Rabu, 22 Maret 2017 14:08

Kasus Penculikan Anak Dan Viral Di Sosmed, Jual Organ Tubuhnya Itu Hoak

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Surabaya, restorasihukum.com - Setelah viral facebook pedofil, kini masyarakat diresahkan dengan isu penculikan anak yang diambil organ dalamnya. Hal ini membuat para orang tua panik dan khawatir, terutama bagi mereka yang memiliki anak usia dini.

         Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan isu penculikan anak yang viral atau tersebar di media sosial tersebut adalah Hoax. Bahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian turut angkat biacara terkait isu yang menghebohkan masyarakat.

          Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu tersebut. Pihaknya tidak menampik jika kasus yang terjadi di Madura adalah efek kekhawatiran yang berlebihan.

           "Adanya bukti yang menghebohkan ini membuat masyarakat semakin terprovokasi, semakin terbentuk opini, masyarakat seakan akan isu penculikan ini adalah benar," ungkapnya, Rabu (22/3/2017).

            Isu tersebut memakan korban di Madura, dijelaskan Kabid, setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, orang yang diduga akan melakukan penculikan adalah orang gila. Sedangkan satu lainnya adalah penjual meteran listrik yang juga menjadi korban.

            "Sudah kita selidki sampai ke keluarganya. Ini karena masyarakat terproteksi dengan sangat luar biasa sehingga terbentuk opininya," imbuhnya.

             Untuk itu, tambah Kabid, media massa diminta berperan aktif untuk menyebarkan dan memberikan informasi yang benar serta menyejukkan bagi masyarakat.

             Dengan pemberitaan media, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi, tidak terpancing, serta tidak termakan isu hoax.

             "Karena inilah yang diinginkan oleh penyebar isu itu. Sehingga yang terjadi adalah keinginannya sudah terjadi, seperti main hakim sendiri yang ada di Madura," tekannya.

              Sebelumnya, di Sumenep, Madura, tiga orang gila korban isu penculikan anak ditangkap warga. Dua ditangkap di Kecamatan Ganding yaitu di Desa Ketawang Daleman dan Dusun Laok Songai, Desa Bilapora Barat. Sedangkan satu lagi ditangkap di Desa Sema'an, Kecamatan Dasuk. (red)

Dibaca 76 kali