DINKES Tulungagung Melaksanakan Kegiatan Imunisasi Campak Bagi Anak

0
8

Tulungagung, restorasihukum.com – Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung.  Mulai 1 Agustus hingga 30 September 2017, melaksanakan kegiata imunisasi campak terhadap anak usia 15 tahun ke bawah.  Kegiatan itu dilakukan di sekolah PAUD, TK, SD, SMP, dan luar sekolah bagi anak yang tidak bersekolah.Hingga penanganannya harus mencapai 95%

             “Maksud dan tujuannya adalah untuk mengurangi angka kecacatan pada bayi atau anak.  Diminimalkan sedini mungkin penyakit tersebut dapat teratasi, karena penyakit itu ada pada manusia, maka perlu diberi kekebalan tubuh pada manusia,” jelas Kasi Pencegahan Penyakit, Satrio Wibowo, di kantor Dinas Kesehatan kepada media, Selasa 4/7 siang. 

               Pemerintah sendiri sudah mampu mengatasi vaksin rubela yaitu vaksin yang menyerang ibu hamil yang menyebabkan bayi yang dilahirkan jadi cacat, buta, telinga tuli atau tidak dapat mendengar.  Oleh karena itu pemerintah memberikan vaksin untuk melakukan pencegahan terhadap anak yang masih berada di dalam kandungan dan saat ini di seluruh dunia sudah melaksanakannya. 
 
                “Secara teori pemberin vaksin bisa menimbulkan badan panas satu sampai dua hari atau bisa sampai satu minggu Tapi, bisa diberi paracetamol obat penurun panas. Maka kami menghimbau bagi anak yang sakit jangan dulu diberi vaksin, stamina anak harus fit,” ujarnya.
  
               Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) merupakan tim perkara dari bidang kesehatan yang akan memberikan penjelasan kepada masyarakat.  Bilamana ada yang ragu dengan vaksin tersebut.  Vaksin ini juga sudah dilakukan uji coba dan dinyatakan aman, serta buatan dalam negri, yang sudah diverifikasi oleh WHO.  Selain itu terjamin halal. 
 
              “Pemerintah berharap masyarakat bersedia memberikan anak-anaknya untuk di imunisasi.  Karena di beberapa daerah pantura kami masih banyak menemukan yang tidak mau bila anaknya di beri vaksin, itu yang kita kawatirkan,”ucapnya. (SAE+)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here