BPP Banyuwangi Tinggal menunggu Nasib Dan Kebijakan Pemda

0
11

Banyuwangi, restorasihukum.com – Nasib Balai Pembibitan Pertanian (BPP) wilayah Banyuwangi selatan terlantar akibat lahan kantor yang ditempatinya kini diminta Badan Pengawas dan Sertifikat benih (BPSP) Provinsi Jawa timur. Knator BPP tersebut berdomisili di Desa Cluring, kecamatan Cluring Banyuwangi selatan.

        Kepada Restorasi Hukum Nasional (RHN) salah satu staf Imam Nasution menjelaskan “Memang sewa lahan tersebut sesuai kontrak habis pada tahun 2015 lalu, namun BPP sendiri tidak bisa berbuat banyak. Ya sekarang tergantung dengan kepala Dinas, saya harus bertempatempat dimana,”ujarnya.

        Lahan dan gedung tersebut memang bukan milik BPP yang hampir 30 tahun ditempati oleh BPP daerah, ketika sewa tempat suda habis di tahun 2015 lalu. Pengambilan alih ini dikarenakan Badan Pertani Pusat mau menggunakannya sebagai kantor BPSP, sedangkan kantor BPSP di Banyuwangi yang ditempati sekarang, tanah milik pemerintah daerah.

         Aset BPP tersebut berupa meja, kursi dan perangkat ATK serta lain-lain, hingga kini masih berada di  pendopo kecamatan cluring.

         Sementara camat Cluring Yoppi Bayu Irawan mengatakan, “Memang tanah yang ditempati itu bukan milik BPP daerah, itu milik BPSP Pusat Jawa Timur yang nantinya akan dibuat sebagai kantor BPSP. Maka saya persilahkan menempati sementara diruang yang kosong untuk kantor BPP dalam kecamatan, “jelasnya. (my)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here