Redaksi

Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2017 06:39
Malang, restorasihukum.com - Diduga belum adanya tindakan tegas dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Pasuruan maupun DLH Kabupaten Malang kepada PT TBINA Pasuruan terkait pembuangan limbah Sludge secara sembarangan ke bekas galian c di wilayah Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. 
 
        Sebelumnya tim restorasihukum.com sudah konfirmasi pada DLH Pasuruan melalui kabid pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan "Arief Sunaryo, SH. MM, mengatakan bahwa pihaknya sudah konfirmasi ke perusahaan dengan di temui salah satu staff PT Tbina.
 
        "Kalau ijinnya sudah ada dan sudah dipenuhi sesuai dengan aturan gak ada masalah, cuma pihak ketiga yang gak benar tidak sesuai dengan kontrak kenapa limbah tersebut dibakar,  itu yang menjadi penyebab masalah," terangnya. 
         
         Ia menambahkan terkait pengawasan silahkan DLH mengawasi,  tapi bukan kami, harusnya DLH kabupaten Malang yang proaktif karena itu wilayahnya bukan wilayah kami.  "Saya tidak tidak tau apakah pihak ketiga sudah punya rekom dari DLH kabupaten Malang yang menyatakan bahwa disana boleh dibuangin sampah," jelasnya. 
           
         "Mbak harus fokus objek itu dimana?. Tentunya pemerintah kabupaten Malang yang punya wilayah harus bertanggung jawab penuh akibat kerusakan lingkungan. Mereka harus proaktif sehingga lingkungan terjaga seperti sedia kala, " pungkasnya. 
           
           Patut diduga  PT TBINA hingga saat ini masih membuang limbah B3 berupa sludge di wilayah Malang karena dari DLH Pasuruan belum ada kejelasan tindakan untuk efek jera.
 
           Saat tim konfirmasi langsung ke DLH kabupaten Malang,(25/10/2017) tentang bagaimana tindak lanjut terkait adanya dugaan pelanggaran lingkungan hidup oleh PT TBINA dengan membuang dan membakar sampah sembarangan, melalui "Ir. Koderi" selaku kabid penaatan dan peningkatan kapasitas lingkungan hidup, mengatakan bahwa masalah limbah PT TBINA kami tidak punya wewenang untuk memberi teguran maupun penindakan kepada perusahaan. 
           
         "Itu bukan wewenang kami mbak, yang berhak sepenuhnya memberi teguran maupun penindakan adalah DLH kabupaten Pasuruan karena perusahaan berada di wilayah Pasuruan. Kami cuma berhak menegur yang punya lahan saja selebihnya tanggung jawab DLH Pasuruan," kata Koderi
         
        Dengan adanya statement dari DLH Pasuruan maupun DLH Malang sudah jelas bahwa keduanya saling lempar tanggung jawab terkait adanya dugaan pelanggaran lingkungan hidup yang dilakukan PT TBINA Pasuruan.
   
        Untuk menindak lanjuti permasalahan ini redaksi restoraaihukum.com akan berkoordinasi denfan aparat penegak hukum, terutama kepolisian setempat yakni Polsek Singosari maupun Polres Malang untuk kejelasan hukum.  (red/sy/abr)
           
 
Rabu, 25 Oktober 2017 16:50

Malang, restorasihukum.com - Meskipun sudah dilaporkan kepolsek Singosari dan juga kepolres Malang (Panjen) aktivitas penambang galian c tanpa ijin ini masih bebas menambang.

      Adanya dugaan bahwa aparat kepolisian telah menerima upeti dari pengusaha tambang ilegal semakin mendekati benar, pasalnya semenjak laporan informasi adanya galian c ilegal di Kecamatan Singosari hingga pemberitaan beberapa kali diterbitkan belum juga ada kejelasan tindakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum ini.

       Saat dikonfirmasi Kahar selaku penanggung jawab pada galian ilegal di Desa Gunung Rejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengurus perijinan, namun hingga saat ini belum juga turun. Saat disinggung akan kegiatan yang sudah berjalan Kahar menyampaikan bahwa menyelesaikan galian yang sudah terlanjur terjadi dan menurutnya hari ini adalah terahir beraktifitas dengan menunggu perijinan selesai.

       Selain didesa Gunung Rejo Galian c tanpa ijin juga berada didesa Klampok serta Desa Taman Harjo yang semua itu berada di lokasi Kecamatan Singosari. Untuk wilayah Desa Klampok saat ini sudah tutup, namun di dua desa tersebut aktivitas masih jalan tanpa ada tindakan tegas dari kepolisian. Diduga tanah uruk tersebut dikirim ke PT KSA.

       Sedangkan Kapolres Malang Akbp Yade Setiawan Ujung saat dikonfirmasi dan diberikan informasi terkait kegiatan ilegal tersebut melalui pesan whatsapp menyampaikan akan memerintahkan anggotanya untuk cek kelokasi tersebut. (red/tim)

Rabu, 25 Oktober 2017 13:26

OKI,restorasihukum.com -Dalam meningkatkan kedisplinan maka kepala sekolah melalui peran guru ikut berperan aktif dalam semua hal itu .

"Namun apa jadinya kalau yang menjadi panutan bagi guru-gurunya diduga jarang masuk kantor .

Tentu itu bukan contoh yang baik untuk ditiru baik bagi guru ataupun siswa/siswinya .

Adanya tudingan dari masyarakat atas dugaan Kepala SMP N 1 Tanjung Lubuk yang diduga jarang masuk kantor tersebut membuat kami tim dari perwakilan awak media untuk langsung mengcroscek hal tersebut .

"Baru ini selasa 24/Oktober/2017 pukul 11:00 wib, perwakilan awak media menyambangi SMP N 1 Tanjung Lubuk, kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Terkait adanya hal tersebut namun seketika tiba di SMP N 1 Tanjung Lubuk, kepala sekolahnya tidak ada di tempat ungkap penjaga sekolah tersebut kepada awak media sambil membukakan pintu gerbang sekolahnya .

Kami pun yang tidak percaya lantas kepala sekolah tersebut yang tidak ada di kantor meminta izin masuk ke dalam sekolah dengan penjaga sekolah tersebut .namun setelah di cari-cari benar tidak ada .

Padahal itu sudah diterangkan berdasarkan Tahun pelajaran 2017/2018 "Ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Dalam Permendikbud itu disebutkan, guru melaksanakan beban kerja selama 40 jam selama lima hari dalam satu minggu.

Seumpamanya "Pemenuhan jam kerja 40 jam per minggu dilaksanakan pada tahun ajaran baru selama lima hari kerja. Misalnya masuk jam 7.00 jam pulang jam 15.00 dan mereka yang masuk jam 8.00 selesai tugas jam 16.00.'namun sepertinya itu tidak berlaku di SMP N 1 tanjung lubuk.

Selanjutnya rabu 25/Oktober/2017 sekiranya pukul 10:00 kami kembali menyambangi SMP N 1 Tanjung Lubuk untuk mengkomfirmasi terkait adanya hal tersebut "namun ketika kami dari awak media sampai di depan gerbang sekolah, kamipun disambut oleh guru-guru yang sedang berdiskusi di depan pintu gerbang sekolah.

"kamipun kepada bertanya dengan nada santai' ada kepala sekolahnya pak 'guru yang ada di gerbang tersebut itupun menjawab "bpknya keluar pak lagi penataran ungkap salah satu oknum guru yang sedang berkumpul di depan gerbang sekolah tersebut kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan karena belum adanya klarifikasi baik dari pihak sekolah ataupun kepala SMP N 1 Tanjung Lubuk. (ryan)

Rabu, 25 Oktober 2017 12:02

restorasihukum.com -Para pencinta kopi biasanya pernah mengalami hari-hari, saat mereka terlalu banyak minum kopi. Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein bisa membuat Anda gelisah, jantung berdebar kencang, dan merasa tidak tenang.

Kafein bisa menstimulasi pusat sistem saraf, membuat Anda merasa segar dan terjaga. Namun, jika terlalu banyak, kafein bisa membuat Anda gelisah dan waspada secara berlebihan. Kafein juga bisa memicu pelepasan hormon adrenalin yang akan meningkatkan detak jantung.

Ahli nutrisi Priya Kathpal, mengutip The Health Site, memberi tahu seberapa banyak kopiyang sebaiknya diminum dalam sehari dan apa yang harus dilakukan jika Anda terlalu banyak mengonsumsinya.

Berapa banyak kafein yang hitungannya sudah terlalu banyak?

Jumlah rekomendasi harian kafein adalah 400 mg atau sekitar empat cangkir kopi. Memang, setiap orang memiliki toleransi kafein yang berbeda, tapi kebanyakan orang akan mulai merasa tidak enak setelah minum lebih dari empat cangkir kopi.

Apa yang harus dilakukan jika sudah minum kebanyakan?

Cara terbaik untuk menghindari efek samping dari kebanyakan kafein adalah memastikan hal ini jangan sampai terjadi. Akan tetapi, jika sudah telanjur, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

1. Pastikan Anda minum banyak air. Memastikan tubuh terhidrasi bisa mengurangi beberapa sindrom yang disebabkan oleh overdosis kafein. Hal ini membantu tubuh mengeluarkannya.

2. Kafein akan mengurangi kadar potasium dan magnesium dalam tubuh, yang akan mengakibatkan tubuh gemetar dan menimbulkan rasa gelisah. Jadi, mengonsumsi makanan yang mengandung potasium dan magnesium, seperti pisang dan sayuran hijau juga bisa membantu.

3. Berolahraga ringan juga akan bisa membantu Anda merasa lebih baik.

Jika Anda mengalami simtom lain, seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, kebingungan, muntah-muntah, atau detak jantung tidak beraturan, itu tandanya Anda membutuhkan bantuan profesional medis. Segera datangi unit gawat darurat terdekat.(red)

Rabu, 25 Oktober 2017 08:36

Surabaya,restorasihukum.com -Dua mobil box milik PT Arah Environmental Indonesia ini terpaksa diamankan anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim karena mengangkut limbah medis seberat 1,3 ton, yang seharusnya dimusnahkan.

Hasil pemeriksaan kepolisian, 2 unit mobil box milik perusahaan asal Solo ini, merupakan pihak ke-3 sebagai penampung limbah medis dari 7 rumah sakit, yang ada di Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.


Menurut Wadireskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara, perusahaan tersebut sudah melanggar Undang - Undang Lingkungan Hidup, karena sengaja menampung limbah hingga 5 X 24 jam. Sementara menurut prosedur pemusnahan limbah, yaitu 1 X 24 jam. 

Arman menambahkan, "Limbah tersebut sangat berbahaya bagi lingkungan, karena di dalamnya terdapat jarum suntik, infus , serta potongan daging operasi yang sangat bau dan bisa menginfeksi." tambah Arman.
 
Polisi juga mengamankan 4 orang sopir serta kernet dengan inisial , Pn, Fs, Sa, dan Sm yang saat ini berstatus sebagai saksi. Terkait pelanggaran ini, polisi akan menindak pemilik maupun menghentikan operasional perusahaan.(end) 
Rabu, 25 Oktober 2017 08:09

OKI,restorasihukum.com -Dalam meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan siswa/siswinya di sekolah maka kepala sekolah melalui peran guru ikut berperan aktif akan semua hal itu .

"Baru ini selasa 24/Oktober/2017 pukul 10:30 kami menyambangi salah satu sekolah di kecamatan Tanjung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

"Tepatnya di SMP N 2 Tanjung Lubuk, bertepatan di ruang kerjanya kepala SMP N 2 Tanjung Lubuk Hoiriah S.pd M.pd 'mengatakan bahwa kedepanya SMP N 2 Tanjung Lubuk akan meningkatkan kedisplinan terutama bagi murid-muridnya tidak boleh ada lagi yang di luar ketika jam sekolah, bahkan jam istirahat pun harus di dalam sekolah ini sudah diterapkan dan ditanda tangani oleh masing-masing siswa/siswi dan wali murid .

Masih kata Kepala SMP N 2 Tanjung Lubuk Hoiriah S.pd.M.pd 'lalu apabila ada siswa/siswi yang melanggar maka akan dikeluarkan dari sekolah karena ini sudah menjadi kesepakatan antara wali murid dan murid di SMP N 2 Tanjung lubuk.

Tambahnya Kalau untuk gurunya kita akan meningkatkan kedisplinan dalam hal mendidik dan mengajar, supaya kedepanya siswa/siswi di SMP 2 Tanjung Lubuk lebih aktif lagi belajarnya dan tidak ada lagi siswa/siswi yang keluar masuk sekolah saat jam pelajaran .'saya juga menginginkan supaya SMP N 2 Tanjung Lubuk lebih maju lagi untuk kedepan .

"Harapan saya selaku kepala sekolah yang dikategorikan baru menjabat terbilang 1 Agustustus 2017, semoga kedepanya SMP N 2 Tanjung lubuk kalau tidak ada halangannya ingin melakukan penghijauan di sekolah 'seperti menghias taman sekolah dengan aneka tanaman hias "Bunga" tutupnya (ryan)

Selasa, 24 Oktober 2017 13:02

Malang,restorasihukum.com -Jelang pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018, pelanggaran-pelanggaran kerap ditemukan saat datangnya pemilihan. Mengantisipasi pelanggaran tindak pidana, pihak Polres Malang menandatangani nota kesepahaman dengan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Malang dan pihak Kejaksaan Negeri Kepanjen. 

Pelaksanaan penandatanganan nota kesepahaman dilakukan digedung baru Sanika Satyawada, yang merupakan Asrama Dalmas. Juga dihadiri Bupati Malang dan Ketua DPRD Kabupaten Malang.

Penegakan hukum terpadu atau Gakkumdu yang dibuat tiga lembaga ini, akan menerima segala laporan terkait pelanggaran calon maupun tim sukses calon yang berbuat tidak sesuai aturan jujur dan adil.

Menurut Bupati Malang, Rendra Kresna, pelaksanaan Pilgub Jatim harus dibentuk terlebih dahulu Gakkumdu. Sebagai wadah pelaporan akan adanya pelanggaran yang ada didalamnya nanti, dan Kabupaten Malang siap mensukseskan jalannya Pilgub nanti.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menegaskan, saat ini belum terlihat daerah-daerah yang rawan akan pelaksanaan Pilgub 2018. Pihak Panwaskab sedang membentuk petugas Panwascam yang akan ditempatkan di setiap kecamatan saat pemilihan nanti. (red)
Selasa, 24 Oktober 2017 09:48

Benarkah terlalu sering minum kopi instan dapat mengancam kesehatan tubuh?

 

 

restorasihukum.com - Bagi sebagian orang, minum secangkir kopi adalah satu hal yang wajib dan pantang untuk dilewatkan setiap hari. Namun kesibukan yang tinggi dan aktivitas padat mungkin membuat banyak orang, termasuk Anda, tak punya banyak waktu untuk menikmati ritual minum kopi. Akhirnya, kopi instankemasan sachet, sering menjadi satu-satunya pilihan. Selain mudah penyiapannya, kopi instan juga relatif murah.

 

Dalam beberapa hal, sesuatu yang instan hampir pasti memiliki dampak yang kurang baik. Lantas apakah hal ini juga berlaku untuk kopi instan? Benarkah minuman ini dapat mengancam kesehatan tubuh?

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dimaksud dengan kopi instan adalah produk kering mudah larut dalam air, dengan kandungan kafein tidak kurang dari 2 persen, dan tidak lebih dari 8 persen. Jenis kopi ini diperoleh seluruhnya dengan cara mengekstrak dengan air dari biji kopi yang telah disangrai. Lalu bagaimana dengan kandungannya?

Pada beberapa merek kopi instan, ditemukan kandungan akrilamida yang sangat tinggi. Akrilamida adalah senyawa beracun yang melalui beberapa penelitian telah terbukti menyebabkan kanker pada hewan. Menurut Food and Drug Administration (FDA), akrilamida juga bisa menyebabkan kerusakan saraf.

Pada beberapa jenis makanan, senyawa ini dapat terbentuk secara alami saat mengalami pemanasan suhu tinggi. Sejauh ini, peneliti belum menemukan dan belum mengetahui pasti bahaya senyawa beracun ini dalam makanan, namun penelitian masih terus dilakukan.

Mengutip Livestrong, senyawa ini nyatanya telah ditemukan dalam kemasan kopi instan yang beredar. Beberapa merek dan jenis kopi instan memiliki jumlah akrilamida yang sangat tinggi, dibandingkan dengan kopi bubuk.

Di samping itu, kandungan kafein pada kopi instan sangat rendah. Dibandingkan kopi bubuk yang diproses langsung dari biji kopi, jumlah kafein dalam kopi instan cenderung lebih rendah. Jika dibandingkan, kopi bubuk memiliki kandungan 70-140 mg kafein, sementara pada kopi instan hanya sekitar 30-90 mg. Perbedaan ukuran ini tentu akan memengaruhi dampak dari kopi.

Padahal mengonsumsi kafein dengan dosis yang pas dapat membawa manfaat bagi tubuh. Kafein memiliki manfaat alami dalam meningkatkan konsentrasi, sehingga turut membantu proses pembentukan daya ingat di otak. Mengonsumsi kafein sebanyak 200-300 mg/hari atau setara dengan 2-4 gelas kopi/ hari, merupakan batas aman yang dapat ditoleransi oleh orang dewasa yang sehat secara fisik.

Di Indonesia, kopi instanyang banyak beredar di pasaran juga biasanya banyak mengandung pemanis dan krim. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi instan dapat mendatangkan penyakit, salah satunya diabetes. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi konsumsi kopi instan.(red)