Diancam Dilaporkan Polisi dan Tidak Dinaikan Kelas, Murid SD Takut Sekolah

0
3

Lamongan,restorasihukum.com – Maz (11) siswa kelas V SDN Waru Wetan Kecamatan Pucuk Lamongan, sudah hampir enam hari ini tidak berani untuk masuk sekolah. Hal ini dikarenakan siswa kelas V ini diancam oleh pihak sekolah akan dilaporkan ke polisi dan tidak akan dinaikkan ke kelas VI.

Bocah kelas V warga Desa Waru Wetan Kecamatan Pucuk ini tidak mau sekolah, karena sebelumnya dia berkelahi dengan salah satu teman ZK, siswa SDN Waru Wetan kelas III, saat mengaji di kampungnya sendiri. 

Nenek ZK lantas melaporkan kejadian itu ke pihak sekolah, dan Maz dimarahi oleh salah seorang guru di dalam kelas. Karena kesal, akhirnya Maz sempat mengeluarkan kata – kata kasar kepada guru tersebut. Akhirnya, salah seorang guru memanggil Maz untuk menemui, setelah istirahat.

Menurut Lazim, orang tua MAZ, sejak anaknya dipanggil oleh kepala sekolah, anak tidak berani untuk masuk sekolah karena dari pihak sekolah mengancam akan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Ditambah lagi diancam tidak dinaikkan kelas. Maz pun takut dan sempat untuk minta pindah sekolah.

Sementara itu, menurut Suprapto, selaku Kepala Sekolah SDN Waru Wetan, membenarkan, ada dua murid yang berkelahi di luar jam sekolah. Namun terkait ancaman dari pihak sekolah, ia membantah. Apa yang telah dilakukan itu semua untuk memberikan pendidikan kepada siswa agar tidak sampai berbuat yang tidak baik.

Selain itu juga, pihak keluarga Maz sendiri menyesalkan apa yang telah dilakukan oleh pihak sekolah, karena orang tua Maz sendiri juga mengajar di sekolah tersebut. Semetinya bisa diselesaikan secara kekeluarga atau memanggil orang tua dari Maz, keluh Lazim.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here