Jumat, 29 Desember 2017 08:16

Meliati Laoli Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)
Gunungsitoli,restorasihukum.com - Tersangka Meliati Laoli (65) Alias Ina Yuyu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri YS alias Ama Ike (32) Warga Dusun II, Desa Tetehosi Ombolata, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Kamis (28/12/2017).
 
Hal ini disampaikan KBO IPTU Sonifati Zalukhu, Melalui Ps Paur Subag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo mejelaskan, Kejadian berawal pada hari sabtu (23/12/2017) sekitar pukul 16.00 Wib korban YL alias Ama Ike (32) menganiaya istrinya RH alias Ina Ike dengan cara menjambak rambut istrinya kemudian menendang kaki kanan istrinya sehingga bahkan ancam akan dibunuh.
 
Tersangka Meliati Laoli (65) alias Ina Yuyu (Ibu Korban), pada saat itu melerai korban dengan cara menarik kedua tangan korban lalu mendorong dengan kuat kearah dinding.
 
Kemudian korban mengancam akan membunuh Keluarganya semua dan menuju ke dapur, Lalu tersangka keluar dari depan rumah mengitari rumah untuk menuju ke dapur mengambil kayu bakar lalu tersangka kembali masuk ke dalam rumah dan melihat korban berdiri dekat pintu dengan memegang linggis yang terbuat dari besi ulir.
 
Tersangka mendekati korban sambil memukul lengan tangan korban sehingga linggis yang ada di tangan korban jatuh.
 
Lau korban mengambil pisau dari pinggang belakangnya hendak mengarahkan ke arah tersangka, namun pisau tersebut tidak sempat dipergunakan untuk membunuh ibunya karena tersangka terlebih dahulu memukul lengan tangan korban sehingga pisau yang ada di tangan korban jatuh ke lantai.
 
Ditambahkannya, tersangka memukul kepala korban sehingga korban jatuh dan selanjutnya mengambil linggis memukul ke sekujur tubuh korban hingga korban meninggal Dunia, terangnya.
 
"Sementara korban baru bebas menjalani Hukuman Penjara dari lapas kelas II B Hilinaa Gunungsitoli Tanggal 13 Desember 2017 kemarin, kasus penganiayaan terhadap istrinya (KDRT)".
 
Tersangaka Meliati Laoli (65) saat ditemui wartawan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) di Mapolres Nias, ia mengakui bahwa sudah melakukan hal penganiayaan terhadap korban, karena ia bosan kelakuan korban yang selalu memukul istrinya, bahkan korban mengancam membunuh anaknya, "saya pun Ibu kandungnya dipukul dan bapaknya sendiri, kemarin pun korban mengacam setelah pulang dari Lapas kelas II B Hilinaa Gunungsitoli kemarin pak... akan membunuh orang yang melaporkan kasusnya sebelumnya, maka terpaksa aku melakukan hal itu dari pada banyak korban," ujar Tersangka dengan nada menangis.
 
Kepada tersangka dikenakan Pasal 44 ayat 3 dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Dengan ancaman15 tahun penjara. (Arieli Zalukhu)
 
Dibaca 29 kali