Gelar Sweeping, Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Divif 2 Kostrad Amankan 3.333 Botol Miras Ilegal

0
27

Papua, restorasihukum.com – Sebanyak 3.333 botol Miras ilegal berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad ketika menggelar sweeping di jalan poros Trans
Papua perbatasan RI-PNG, tepatnya di Kalimaro, Distrik Elikobel.


Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor
Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Elikobel, Kab. Merauke.
Senin (13/8).


Dijelaskan Dansatgas, para pemasok miras yang tidak memiliki ijin dalam melancarkan
aksinya selalu menggunakan berbagai macam cara, agar dapat melewati jalur
perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini dengan aman,salah satu nya yakni
melintas di malam hari.


“Seperti yang terjadi tadi malam, ketika menggelar sweeping di jalan transpapua Pos
Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad yang di
pimpin oleh Sertu Ismail, berhasil mengamankan 3.333 botol Miras ilegal berbagai jenis
dan merk dari dua mobil Hilux warna hitam yang melintas,” jelas Mayor Rizky.


“Untuk jumlah pelakunya adalah 2 orang warga Kabupaten Boven Digoel, atas nama
Akbar Baba (47 Thn) dan Antonius. L. BIU (57 Thn) kedua nya saat di lakukan
pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku tidak bisa menunjukan surat ijin atas ribuan
botol miras yang di bawa tersebut,” tambah Dansatgas.


“Ini sudah menjadi tugas kita, untuk menyelamatkan masyarakat dari pengaruh jahat
Miras, kedepan di jalur transpapua ini akan kita perketat lagi ruang gerak para pelaku
penyelundup miras lintas batas negara ini,supaya setiap aksi nya dapat kita gagalkan,”
tegasnya.


Lebih lanjut, disampaikannya bahwa seluruh jajaran Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW
Kostrad telah berkomitmen untuk memberantas segala macam peredaran miras di
sektor selatan perbatasan wilayah Kabupaten Merauke,di samping tugas pokok kita
menjaga kedaulatan NKRI,”
“Kami ingin suasana di perbatasan ini aman dan kondusif, sebab Miras Ilegal ini tidak
hanya berdampak kepada perorangan namun juga dalam kehidupan sosial,
keamanan,serta menjadi faktor penyebab terjadi nya kecelakaan di jalan raya,” tutur
alumni Akmil 2003 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here