Gus Ipul Jengguk Korban Kapal Tenggelam Di RS PHC Tanjung Perak Surabaya

0
11

Surabaya, restorasihukum.com – Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan kronologis tenggelamnya kapal Wihan Sejahtera di Teluk Lamong, Surabaya, Senin (16/11/2015). Pada pukul 09.00 Kapal Wihan Sejahtera bertolak dari Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Ende Flores. Kemudian, pukul 09.30 pihak Kapal merasakan benturan dengan benda yang menyebabkan lunasnya robek dan mengalami kebocoran.

       Kemudian pukul 09.45 kapal langsung miring ke kiri dan semua manifest kapal jatuh ke laut. Penumpang juga memakai life jacket dan sudah ada yang melompat ke laut. Pukul 10.15 KP Perkutut 3005 bersama Wadir Polairud Polda Jatim beserta beberapa anggota ikut melaksanakan kegiatan SAR.

       “Ada total 26 yang dirawat di RS PHC Surabaya. Ada 3 orang yang masih dirawat di RS PHC Surabaya, dan 23 korban selamat sudah bisa kembali,” kata Gus Ipul kepada wartawan di RS PHC Surabaya, Senin (16/11/2015).

       Selain memuat 100 orang lebih penumpang, Gus Ipul mendapat laporan kapal juga memuat 43 truk besar, 8 truk kecil, 7 mobil dan 2 motor. “Semuanya ikut jatuh ke laut. Tapi hingga sekarang saya belum dapat laporan kalau ada korban meninggal,” lanjutnya.

        Apakah kapal melanggar jumlah manifest? Gus Ipul menyatakan, dari pengakuan korban selamat kepada dirinya, bahwa kapal tidak dalam keadaan overload atau penuh penumpang. “Itu penumpang yang tidak penuh, tidak tahu lagi kalau barang atau kendaraan yang penuh. Tapi untuk memastikan hal itu apa penyebabnya, perlu diselidiki terlebih dahulu apakah faktor human error dan masalah teknis. Kapal itu laik layar atau tidak,” tegasnya. (Rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here