Empat Warga Tewas Tersengat Listrik, Pemasang Jalur Kabel Listrik Terancam Jadi Tersangka

0
12

Probolinggo, restorasihukum.com – Empat warga di Jalan Kalijaga, RT 01 RW 02 iniRw 02 Rt 01, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Probolinggo, tewas tersengat arus listrik, Jumat (18/1/19) sekitar pukul 20.30. Keempat warga yang tewas adalah Sri (52), Totok (50), Elistia Hutahuruk (35) dan Joko Sandy (39).

Seluruh korban yang tewas sempat mendapat penanganan di ruang UGD RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo. Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan. Rencananya, keempat korban dimakamkan Sabtu (19/1/19) pagi ini, di pekuburan kelurahan setempat.

Kusnadi (53), ketua RT 02 RW 01 kelurahan setempat menceritakan, awalnya yang tersengat listrik adalah Sri Wahyuni alias Bu Sumi. Saat hujan mereda, ia keluar rumah. Khawatir terjatuh karena di depan rumahnya tergenang air, Sumi berpegangan ke tiang teras depan rumah Joko sisi timur yang teraliri arus listrik. “Sumi menjerit. Suaminya yang mendengar langsung keluar dan hendak menolong,” terang Kusnadi.

Karena merasakan arus listrik, suami Sumi mundur alias tidak jadi menarik tubuh istrinya. Dalam hitungan detik, Elistya Hutahuruk yang menempati rumah keluar karena mendengar jeritan minta tolong. Suami Sumi mengingatkan Elistya, namun tidak digubris. Elistya memegang besi tiang penyangga atap rumahnya, bermaksud menolong Sumi. Nahas, ia pun ikut tersetrum.

Selanjutnya, Joko yang keluar membuntuti istrinya tanpa pikir panjang menarik lengan istrinya. Dia juga ikut kesetrum dan meninggal bersama istrinya. Kemudian, Totok yang rumahnya di belakang rumah Joko keluar rummah karena mendengar kegaduhan di lokasi. Ia pun hendak menolong Joko. “Totok juga kesedot strum. Ia juga meninggal,” ungkap Kusnadi.

Tak lama kemudian, listrik padam. Warga kemudian membawa empat jasad tersebut ke rumah sakit.

Sementara itu, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurizal mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hanya, pihaknya belum menetapkan tersangka. Pagi ini, polisi akan melanjutkan penyelidikannya guna mendalami tragedi yang menggemparkan warga tersebut. “Sudah olah TKP. Belum, belum ada tersangkanya. Masih kami dalami” tandasnya.

Kapolresta akan mencari siapa yang memasang jalur kabel listrik yang memakan 4 korban tewas tersebut. Disebutkan, korban meninggal karena tersengat arus listrikĀ  yang mengalir di teras rumah Joko. Kabel lampu penerangan jalan terkelupas akibat gesekan dengan atap teras yang terbuat dari seng. “Masih kami cari yang memasang kabel lampu jalan,” ujarnya.

Apakah pihak PLN atau warga setempat. Jika nantinya diketahui, tidak tertutup kemungkinan mereka ditetapkan jadi tersangka. Alfian juga mengaku sudah memintai keterangan beberapa warga di lokasi kejadian. “Ada beberapa warga yang sudah kami dengar keterangannya. Ya, seputar kejadiannya. Belum mengarah ke tersangka,” ucap dia.

Dalam kesempatan itu, kapolresta mengimbau agar warga tidak sembarangan menyalurkan listrik. Apalagi menyalur di lampu penerangan jalan yang tegangannya cukup tinggi. Sebab, nantinya akan membahayakan warga sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here