Redaksi

Redaksi

Rabu, 30 Mei 2018 10:12

Surabaya, restorasihukum.com -Perancis menyampaikan duka yang mendalam, serta rasa solidaritas yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat di Jawa Timur atas aksi terorisme dan tragedi bom yang terjadi di Kota Surabaya dan Sidoarjo pada tanggal 13-14 Mei lalu.  
 
    Hal itu disampaikan Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Jean Charles Berthonnet saat menemui Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sukardi di Ruang Kerja, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Senin (28/5) siang.
 
    Dubes Jean mengatakan, tragedi tersebut merupakan kejadian yang kelam, yang lebih memprihatinkan, tragedi tsb juga melibatkan keluarga dan anak-anak. Menurutnya, tragedi-tragedi seperti itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tapi juga terjadi di negaranya, tepatnya di Kota Paris.
 
    “Ancaman terorisme adalah ancaman global terhadap negara-negara yang demokratis” katanya.
 
    Atas kesamaan nasib dan untuk mencegah aksi terorisme terulang kembali, Dubes Jean menegaskan, pihaknya siap meningkatkan kerjasama di bidang anti terorisme. “Pada bulan September mendatang, kepolisian kami akan berkunjung kesini, untuk bertemu Kepolisian Indonesia” katanya.
 
    Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, akan dibahas langkah-langkah mengantisipasi terorisme dan juga melakukan praktek-praktek deradikalisasi. “Ini menunjukkan bahwa kita tidak gentar melawan teroris, dan mari bersama-sama memberantas terorisme” katanya.
 
*Apresiasi Solidaritas Perancis*
 
Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sukardi mengatakan, pihaknya memberi apresiasi terhadap ucapan duka, empati, dan rasa solidaritas dari masyarakat Perancis. Sekdaprov Sukardi juga menyambut baik tawaran Dubes Jean untuk kerjasama antiterorisme antara Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Perancis.
 
“Terima kasih atas perhatian seluruh masyarakat Perancis, ternyata di Perancis juga terjadi aksi terorisme yang sama, terorisme adalah masalah global” katanya.
 
    Menurutnya, kerjasama tersebut sejalan dengan sikap pemerintah, melalui Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo untuk memberantas terorisme, khususnya pasca terjadi aksi terorisme di Surabaya dan Sidoarjo pada tanggal 13-14 Mei lalu. Berbagai langkah telah dilakukan pemerintah untuk mencegah aksi serupa terjadi di provinsi ini.
 
    Langkah-langkah tersebut diantaranya, pemerintah bersama Forkopimda Jatim melakukan deteksi dini dengan penguatan kerjasama tiga pilar di Jatim, yaitu kepala desa/kelurahan, babinkamtibmas, babinsa, yang didukung oleh seluruh komponen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, rektor, dan BEM.  
 
    Sementara untuk korban aksi terorisme, pemerintah telah melakukan pendampingan korban melalui para psikolog. Selain itu, pemerintah juga telah bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk mencegah terulangnya keterlibatan anak dalam aksi terorisme.
 
     “Jadi, jangan khawatir, Jatim relatif aman, jika ada pejabat atau investor Peranis akan dipastikan aman. Aksi terorisme kemarin itu baru sekali terjadi dalam sejarah di Jatim” pungkasnya.    
 
*Tawarkan Kerjasama Bromo Vulcania Park*
 
Kepada Perancis, Sekdaprov Sukardi menawarkan peluang berinvestasi pada proyek Bromo Vulcania Park di kawasan Bromo-Semeru. Proyek ini telah dilakukan feasibility study atau study kelayakan dan memenuhi syarat, namun masih terkendala pendanaan, atau membutuhkan investor.
 
    Untuk kepastian investasi bagi para investor, imbuh Sekdaprov Sukardi, Pemprov Jatim memberikan empat garansi. Yakni kemudahan perijinan, penyelesaian masalah perburuhan, ketersediaan energi dan infrastruktur wilayah, serta fasilitasi penyediaan lahan.
 
    Ditambahkannya, pertumbuhan ekonomi Jatim pada Tahun 2017 sebesar 5,45%, unggul diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,19%. Sementara PDRB Jatim Tahun 2017 mencapai Rp. 2.019,2 triliun atau setara dengan USD 149,5 miliar (dengan asumsi USD 1 = Rp. 13.500,-).
 
Sekdaprov Sukardi melanjutkan, perekonomian Jatim Tahun 2017 ditopang oleh tiga sektor utama, yaitu sektor industri pengolahan sebesar 29,03%, sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 18,18%, serta sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 12,80%.  
 
    Berdasarkan komposisi tersebut, maka Jatim telah bergeser menjadi provinsi industri, dimana sektor pertanian, industri dan perdagangan saling bersinergi. Kemudian dari sisi ekonomi dan perdagangan, Jatim adalah hub bagi 16 provinsi di wilayah Indonesia bagian Timur,    
 
    “Jadi, Jatim adalah tempat yang paling tepat untuk berinvestasi. Kami berharap kedepan Bapak Dubes bisa mengajak para pengusaha Perancis kesini untuk menjalin kerjasama, dan pertemuan ini menjadi awal untuk membahas kerjasama yang lebih detail” katanya.
 
    Tawaran ini disambut baik oleh Dubes Jean, menurutnya ini adalah peluang yang baik, namun masih terkendala pembiayaan. Karena itu, ia berjanji akan membawa delegasi pengusaha untuk datang ke Jatim.  
 
“Kita bisa bekerjasama membuat Public Private Partnership (PPP) untuk merealisasikan peluang-peluang itu. Kami akan menggandeng pengusaha kami, bahkan Bank untuk membahas kerjasama ini” katanya.  
 
    Ditambahkannya, Perancis juga siap menjalin kerjasama anti terorisme dan deradikalisasi dengan Jatim. Pasalnya, permasalahan terorisme adalah ancaman global yang harus diantisipasi bersama agar tidak terjadi kejadian serupa, apalagi sampai melibatkan anak-anak.  
 
    “Kami menyampaikan ucapkan duka dan solidaritas terhadap perstiwa tersebut. Itu adalah kejadian kelam, yang memprihatinkan, aksi terorisme ini tidak hanya terjadi di Indonesia, pada bulan yang sama juga terjadi aksi terorisme di Paris. Ancaman terorisme adalah ancaman global terhadap negara-negara yang demokratis” katanya.
 
*Sambut Positif RUU Antiterorisme *
 
    Dalam kesempatan ini, Kepala Biro Humas dan Protokol Jatim, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si menambahkan, keluarnya RUU Antiterorisme oleh DPR RI disambut positif oleh seluruh pihak. Menurutnya, RUU ini semakin mempersempit gerakan teroris yang dapat mengancam keamanan bangsa dan negara.
 
    “Dengan RUU ini, orang yang masih merencanakan teror bisa ditangkap. Jadi seperti Internal Security Act (ISA)” katanya.
 
    Terkait investasi di Bromo Vulcania Park, Benny juga sepakat bahwa momen ini merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi. Pasalnya, Bromo merupakan satu diantara tujuh destinasi wisata yang menjadi prioritas pembangunan destinasi wisata nasional.
 
Hadir dalam kesempatan ini, Sekretaris Pertama, Kedubes Prancis di Jakarta, Eric Chevreul, Direktur IFI Surabaya, Benoit Bavouset, Perwakilan Direktur IFI Surabaya, Pauline Ferte. (humasjatim:adit)
 

Rabu, 30 Mei 2018 09:36

Malang, restorasihukum.com - Gerakan Pemuda Kreatif Kota Malang (GPEKTIF)  adalah suatu wadah untuk para pemuda dalam pembinaan, pemberdayaan pendampingan dan pengembangan bakat dan kreatifitas pemuda yang ada di.daerah kota malang, sesuai dengan UUD no 40 2009 tentang kepemudaan,

Berdiri 10 april 2018 Kota Malang dipilih oleh provinsi jawa timur sebagai pilot project untuk mewadahi pemuda untuk mengarah ke giatan yang positif dan kreatif, baru berdiri belum ada 2 bulan sudah mempunyai 60 anggota yang 50% mempunyai usaha ekonomi kreatif.

tujuan diadakan acara berbagi  takjil diantaranya untuk mempererat silaturahmi antar anggota
Sharing dan mentoring, bakti sosial ke panti asuhan, memperkenalkan gerakan pemuda kreatif ke masyarakat agar lebih dekat dan memasyarakat.

Menurut ketua Gpektif Bapak Andy Ferdiansyah pada restorasihukum.com "Dalam kegiatan tersebut kita juga bekerjasama dengan karang taruna merjosari, perkusi dan FKP (forum kewirausahaan pemuda jawa timur regional kota malang)". Pungkasnya.


Diharapkan setelah acara tersebut terlaksana bisa menjadi isnpirasi pemuda kota Malang, dan  lebih dekat dengan pemuda dikota malang, - Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP ) Jawa Timur dan FKP Malang Raya berkerja sama dengan Gerakan Pemuda Kreatif kota Malang, serta Karang Taruna RW 06 Merjosari, Selasa (29/5) sore membagi takjil gratis sebanyak 1000 paket untuk para pengendara kendaraan bermotor dan pengunjung Taman Singha Merjosari Malang.
Kegiatan ini juga dihibur salah satu penampilan musik perkusi dimainkan pemuda Karang Taruna RW 06 Merjosari. Acara tersebut dilanjutkan dengan buka bersama dan pemberian santuan kepada dua panti asuhan yang ada di wilayah Kota Malang. (hr)
 

 

Senin, 28 Mei 2018 14:41

Pasuruan, restorasihukum.com - Anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2018 baik bersumber dari APBD maupun APBN dikecamatan Beji masih belum ada yang cair. 

              Salah satunya desa Baujeng, kecamatan Beji, kabupaten Pasuruan. Menurut kepala desa Baujeng H.Sobik saat ditemui mengatakan bahwa APBDes tahun 2018 ini masih belum turun.

             "Anggaran 20% pada semester pertama ini masih belum bisa diambil, padahal pemerintah desa Baujeng sudah mengajukan RAB APBDesnya. Tapi masih belum turun, saya gak tau mas apa kendalanya kok sampai akhir bulan lima ini anggaran tersebut masih belum turun juga," terangnya pada media restorasihukum.com, (28/05/18).

             Lanjut Sobik, Untuk silpa desa Baujeng tahun 2017 kemarin sekitar 600 juta, diambil PJ 200 juta tinggal 400 juta. tapi, anggaran tersebut juga belum bisa diambil," ujarnya.

             Untuk tahun ini, Dana Desa (DD) pemerintah desa Baujeng masih memprioritaskan pembangunan fisik infrastruktur.

             "Tahun ini saya akan prioritaskan pembangunan bidang infrastruktur sebanyak seperti pavingisasi, drainase, tembok penahan tanah (TPT), gorong-gorong dan juga jembatan. Kami  juga mendapatkan bantuan dari dinas terkait berupa bangunan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 7 rumah dengan anggaran sebesar 12 setengah juta," terangnya.

             Untuk dusun Jambi ada paving 3 titik, jembatan dan gorong-gorong, dusun Pohkecik paving ada 3 titik ,dusun Baujeng paving 2 titik, dusun Nyangkring paving 1dan tembok penahan tanah (TPT), dusun Tanggul TPT dan drainase.

             "Semuanya dikerjakan tim pelaksana kegiatan (TPK), pekerjanya dari dusun masing masing. Untuk pengerjaan pavingisasi diborongkan, Satu meternya 7000 sampai 8000, pada malam hari warga yang mengerjakan secara  swadaya tanpa bayaran (intinya gotong royong). tapi kalau lainnya seperti pembangunan TPT, jembatan, drainase, gorong-gorong itu pakai harian, satu harinya tukang 90 sedang kuli 80. Kalau untuk berapa banyak orang dalam pekerjaan tiap bangunan, itu tergantung besar kecil volumenya, kalau besar ya pakai pekerja banyak kalau kecil pakai pekerja sedikit," cetusnya.

             Selain pembangunan infrastruktur, ada juga penggadaan sumur bor didusun Jambi, dengan mengalokasikan anggaran sebesar 25 juta,"pungkasnya.(sy) 

Minggu, 27 Mei 2018 16:06

Surabaya, restorasihukum.com - Penunjukkan Jatim sebagai tuan rumah even nasional Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019,  perlu persiapan matang, termasuk materi diskusi. Dengan demikian,  sebagaimana diharapkan PWI pusat, pertemuan nasional ini  bukan hanya untuk nongkrong atau kongkow-kongkow  tetapi memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jatim.
 
Hal tsb disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo pada acara “Buka Puasa Bersama Gubernur Jatim Dengan PWI, Pimpinan Media Cetak, On Line, dan Elektronik” di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (26/5) malam.
 
Sebagai langkah awal, lanjutnya, Pemprov  Jatim mengundang jajaran PWI Jatim dan pimpinan media, baik cetak, online, maupun elektronik di Jatim untuk penyamaan persepsi, termasuk materi diskusi. “Setelah itu, dilanjutkan pertemuan-pertemuan jajaran Pemprov. Jatim pertemuan dan PWI Jatim dengan PWI Pusat,” ujarnya.
 
Terkait agenda kegiatan, Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini mengusulkan, antara lain perlunya diskusi mengenai pengaruh digitalisasi, termasuk digitalisasi ekonomi dan media.
 
“Digitalisasi ekonomi jangan menjebak kita pada digitalisasi trading yang menjadikan kita semata-mata sebagai trader, tetapi lebih dari itu kemampuan kita menjadi industri atau digital industri,” pesannya. Dengan demikian, kita tidak hanya menjadi konsumen bagi yang lain.   
 
Ditambahkan, juga perlu dipikirkan apakah digitalisasi ini mematikan  media mainstream, atau sebaliknya menjadi bonus  bagi media mainstream. Untuk itu,  perlu dilakukan FGD untuk merumuskan upaya mempertahankan media mainstream didalam proses memberikan informasi yang berkualitas.
 
Bagi Pakde Karwo, mempertahankan media mainstream merupakan hal sangat penting, karena media jenis ini tetap menjadi rujukan kepastian informasi, termasuk media digital on line. Dengan data  kuat dan akurat yang dianalisis dan diolah menjadi informasi, media on line melengkapi media mainstream cetak dan elektronik.  
 
“Saya yakin Jatim bisa menyumbangkan pemikiran terkait digitalisasi ini sebagai bagian dalam perkembangan yang tidak bisa ditahan,” ujarnya sambil menambahkan  dengan demikian digitalisasi akan menjadi bonus, bukan sebaliknya sebagai bencana.
 
*Investasi Rp. 328 Triliun Siap Masuk Jatim*
 
    Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo juga menyampaikan saat ini terdapat investasi sebesar Rp. 328 triliun yang siap masuk ke Jatim, atas dasar ijin prinsip, dengan nilai PMA sebesar Rp. 248 triliun. “Tanggal 30 Mei ini kita kumpul dengan para pengusaha tsb,” ujarnya seraya menambahkan untuk PMDN tinggal landing karena sudah mengetahui mengetahui kultur dan kondisi di Jatim.  
 
Kepastian realisasi investasi tsb, lanjut Pakde Karwo, tergantung dari hasil pertemuan ini, yang diantaranya juga akan menjelaskan bahwa di Jatim aman. Demikian pula,  para pengusaha asing yang sudah ada di Indonesia ikut memberikan penjelasan tentang situasi bisnis di Jatim.
 
Ditambahkan, pihaknya optimis para investor asing tersebut tetap menanamkan modalnya di Jatim. Karena, kondisi di Jatim sudah aman terkendali. Juga, akar terorisme sudah dideteksi dan dicabut oleh kepolisian, serta UU anti terorisme telah disahkan oleh DPR RI.   
 
“Gangguan-gangguan seperti ini bersifat internasional, tidak hanya di Indonesia saja. Bahkan negara adikuasa seperti Amerika Serikat saja juga mengalami gangguan ini,” tegasnya. Oleh karena itu, ia optimis para pengusaha tetap akan melakuka  investasi di Jatim.
 
*PWI Jatim Siap Sukseskan HPN 2019*
 
    Dalam sambutannya, Ketua PWI Jatim, Ahmad Munir mengatakan, pihaknya siap menyukseskan HPN 2019 yang akan digelar di Jatim. “Dari tahun ke tahun, PWI jadi motor penggerak HPN. Karena itu, kami siap mengantar Pemprov Jatim menjadi tuan rumah pada HPN 2019 mendatang” ujarnya.
 
    Menurut Munir, HPN  merupakan even terbesar bagi insan pers, bukan hanya tingkat nasional, tetapi bahkan se-Asia. Pandangan ini disampaikan  insan pers dari  berbagai negara di Asia ketika mengikuti HPN-HPN sebelumnya.  
 
    “Mereka kaget, bangga, dan heran melihat hari persnya Indonesia. Oada acara ini, seluruh wartawan se-Indonesia, dari yang tua sampai muda bisa hadir di HPN, yang tempatnya selalu berpindah-pindah diseluruh provinsi se-Indonesia. Itu artinya kekuatan pers kita  kuat” tegasnya.
 
    Munir menegaskan, bersama Pemprov Jatim, pihaknya akan melakukan koordinasi secara intensif untuk mempersiapkan penyelenggaraan HPN 2019. Alasannya, selain even berskala nasional, momen ini juga menjadi event akbar terakhir bagi Pakde Karwo sebagai Gubernur Jatim.
 
    “HPN 2019 akan digelar pada 9 Februari 2019, sementara Pakde Karwo akan pamit secara formal sebagai Gubernur Jatim pada 12 Februari 2019. Jadi ini menjadi even pamungkas Pakde Karwo yang akan pamitan kepada wartawan seluruh Indonesia” katanya.  
 
    Secara khusus, Ahmad Munir memberi apresiasi kepada Pakde Karwo yang mau memperjuangkan Jatim sebagai tuan rumah HPN 2019. “Logikanya, Pakde Karwo akan pensiun pada 2019, jadi sudah tidak ada kepentingan. Untuk apa mau susah-susah mengurus teman-teman media? Jadi ini karena kebaikan beliau yang begitu perhatian dengan teman-teman media” pujinya yang disambut tepuk tangan hadirin.
 
     Ditambahkan, selama 10 tahun Pakde Karwo memimpin sebagai gubernur, Jatim tumbuh dengan luar biasa. Dimana pertumbuhan ekonominya selalu diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Terakhir pada 2017, pertumbuhan ekonomi nasional hanya 5,1%, sedangkan Jatim bisa tumbuh  5,45%.
 
    “Ini berkat peninggalan atau landasan dasar yang diletakkan Pakde Karwo lewat Jatimnomic-nya. Kami mewakili insan media mengucapkan terma kasih kepada Pakde Karwo” pungkasnya.  
 
    Hadir dalam kesempatan ini, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, para kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, para tokoh pers dan komunikasi, diantaranya Prof. Sam Abede, Ali Salim, Joko Tetuko, para pimpinan PWI Jatim dan pimpinan media, baik cetak, televisi, dan online. (humasjatim:adit)

Minggu, 27 Mei 2018 15:58

Malang, restorasihukum.com – Satu orang meninggal dan seorang lagi terluka berat saat tumpukan (petasan) mercon berbagai ukuran meledak hancurkan sebuah rumah di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pukul 08.00 Minggu (27/5/2018) pagi.

Satu orang yang meninggal adalah Suin (30) dan yang terluka Maskur (42) kritis karena luka berat. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi, Danramil Lawang, Kapten (Arm) Sunardi, beserta sejumlah anggotanya langsung mendatang lokasi tempat kejadian perkara (TKP)

Ada tiga rumah yang luluh lantah akibat ledakan petasan itu. Rumah itu selama ini didiami Maskur dan digunakan untuk produksi petasan atau yang biasa dikenal dengan nama mercon bagi warga sekitar.

"Hampir setiap ada kesempatan, bahkan beberapa kali sudah saya panggil dan saya nasehati kepadanya (Maskur) untuk menghentikan kegiatannya itu," kata Kepala Desa Sidoluhur Mulyoko Sudarsana kepada media di lokasi kejadian tersebut.

Bahkan Maskur telah dua kali dihukum karena tertangkap menjual mercon. "Setiap ada pertemuan, pengajian dan sebagainya saya selalu nasehati dia agar menghentikan kegiatan itu,"ucapnya.

Selain tiga rumah hancur, ada lima rumah warga RT 2 RW 1 Desa Sidoluhur yang  terdampak ledakan mercon mengalami hancur kaca-kaca rumahnya.(*)

Sabtu, 26 Mei 2018 14:45

restorasihukum.com - 8 Penyakit Yang Bisa Sembuh Dengan Berjalan Kaki. Berjalan kaki ternyata manfaatnya banyak sekali. Jika selama ini anda belum terbiasa atau malam untuk berjalan, maka sebaiknya anda pikirkan kembali. Menurut satu penelitian, berjalan bisa mengurangi 8 jenis penyakit. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit tersebut tanpa harus mengeluarkan uang.

Mulai sekarang rajin-rajinlah berjalan dan rasakan manfaatnya. Berikut 8 jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan berjalan kaki:

1. Serangan Jantung: Berjalan dapat mengurangi risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner) agar menjadi segar dan berfungsi normal memompa darah tanpa henti.

Berjalan dengan cepat bisa mengalirkan darah ke dalam jantung. Dengan sering berjalan, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spans penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki agak cepat. Minimal lakukan jalan kaki agak cepat ini 5 kali seminggu.

Tidak banyak cara di luar ini yang dapat mengobati penyakit seperti ini. Berjalan dengan cepat bisa menurunkan risiko serangan jantung.

2. Stroke: Satu penelitian dilakukan kepada 70 ribu pasien di Harvard School of Public Health yang bekerja sambil berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu. Hasilnya resiko terserang stroke menurun hingga dua pertiga.

3. Membakar Lemak: Rutin berjalan kaki akan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang tersimpan di dalam tubuh akan ikut terbakar, kemudian kenaikan berat badan tidak terjadi.

4. Melangsingkan Badan: jika Anda kelebihan berat badan, mulailah untuk rutin berjalan.  Pergerakan kaki hingga seluruh tubuh mampu menurunkan berat badan dan lemak yang ada terutama diperut. Lemak anda akan terkikis. Lakukan berjalan kaki secara rutin selama satu jam.

5. Kanker: Gejala kanker akan lenyap dengan sendirinya jika kita rajin jalan kaki. Kanker yang dimaksud adalah jenis kanker usus besar (colorectal Carcinoma).

Kita tahu, pergerakan badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih lancar. Kanker usus terjadi karena kotoran yang  tertahan lama dalam saluran pencernaan. Sementara dalam satu studi lain, berjalan bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara.

6. Osteoporosis: Sering berjalan bukan hanya menyebabkan otot-otot tubuh menjadi sehat, kerangka atau tulang di dalam tubuh Anda juga akan menjadi sehat dan kuat.

Osteoporosis tidak cukup hanya dengan rutin mengkonsumsi vitamin D dan kalsium yang banyak, tubuh juga membutuhkan pergerakan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit di bawah sinar matahari pagi dan Anda akan terhindar dari osteoporosis.

7. Diabetes: Dengan rutin berjalan sekitar 6 km per jam, dalam tempuh sekitar 50 menit, mampu mencegah berkembangnya diabetes, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).

Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara gerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Anda hanya membutuhkan berjalan secara rutin untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari diabetes.

8. Depresi: Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresan yang biasanya diminum secara rutin oleh penderita depresi. Mulai sekarang, rajinlah berjalan kaki akan menyembuhkan pasien yang tengah depresi.

Itulah manfaat berjalan kaki yang bisa mencegah bahkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. So, mari kita berjalan kaki…

Sabtu, 26 Mei 2018 14:32

Rokan Hilir (Riau), restorasihukum.com - Kami minta Dinas terkait untuk lebih transparan, propesional dan dalam hal menentukan pembagian kegiatan paket pekerjaan balk dalam hal mauptm paket pekerjaan penunjukan langsung (PL), sebaiknya yang terkait lebih selektif untuk memberikan paket pekerjaan proyek kepada pihak ketiga, dan ada indikasi proyek tertentu di monopoli oleh Individu tertentu sehingga rekanan Kontrator yang lain tidak kebagian.

Ada indikasi paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) maupun pelelangan umum dari dinas tertentu beberapa oknum DPRD mengklaim bahwa paket aspirasi tersebut adalah kepunyaan mereka dan mereka lah yang berhak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, dan setiap paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) dan paket pelelangan umum setiap Dinas selalu beralasan bahwa paket pekerjaan tersebut kepunyaan aspirasi oknum anggota DPRD tertentu dan ini sudah berulang-ulang tiga tahun terakhir dan sepertinya sudah semacam tradisi permainan dalam lingkaran setan kami meminta oknum anggota DPRD tersebut bekerjalah secara profesioanal jalankanlah fungsi saudara sebagai Legislasi (Membuat UU/Perda), Budgeting (Membuat Anggaran bersama Pemda), dan Controling (Pengawasan menyeluruh), jangan lah ditambah lagi fungsi saudara “Bermain Proyek”.

Hal ini disampaikan Oleh Dzulpakar SE. MSi selaku pimpinan ASKUMINDO (Asosiasi Kontraktor Umum Indonesia) kepada awak Media lassernewstoday saat di temui di kediamannya di Jln. Sempurna, Sabtu, (26/05/2018).

Ada indikasi beberapa oknum anggota DPRD berlindung di balik aspirasi untuk mendapatan dan memonopoli semua paket pekerjaan yang di usulkan mereka sendiri melalui dana aspirasi oknum anggota DPRD tersebut, sehingga azas proporsionalitas pembagian paket pekerjaan tersebut diabaikan oleh dinas yang bersangkutan. Kami juga mendengar alasan pada Dinas tertentu dengan dalih dana aspirasi oknum anggota DPRD tetapi untuk kepentingan orang dalam dinas itu sendiri, sehingga rekanan yang datang untuk meminta paket pekerjaaan tersebut tidak bisa diakomodir lagi.

Seharusnya dinas berkerja secara profesional dan proporsional jangan ada rasa ketakutan dan intimidasi oleh lembaga-lembaga dan instansi tertentu dengan mengabaikan kepentingan para rekanan kontraktor yang tergabung di dalam semua asosiasi konstruksi yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

Diminta kepada dinas terkait tolong hargai kami sebagai asosiasi konstruksi sebagai mitra utama dalam hal berbagai pekerjaan konstruksi. (AB/Red)

Sabtu, 26 Mei 2018 14:27

Makassar, restorasihukum.com - Dinas Sosial (Dinsos) Makassar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) terhadap sejumlah kos-kosan dan wisma di Makassar, Sabtu (26/5/2018) dinihari.

Akibatnya, 10 pasangan mesum, 3 pekerja seks komersial hingga seorang pelajar SMA di Makassar juga ikut diamankan petugas.

“Kita razia dibulan Ramadan, ternyata masih ada saja kita temukan pasangan mesum. Kita temukan 10 pasangan mesum, PSK dan seorang pasangan anak di bawah umur,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir.

Para pasangan mesum dan PSK itu pun kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita amankan di kantor dulu, kita asesmen dulu, keterlibatannya apa. Kalau yang PSK pasti kita bawa ke Panti,” jelasnya.

Sejumlah titik yang dirazia petugas diantaranya di Jalan Sungai Limboto Makassar, sejumlah Wisma di Jalan Topaz Panakkukang.

Mukhtar pun menambahkan bahwa selama Ramadan pihaknya akan rutin melakukan operasi Pekat tersebut.

“Pasti kita razia terus, mungkin besok lagi, semoga mereka bisa sadar tidak mengulangi perbuatannya karena inikan bulan Ramadan,” tutupnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?