Dijebak Oknum Kepala UPT, Wartawan Diamankan Polsek Cerme Kabupaten Gresik

0
19

Gresik, restorasihukum.com – Diduga Kepala UPTD dinas pendidikan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik telah lakukan pungli (pungutan liar) biaya LKS (lembar kerja siswa) di setiap lembaga seluruh Sekolah Dasar (SD) dikecamatan Cerme, Kabupaten Gersik. 

         Menurut informasi yang didapat restorasihukum.com tim gabungan polsek rayon barat polres Gresik mendapatkan informasi tentang adanya kejadian pemerasan yang dilakukan oknum wartawan, dengan modus mengancam dan akan memberitakan tentang keburukan praktek pungli LKS yang dilakukan oknum UPTD dinas pendidikan Kecamatan Cerme, bila tidak memberikan sejumlah uang kepada oknum wartawan tersebut.   

           Dari laporan tersebut tim gabungan polsek Cerme kabupaten Gersik, lansung melakukan pengintaian di depan kantor uptd dinas pendidikan kecamatan Cerme. Saat keluar dari kantor uptd oknum wartawan tersebut langsung kami tangkap,” tuturnya. 

           Sebut saja Dedik Siswanto salah seorang wartawan yang di jebak menyampaikan ” saya merasa dijebak mas, karena saya tidak pernah meminta uang dari kepala uptd, saya hanya konfirmasi terkait pungli yang dilakukan di SDN banjarsari tapi tahunya setelah ada kesepakatan untuk bertemu tiba tiba saya ditangkap oleh polisi dan anehnya didalam amplop ada uang sebesar Rp 2 juta dan ada tulisan dari uptd dinas pendidikan cerme.” ungkapnya.

               Saat dikonfirmasi Akp Tatag S SH kapolsek Cerme menyampaikan “saya tidak berani memberikan statemen karena takut dipelintir mas, karena setelah saya meninformasikan berita tersebut banyak yang intervensi pada saya.” ungkapnya. 

Saat ditanya mengenai kronologi penangkapan Tatag juga tidak mau mberikan keterangan, atas dasar apa penangkapan tersebut, apakah benar saber pungli padahal kalau dikatakan pungli mestinya pelaku adalah seorang pejabat negara dengan kata lain PNS (pegawai negeri sipil) ataupun pejabat lain yang sudah dapat upah dari negara tapi masih mencari uang pungutan lain. 

         Dalam hal ini kapolsek masih belum mberikan keterangan yang dapat dipertangung jawabkan dan terkesan memang penjebakan terhadap wartawan memang benar terjadi, kejadian ini bisa memicu hubungan kemitraan antara wartawan dan kepolisian. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here