Kamis, 12 Oktober 2017 08:31

Mantan Bupati Nias Binahati Baeha Masuk Bui Terancam 20 Tahun Penjara

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)
Gunungsitoli - restorasihukum.com - Mantan Bupati Nias Binahati B. Baeha resmi ditahan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkait kasus dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias tahun 2007 kepada PT. Riau Airlines senilai 6 milyar, Selasa (10/10/2017) sore.
 
 
Mantan Bupati Nias Binahati B. Baeha setelah delapan jam diperiksa di ruang penyidik Kejari Gunungsitoli. Tersangka kemudian dititip ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsitoli.
 
 
Penahanan mantan Bupati Nias tersebut dilakukan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli setelah pihak Polres Nias melimpahkan berkas perkara serta tersangka.
 
 
"Saat ini secara resmi kita telah menahan mantan Bupati Nias terkait kasus korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias ke PT. Riau Airlines tahun 2007 setelah tadi siang pihak Polres melimpahkan berkas dan tersangka," Jelas Kasipidsus Kejari Gunungsitoli, Yus Iman Harefa, SH.,MH.
 
 
Penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT. Riau Airlines tanpa dasar hukum. "kerjasama Pemkab Nias kepada pihak ketiga tidak ada dasar hukum, mestinya dibuatkan dulu Peraturan Daerah (Perda) baru dijalin hubungan kerjasama," Lanjutnya.
 
 
Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sumatera Utara bahwa kerugian Negara sekitar 6 Milyar. "dari hasil pemeriksaan BPKP, penyertaan modal tersebut merugikan Negara sebesar 6 milyar," Tutur Yus Iman.
 
 
Mantan Bupati Nias Binahati B. Baeha tersebut dijerat dengan pasal 2 pasal 3 jo Pasal 14 jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara.
 
 
 
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Pusat Anti Korupsi dan Suap (PAKSA) Rakyat Nias, Helpianus Gea mengapresiasi Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Polres Nias atas terungkap kasus tersebut serta penahanan terhadap tersangka. kasus dugaan korupsi RAL ini sudah berlarut-larut, dan sudah sewajarnya terang benderang. Ucapnya.
 
 
"Ini kasus sudah cukup lama ya prosesnya. Bahkan sudah 5 kali P-19. Dan hari ini tersangka yang notabenenya Mantan Bupati Nias, Binahati B. Baeha telah ditahan. Kita mengapresiasi Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Polres Nias atas kasus ini, " kata aktivis pegiat anti korupsi ini".
 
 
Helpianus berharap, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Polres Nias dapat membongkar aktor-aktor lain yang ikut serta merta dan bertanggungjawab dalam penyertaan modal tahun 2007 itu.
 
 
Masih ada pihak lain yang ikut bertanggungjawab dalam kasus tersebut, termasuk mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias, M. Ingati Nazara, karena ia ikut bertanggungjawab dalam penyertaan modal tersebut.
 
 
Kita berharap Polres Nias dan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli untuk menetapkan tersangka yang ikut serta merta yang terlibat dalam Korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias pada PT. Riau Airlines tersebut. Harap Helpianus mengakhiri. (al)
 
 
 
 
Dibaca 43 kali