Rabu, 06 Juni 2018 07:48

Diduga Mark Up Anggaran, Kades Gayam Menghindar Dari Wartawan

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Bojonegoro, restorasihukum.com - Diduga kuat Kepala Desa (Kades)  Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro sengaja menghindari wartawan untuk dikonfirmasi terkait adanya informasi tukar guling Tanah Kas Desa (tkd) yang juga biasa disebut dengan tanah bengkok.

Kamidi yg diduga dapat bagian dari permainan harga tersebut diduga mendapat bagian sebesar Rp 4 milyar. Ketika akan dikonfirmasi kebenaran berita tersebut kades Gayam sudah tidak ada di kantornya, informasi yang ada pelayanan hanya ada pada malam hari itupun dirumahnya. Kata salah satu perangkat desa ditanyai keberadaan kades Gayam (winto) menyampaikan "Pak kades kalau siang hari pak, pelayanan dilakukan pada malam hari dan itupun dirumah pak Kades. " Tuturnya singkat.

Saat akan dikonfirmasi kerumah Kades, kata orang yang berada dirumahnya menyampaikan kalau pak kades barusan pergi dengan terburu buru "pak kades baru saja pergi dengan terburu buru entah ada urusan penting kayaknya pak. " terangnya singkat.

Sedangkan informasi yang beredar dimasyarakat menyebutkan bahwa kades Gayam diduga kuat melakukan marck up anggaran bekerja sama dengan mantan Bupati Bojonegoro dengan menjual aset negara berupa TKD pada pihak ketiga dan mendapatkan keuntungan hingga puluhan milyar.

Dengan adanya pemberitaan ini diharapkan pihak terkait bisa berikan klasifikasi pada redaksi untuk kebenaran berita tersebut sebagai penyeimbang, sehingga pihak kepolisian, kejaksaan bisa bertindak sesuai jalur hukum yang berlaku. (by/red)

Dibaca 87 kali