Minggu, 20 Mei 2018 17:57

Korban Meninggal Lakalantas, Diduga Kuat Keteledoran PT Mitra Enginering Grup

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Perdagangan (Sumut) restorasihukum.com - Kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di dekat proyek Preservasi jalan PU Bina Marga. Jenis pekerjaan yakni berupa penggalian dan penanaman gorong-gorong (box culvet) berjarak hanya beberapa meter dari korban ditemukan terkapar.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Mitra Enginering Grup di jalan Lintas Sumatera tepatnya di kelurahan Perdagangan 2 kecamatan Bandar, kabupaten Simalungun provinsi Sumatra Utara, Sabtu (19/5/2018) sekitar pukul 03.45 WIB. Diduga pihak penyedia jasa PT. Mitra Enginering Group tidak memasang rambu pemeliharaan jalan di sekitar lokasi proyek.

Korban atas nama Suanto (55) warga jalan Sisingamangaraja kelurahan Perdagangan I. Korban meninggal dunia di rumah sakit Karya Husada Perdagangan.

Warga Jadi Korban Proyek Jalan Sei Mangkei, PT. Mitra Enginering Grup Diduga Melanggar Peraturan Menteri PU No 13 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Jalan
Menurut seorang sumber, tidak ada yang mengetahui persis kejadiaannya karena kejadiannya terjadi subuh disaat orang-orang tidur lelap ditambah lagi lokasi kejadian yang sangat gelap. Setelah terdengar suara orang ramai, barulah warga keluar mendatangi lokasi kejadian.

Masih menurut sumber, warga dan pengguna jalan tidak ada yang berani membawa korban ke rumah sakit. Korban dibawa ke rumah sakit oleh anggota Polsek Perdagangan setelah tiba di lokasi kejadian.

“Nggak ada yang tau persis kejadiannya bang. Kejadiannya pas subuh,udah gitu gelap pula lokasi kejadiannya. Nggak ada yang berani membawa ke rumah sakit. Polisi yang bawa ke rumah sakit begitu sampai di lokasi” sebut sumber.

Pelaksana proyek PT.Mitra Enginering Grup T Sihombing ketika dikonfirmasi Reporter via seluler, Kemarin. Jumat (19/5/2018) mengatakan, kecelakaan tidak ada hubungannya dengan proyek karena korban tergeletak dibagian aspal yang belum digali dan masih mulus. Pelaksana juga mengatakan, anggota Polsek Perdagangan sudah datang ke lokasi kecelakaan dan melakukan olah TKP.

“Tidak ada hubungannya sama pengerjaan galian pak, karena tempat jatuhnya di jalan yang masih mulus belum digali. Anggota Polsek Perdagangan juga udah datang ke lokasi sama olah TKP,” sebut pelaksana.

Kanit Lantas Polsek Perdagangan Aiptu T Paranginangin ketika dikonfifmasi, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan korban meninggal dunia di rumah sakit Karya Husada. (LNT/Dooms/Red)

Previous Post

Dibaca 49 kali