Pasuruan, restorasihukum.com – Hampir sepekan sungai di desa Baujeng, kecamatan Beji, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur Kering. Keringnya sungai yang mengaliri 3 desa seperti desa Kenep, Sidowayah dan Gunungsari bukan disebabkan karena kemarau panjang, melainkan dam tanggul sengaja ditutup warga desa Baujeng karena kekesalan akan limbah cair yang sengaja di buang oleh perusahaan-perusahaan yang tidak bertanggung jawab, tanpa mau memperdulikan lingkungan dan dampak yang di timbulkannya.

Puncaknya, jum’at, (27/09/19) warga desa Baujeng menutup Dam Tanggul yang mengaliri sungai di 4 desa tersebut.

Penutupan warga bukan tanpa alasan, karena sudah bertahun-tahun sungai didesa Baujeng tercemar limbah cair diduga dari P.T CS 2 Pola Sehat yang berada dusun Keceling, desa Kemirisewu, kecamatan Pandaan, kabupaten Pasuruan.

Meski sudah beberapa kali di beritakan oleh media online maupun cetak, sudah dilaporkan ke dinas terkait, juga pernah di unjuk rasa warga terdampak. Pihak perusahaan masih bandel membuang limbah cairnya ke sungai.

Banyak dampak yang dirasakan warga desa Baujeng dari limbah tersebut, seperti sesak napas, sumur tercemar dan sungai menjadi kotor.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan , jika aliran sungai di desa Baujeng ini sengaja ditutup, karena sudah tidak kuat akan dampak yang dirasakan.

“Sudah bertahun-tahun mas sungai ini tercemar limbah dari PT CS2 Pola Sehat. Hampir setiap hari mencium bau busuk dari limbah yang ada disungai. Tidak hanya itu, sumur juga tercemar, sehingga air tidak dapat lagi digunakan untuk keperluan sehari-hari. Makanya warga kompak menutup aliran sungai. ungkapnya pada media restorasihukum.com dengan nada kesal, (10/19).

Sementara itu, Sobik selaku kades Baujeng saat ditemui media restorasihukum.com mengatakan, jika hampir sepekan dam tanggul ditutup, lantaran masyarakat sudah tidak kuat dengan dampak dari limbah cair yang dibuang kesungai oleh pabrik teh gelas (PT CS2 Pola Sehat).

” Setiap hari warga saya mengeluh sesak nafas karena bau busuk dari limbah disungai, bahkan air sumur tidak dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari,” cetusnya.

Seluruh warga Baujeng, lanjut Sobik, nanti hari senin, (7/10/10) kompak akan gelar demo ke perusahaan yakni PT CS2 Pola Sehat.

“Saya dan warga Baujeng khususnya serta warga dari ketiga desa yang terdampak hari Senin,(10/19) akan lakukan aksi unjuk rasa ke PT.CS2 Pola Sehat dengan berbagai tuntutan. Warga juga sudah menyiapkan Semen, pasir dan batu untuk menutup saluran pembuangan limbahnya, ” paparnya.

Sobik menambahkan, jika jalur Bangil-Pandaan dipastikan akan mengalami kemacetan.

“Dengan adanya pengunjuk rasa nanti, dipastikan ada ketersendatan jalur Pandaan- Bangil, begitu arah sebaliknya,” pungkasnya.(sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here