang kini ditahan, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu set kartu domino dan uang tunai yang digunakan tombokan senilai Rp 4,15 juta. “Ketiganya sudah kami tahan beserta barang buktinya. Mereka tertangkap basah berjudi. Ketiganya bakal dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” imbuhnya.

      Sementara Kepala Kantor BPN Kabupaten Ponorogo, Imam Nawawi yang dikonfirmasi RHN melalui ponselnya mengaku jika ketiga tersangka itu memang anak buahnya. Akan tetapi, ketiganya berstatus sebagai pegawai honorer dan bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Imam mengaku sangat menyesalkan dan menyayangkan ulah ketiga anak buahnya itu. Apalagi, aksi perjudian itu dilaksanakan di kantor BPN Kabupaten Ponorogo.

      “Kami sedang sibuk memperbaiki pencitraan dan pelayanan ke masyarakat, sementara malah ada kabar penggerebekan judi di kantor BPN. Memang ketiganya tenaga honorer kami. Tetapi, kalau perjudian di kantor merusak nama instansi,” pungkasnya. ( Rd )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here