Redaksi

Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2017 08:21

OKI-restorasihukum.com -Baru ini adanya berita terkait oknum Kades Jambu Ilir dengan inisial YK yang diduga secara terang-terangan  telah melecehkan profesi wartawan di depan publik dalam forum sosialisasi dana desa yang terjadi pada kamis 26/Oktober/2017 di gedung kesenian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Dalam acara itu juga dihadiri jajaran pemerintahan Kabupaten Ogan komering ilir (OKI) seperti Wakil Bupati OKI, Kapolres OKI, Kepala DPMD OKI, Kodim, Babinsa, Danramil serta wartawan yang ada di Kabupaten OKI.

Menurut 'YK' oknum Kades Jambu Ilir di depan forum mengatakan secara terang-terangan bahwa wartawan itu tidak ada jam kerja yang kerjanya hanya minta uang."Spontan statemen tersebut mendapat protes keras dari insan PERS yang bertugas di OKI .

Menanggapi adanya hal tersebut ketua PWI OKI Mat Bodok Senin 30/Oktober/2017 langsung melaporkan perkara ini ke Polres OKI guna untuk ditindak lanjuti, Oknum kades YK yang nyatanya secara terang-terangan di depan forum telah melecehkan profesi wartawan .

Dengan surat tanda terima Laporan Polisi No : STTLP/857/X/2017/Sumsel/Res OKI.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/227/X/2017/Sumsel/Res OKI
Dengan perkara : pencemaran nama baik/Penghinaan Terhadap Profesi Wartawan.

Harapan kami sebagai salah satu insan PERS yang bertugas di OKI Atas ada laporan dan diterimanya laporan tersebut meminta kepada pihak penegak hukum terutama Polres OKI agar perkara ditindak lanjuti karena ini sudah melecehkan harkat dan martabat profesi wartawan . (Ryan pr)

Selasa, 31 Oktober 2017 08:15

OKI-restorasihukum.com -Terkait adanya Dugaan Kepala SMP N 1 Tanjung jarang masuk kantor kamipun kembali menyambangi SMP N 1 untuk mengkonfirmasi terkait adanya hal tersebut .

"Senin 30/Oktober/2017 pukul 09:00 bertepatan di ruang kerjanya Kepala SMP N 1 Tanjung Lubuk Zauhari Taruna S.pd .M.pd Ia mengatakan bahwa itu sangat tidak beralasan dan tidak benar .

Saya sudah ada disekolah setiap harinya, tidak lebih/sebelum pukul 7.00 pagi.ungkapnya 'Kalau pun saya tidak ada, saya ada kegiatan yang lain untuk sekolah .

Seperti baru ini saya mengikuti LP2KS Lembaga pemgembangan pemberdayaan kepala sekolah selama 3 bulan terhitung dari bulan juli-oktober tahun 2017.

lalu Sampai selesai terhitung pada tangal 24-27 oktober di LPMP di Indralaya Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan Kegiatan IN SERVIS LEARNING Tahap 2.

Di ikuti sekitaran kurang lebihnya ada 20 calon kepala sekolah mulai dari TK,SD,SMP yang ada di Kabupaten Ogan komering ilir (OKI) Masing 2 dari Lahat dan Kemenag .ungkapnya

"Masih kata kepala SMP N 1 Tanjung Lubuk untuk kedepanya SMP N 1 Tanjung Lubuk akan meningkatkan kedisplinan bagi siswa/siswi SMP N 1 Tanjung Lubuk terutama dalam hal kebersihan dan kerapian di sekolah.

Untuk jam masuk siswa/siswinya kita menerapkan bahwa 07:15 Wib, harus sudah masuk sekolah semua.

Kalau untuk hari Senin-kamis masuk 07 :15 wib sampai 13:40 Wib .

Kalau untuk hari Jum'at nya masuk pukul 07:15 wib Sampai 11:10 wib .

Sedangkan kalau untuk hari sabtu nya masuk pukul 07:15 wib sampai 11:50 wib.

Tambahnya harapan saya untuk kedepannya sekolah kita SMP N 1 Tanjung Lubuk harus mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk sekolah ungkapnya dengan serius untuk membangun.

Untuk halaman depan sekolahnya  di tumbuhi bekas sawit yang tidak produktif itu kita akan rapikan dan insyallah ingin kita jadikan tempat Parkir sepeda motor guru dan siswa/siswi di SMP N 1 Tanjung lubuk.

"Masih kata kepala SMP N 1 Tanjung lubuk Zauhari Taruna S.pd.M.pd Alhamdulilah baru ini sekolah kita mendapatkan sumbangan dari  Alumni angakatanTahun 1996 berupa bunga dan pohon berindang sebanyak 96 pohon dan bunga dan itu sudah di tanaman di karangan sekolah 'tutupnya. (ryan pr)

Senin, 30 Oktober 2017 09:47

Jakarta,restorasihukum.com -adalah penyakit yang menjadi momok bagi sebagian besar orang. Selain harus terus mengonsumsi obat dan memantau kestabilan kadar gula darah, penderita diabetes pun berisiko terkena berbagai komplikasi. Mulai dari penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga infeksi yang sukar sembuh.

Berbagai cara kerap ditempuh banyak orang untuk menurunkan risiko diabetes maupun menjaga agar kadar gula darah tetap stabil.

Tapi ada kabar baik bagi mereka yang dirundung diabetes. Memperbanyak konsumsi serat ke dalam menu sehari-hari ternyata sangat bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah.

Namun, manfaat serat –khususnya bagi penderita diabetes, tak berhenti sampai di situ. Berikut manfaat lain yang bisa didapat:

  • Kenyang Lebih Lama Konsumsi serat akan menyebabkan pengosongan lambung yang lebih lama dan Anda pun akan merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, Anda lebih terhindar dari godaan ngemil.
  • Kontrol Porsi Makan Mengonsumsi serat dalam jumlah yang dianjurkan dapat membuat Anda kenyang lebih cepat, meskipun dengan porsi makan yang lebih kecil. Dengan demikian, asupan makanan pun terkontrol dan kadar gula Anda lebih terjaga.
  • Gula Darah Stabil Serat termasuk ke dalam golongan besar karbohidrat. Namun, karena tidak dapat dicerna oleh tubuh, serat akan keluar dalam bentuk utuh melalui kotoran. Oleh karena itu, konsumsi serat tidak menyebabkan peningkatan drastis kadar gula darah Anda.

Makan Apa?

Melihat banyak manfaat serat untuk penyandang diabetes atau mereka yang berisiko terkena diabetes, ada baiknya selalu memasukkan makanan berserat ke dalam menu harian Anda.Para ahli menganjurkan Anda untuk mengonsumsi 25–35 gram serat dalam sehari.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ada banyak pilihan makanan bagi Anda. Mulai dari oatmeal, roti gandum, nasi merah, brown rice, sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan adalah contoh makanan yang mengandung tinggi serat.Hidup sehat dengan diabetes? Pasti bisa! Mari, perbanyak konsumsi serat Anda.(NP/RH/Klikdokter/red)

Senin, 30 Oktober 2017 08:21

OKI,restorasihukum.com

Dalam mensosilisasikan program Kapolri melalui jajaran Polda SUMSEL salah satunya program promoter, call center Polri dan aplikasi wong kito .untuk melayani masyarakat menerima pengaduan ,memberikan pertolongan kepada masyarakat untuk menghubungi Polri lokal area di Polda Sumsel dan di Polres OKI.

Baru ini rabu 14/Oktober/2017 pukul 11:00

Bertempat di polres OKI .
Dalam sosialisasi menyampaikan super visi TIK tahap kedua Polres OKI.

Pertama-tama dalam sambutan Kapolres OKI .AKBP Ade Harianto  melalui Wakil Kapolres OKI Ihsan S.ik mengatakan terimakasih atas kunjungan Kapolda Sumsel melalui kabid ITE Kombes Drs Abdul Latief .

Dalam penyampaianya Kombes Abdul Latief mengatakan sosialiasi TIK tahap kedua polres ini
Teknologi informasi kepolisian (TIK)

Untuk call center Polri 110 setiap Polsek harus memasang spanduk tersebut.

Insyallah tahun depan 2018 setiap anggota jajaran polres OKI  kasat sabara, kanit polsek, 125 anggota  akan di bagikan HP samsung J5 untuk kepentingan dalam menjalankan tugas Dengan syarat tidak ada laporan yang tertunda baik baik dari SPK setiap polsek di kab.OKI, anggota yang bertugas, segera melapor  ke kanit dan ke Kapolsek tidak  boleh ada laporan tertunda apalagi terlambat dalam memberikan laporan, karena sudah difasilitasi, untuk menelpon sesama anggota nelpon  dengan program C 3 bebas pulsa dan diberi  internet Gratis 1 GB selama satu bulan.

Tidak boleh nonton youtobe, mendownload lagu, aplikasi, karena hp android  di gunakan untuk menjalankan tugas, dalam kondisi keamanan, pelayanan, pengaduan dari masyarakat jajaran kapolres OKI melalui kapolsek yang ada di kab.OKI

Masih kata Kombes A latief  aplikasi Setiap anggota Polri mewajibakan masyarakat mendownload aplikasi wong kito, minimal satu hari satu orang di kabupaten OKI. contoh  program panit batton radius 500 M  akan terdeteksi Secara otomatis, dimana lokasi mudah diketahui dan anggota terdekat akan langsung menuju lokasi yang menekan panit batton.

Anggota Polri juga wajib mengawasai dana desa karna sudah ada MOU kapolri dengan menteri desa tertinggal untuk mengawasi dana desa tersebut, untuk M.Abbas Kepala biro SKU ampera NEWS  kab.OKI yang sudah menjadi mitra polres OKI apabila ada kepala desa yang menyalahgunakan Dana desa silakan laporkan ke polres OKI. maka Polres OKI akan segera mengambil tindakan sesuai dengan MOU KAPOLRI  dengan Mentri desa Tertinggal, Polres OKI juga wajib mengawasi penggunaan dana desa
Apabila ada kepala desa yang main-main dan menyalagunakan  dana desa maka akan di tindak  tegas sesuai hukum.

Call centre Polri 110 melalui Polda Sumsel di
Polres OKI juga harus menerapkan sistem hardisk, karena call center Polri cukup canggih untuk mengetahui lokasi atau keberadaan masyarakat yang membutuhkan, bantuan, pertolongan, dan pengaduan anggota Polri harus sigap dan cepat datang ke lokasi tersebut . paling lama 10-30 menit dengan sistem lokal area

untuk Polres OKI harus ada pembinaan operator call center Polres OKI.

masyarakat jangan main-main dalam mengunakan call center 110 terhitung mulai 1 november 2017  POLRI terutama di Polres OKI .pungkasnya (ryan)

Sabtu, 28 Oktober 2017 08:16

Bondowoso,restorasihukum.com - Gelar tehnologi GELTEK pertanian 2017 yang berlangsung di Desa Kajar Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso Jawa Timur ,terbilang sukses, betapa tidak panitia mengklaim bahwa ratusan orang setiap harinya berkunjung ke sawah ladang di desa Lojajar Tersebut.

Dalam kesempatan meninjau lokasi Geltek di Desa Lojajar Bupati Bondowoso, Drs H.Amin Said Husni setelah melakukan konfrensi press menuju panggung kehormatan di Desa Kajar bersebrangan dengan lahan GELTEK.

Kehadiran Amin guna memberikan secara simbolis bantuan alsintan kepada 14 kelompok tani yang tersebar di wilayah Republik Kopi bantuan tersebut berupa ternak kambing, sapi, cutter, mesin perajang tembakau, pisau rajang dan terpal, cultivator, traktor roda empat dan traktor roda dua. Selain itu juga ada rumah pompa, polis asuransi usaha tani padi, mesin pengolah kopi, serta rumah unit pengelola hasil kopi.

Drs.H.Amin Said Husni berpesan agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan

"Selamat ya, mudah-mudahan bermanfaat," kata Amin sembari berjabatan tangan dengan penerima bantuan tersebut.

Sebagaimana dinformasikan sebelumnya, Dispertan Bondowoso menggelar Gelar Teknologi Pertanian 2017 di desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang, Kamis (26/10). Dengan 212 varietas unggulan pertanian Bondowoso yang dipamerkan.

H.Munandar, SP.MP  Kepala Dinas Pertanian, menambahkan, Geltek ini dilaksanakan untuk bisa digunakan sebagai media pembelajaran dalam penerapan teknologi di pertanian dan pemilihan jenis komoditi. Sehingga bisa menjadi referensi petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Selain itu kata Munandar kegiatan GELTEK ini juga akan diselenggarakan sebagai agenda tahunan di lokasi yang berbeda,"Selain itu ini juga merupakan hal yang berguna terutamanya juga bagi siswa bisa menimba ilmu pertanian di tempat Geltek,"tandasnya.(Aziz/indra)

Foto: Kepala Dinas Pertanian Bondowoso H . MUNANDAR ,SP.MP

Jumat, 27 Oktober 2017 20:12

Malang, restorasihukum.com - Hampir 5 tahun PT GMN FOODS lakukan pembuangan sampah sembarangan dari sisa produksi, dalam sehari tidak kurang dari satu truk sampah buang di lokasi bekas galian c desa Toyomarto tanpa ada perijinan yang dikantongi, sedangkan fungsi pengawasan dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dianggap tidak maksimal sehingga selama itu pula pihak perusahaan terus lakukan pelanggaran lingkungan hidup. 

                Patut diduga pihak dari DLH sengaja tutup mata dengan adanya kegiatan tersebut, menurut informasi dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, "hampir tiap bulan petugas dari DLH berkunjung keperusahaan tersebut, setelah terima sesuatu mereka langsung balik." Ungkapnya pada media ini.   

                Saat tim restorasihukum.com konfirmasi terkait tindak lanjut dari pelanggaran yang telah dilakukan oleh PT GMN FOODS selama itu ke DLH kabupaten Malang. Melalui kabid penaatan dan pengendalian kapasitas lingkungan hidup " Ir.Koderi " mengatakan bahwa perusahaan tersebut sudah dikasih surat teguran begitu juga pemilik lahan.

               "Kami sudah memberikan surat teguran 1, 2 sesuai SOP,  jika masih buang akan diberi sanksi tegas berupa denda maupun kurungan sesuai Undang - Undang," terang koderi pada media restorasihukum.com (25/10/2017).

                "Pihak perusahaan sudah tidak lagi buang ke galian c, dan sudah bekerjasama dengan UPT PP, sekarang sudah buang ke TPA Paras Poncokusumo," tambahnya.

                 Perusahaan tersebut sudah jelas telah melanggar UU RI no 18 tahun 2008 pasal 39 " tentang pembuangan sampah sembarangan" dengan ancaman sanksi denda sebesar Rp 100 juta dan kurungan selama 3 tahun penjara. Namun hal ini tidak mungkin terjadi mengingat yang buang sampah dari pihak perusahaan yang tentunya bisa dengan mudah membeli hukum dengan nominal yang dimilikinya, namun apabila yang melanggar rakyat jelata entah apa yang akan terjadi.

                 Tapi yang disayangkan pihak DLH hanya memberikan sanksi administratif secara tertulis hanya berupa teguran semata, padahal pihak perusahaan sudah tahunan lakukan pelanggaran lingkungan hidup dengan membuang sampah secara sembarangan.

                  Diharapkan setelah adanya pemberitaan ini pihak terkait bisa memproses secara hukum pada pelanggar lingkungan hidup, sesuai dengan undang undang yang berlaku tanpa membedakan siapa dan dari mana pelaku pelanggaran tersebut. (sy/abr)

Jumat, 27 Oktober 2017 10:45

Surabaya,restorasihukum.com-Minuman bersoda yang berwarna-warni dan memiliki berbagai macam rasa, memang sangat nikmat buat sebagian orang. Apa lagi kalau diminum dalam keadaan dingin. Di cuaca yang begitu terik belakangan ini memang cocok dengan ditemani minuman segar begini.

 

Tapi sayangnya, minuman ini tidaksehat buat tubuh Anda. Bahan pengawetnya banyak. Juga, membuat Anda  cepat gemuk karena biasanya, minuman berkarbonasi itu mengandung begitu banyak gula. Bahan-bahan yang dikandungnya juga tidakbaik untuk lambung, apa lagi kalau diminum dalam keadaan perut kosong. 

 

Selain itu, minuman ini juga tidakbaik untuk gigi. Bahkan bisa menyebabkan pengeroposan gigi. hal ini disebabkan kandungan minuman bersoda dapat merusak email gigi. Terutama gula dan kandungan asam yang tinggi.

 

Dilansir dari KlikDokter, sekian lama gigi terpapar dengan minuman bersoda, maka lapisan email yang melunak semakin tebal. Begitu juga dengan lapisan yang terkikis, akan menjadi semakin banyak. 

 

Hal ini memang sangat membahayakan kesehatan gigi Anda. Tapi, menurut KilikDokter, ada solusi untuk Anda yang suka minum minuman bersoda. Karena lapisan email gigi yang melunak bisa mengeras kembali.

 

Triknya adalah, dengan tidak menyikat gigi cepat-cepat setelah mengonsumsi minuman bersoda kesukaan Anda. Minimal, tunggu sampai satu jam setelah Anda minum minuman bersoda. 

 

Sebab jika Anda langsung menyikat gigi, email yang lunak akan lebih mudah terkikis. Akibatnya, gigi akan mulai mengeropos. Ini salah satu alasan mengapa gigi Anda berlubang. Selain itu, Anda juga harus mengontrol diri sendiri. Cobalah kurangi minuman berkarbonasi. Jika masih tidak bisa, Anda lebih baik memilih minuman bersoda dengan kadar rendah serta perbaiki konsumsi air putih setiap hari. (red)

 

 

Jumat, 27 Oktober 2017 08:44

Surabaya,restorasihukum.com - Gubernur Jatim Soekarwo memutuskan bakal menarik layanan perizinan di Dinas  ESDM(Energi Sumber Daya Mineral) Jatim. Semua urusan perizinanakan dialihkan ke Pelayanan Perizinan Terpadu.

Dinas yang bersentuhan dengan eksplorasi sumber daya alam itu tak boleh lagi layani perizinan

"Pokoknya semua Dinas yang berkaitan dengan perizinanakan kami alihkan ke P2T," kata Pakde Karwo, Kamis (26/10/2017).

Dinas ESDMdiduga melalukan praktik pungli atas perizinan  eksplorasi dan produksi hasil tambang galian. Ada biaya hingga ratusan juta dalam pengurusan izin atau rekomendasi izin.

Gubernur Jatim meminta Sekdaprov Akhmad Sukardi untuk menyiapkan semua layanan perizinandi Dinas ESDMditarik ke P2T atau PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

Semua OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada hubungannya dengan perizinandisatuatapkan.

Sebab dugaan pungli hingga lamanya pengurusan izin itu sampai ke Ombudsman.

Penarikan perizinanke P2T agar fenomena di Dinas ESDMtak terulang.

Terkait dugaan pungli itu, saat ini Pemprov Jatim tengah menurunkan tim Sebar Pungli yang dimilikinya. Apakah hasilnya benar atau salah adanya pungli, Pakde mengaku belum tahu.

Tim harus mengecek di lapangan sebagai fakta laporan. Ini untuk memastikan apakah hasil ini bisa dijadikan fakta hukum.

Pakde Karwo mengaku telah bertemu Ombudsman termasuk, membicarakan dugaaan pungli di Dinas ESDM.

Ombudsman dipersilakan memeriksa dan mengecek kondisi di lapangan.

Sedang Kepala Dinas ESDMJatim I Made Sukarthamengaku siap dengan apa yang mejadi keputusan Pakde. Termasuk saat Ini tim Inspektorat Provinsi Jatim turun tangan.

Anggota Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar (Sebad Pungli) itu langsung menerjunkan tim untuk memeriksa Dinas ESDMJatim.

"Kami sudah rapat dipimpin oleh Pak Sekda terkait dugaan pungli ini. Tapi saya tak mau berpolemik dengan dugaan pungli ini. Bagaimana bisa terjadi dan seterusnya," kata Made di kantornya Kamis sore (26/10/2017).

Namun, dia membantah telah terjadi praktik pungli di kantornya. Menurutnya itu terjadi karena ada pihak ketiga atau orang kepercayaan yang ikut mengurus perizinantambang di kantornya. Akibatnya terjadi biaya perizinanyang membengkak.

Made mengaku akan tunduk dengan hasil temuan dan rekomendasi tim dari Inspektorat.

Dia menghargai tim ini. Namun pihaknya tak mau polemik dugaan pungli itu berkepanjangan.

Termasuk laporan ke Ombudsman itu bukan laporan pungli. Tapi lamanya proses perizinandi ESDM. Menurutnya itu bukan temuan tapi pengakuan yang di-blow-up.

Kabid  Pertambangan Dinas ESDMJatim Heru Widianto juga membantah tuduhan adanya pungli di instansinya.

Namun, dia mengakui bahwa banyak permohonan perizinan tambang yang ngendon lebih lama dari waktu yang ditentukan.

"Lamanya perizinanini bisa jadi di kantor ESDM, tapi bisa juga di pemohon. Sejauh dokumen utuh termasuk dari amdal kabupaten kota akan cepat. Tambang di Ngawi pernah 3,5 bulan tuntas," kata Heru.

Heru merinci bahwa besaran biaya mengurus izin tambang hingga produksi secara resmi Rp 9 juta. Ini mulai izin Penetapan Wilayah Tambang, Izin Eksplorasi, hingga Produksi.

Sesuai ketentuan, izin eksplorasi dan produksi tambang dengan luasan di basah 500 hektare biaya resmi Rp 5 juta.

"Petugas kami terbatas dan masa perizinandibatasi hingga 17 hari," kata Heru.

Hingga kini mulai dua tahun terakhir, ada total 850 pengajuan izin berbagai tambang dan mineral. Dari jumlah ituperizinan tuntas 459 tambang.

Kemudian dalam proses perizinan274 tambang. Namun ada 107 tak tuntas dan dikembalikan.(red)