Redaksi

Redaksi

Jumat, 24 November 2017 15:05

Jakarta, restorasihukum.com -Berbicara tentang kolesterolmemang tidak ada habisnya. Maka tak heran, masih banyak anggapan simpang siur mengenai senyawa yang kerap dihubungkan dengan penyakit berbahaya ini.

Banyak yang beranggapan bahwa semakin tinggi kadar kolesterol baik, maka semakin rendah pula risiko penyakit jantung dan stroke. Sebuah studi menyebutkan bahwa kadar kolesterol baik yang terlalu tinggi dan melewati batas normal dapat meningkatkan risiko serangan jantung di kemudian hari.

Namun sebagian ahli masih berpedoman pada temuan lama yang menyebutkan bahwa kolesterol baik (HDL) yang tinggi atau bahkan melebihi kisaran normal adalah hal yang baik. Tentu saja temuan-temuan tersebut perlu diteliti terus-menerus untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti.

Terlepas dari pro dan kontra yang timbul di antara para ahli, hal yang penting untuk diingat adalah fakta bahwa kolesterol bukanlah penyebab tunggal dari penyakit jantung maupun stroke.

Masih ada kondisi-kondisi lain yang juga memiliki kontribusi atas terjadinya penyakit berbahaya ini. Sebut saja kebiasaan merokok, penyakit diabetes melitus, obesitas, dan malas bergerak.

Jadi apa yang harus dilakukan? Menjaga agar kadar kolesterol baik tetap normal tentu saja penting untuk dilakukan. Untuk mewujudkannya, Anda berolahragalah secara teratur selama 30 menit setiap hari. Konsumsi ikan laut secara rutin, setidaknya 2 kali seminggu, juga turut membantu.

Jadi, daripada mengkhawatirkan kolesterol baikyang terlalu tinggi, lebih baik jaga agar kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh Anda tidak melonjak. Caranya adalah dengan teratur periksa kolesterol, awasi asupan dan pola makan, nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, giat berolahraga, kendalikan berat badan dan hindari stres, awasi tekanan darah, dan lengkapi dengan konsumsi plant stanol ester.(nr/rh/klikdokter/red)

 

Jumat, 24 November 2017 08:16
Sampang,restorasihukum.com -Pengadaan buku referensi perpustakaan tingkat Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura,  Jawa Timur (Jatim) tahun 2016 diduga ada korupsi, dan mulai dibidik proses hukum oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Surat Perintah Penyidikan (Sprindik)  dikeluarkan dan ditandatangani langsung oleh Kepala Kejati Jatim, Maruli Hutagalung per tanggal 21/11/2017 dan mulai dilakukan pengusutan lebih mendalam berdasarkan keterangan dan penjelasan serta bukti dokumen dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku referensi perpustakaan SD yang menelan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar itu.

 
Sebagaimana ramai diberitakan berbagai media bahwa dalam pengadaan buku perpustakaan SD (Sekolah Dasar) di Sampang oleh distributor penerbit PT SPKN (Sarana Panca Karya Nusa) melalui agennya di daerah, terindikasi adanya dugaan korupsi yang dilakukan secara massif, terstruktur & terorganisir, yakni:
 
Pertama, bahwa dalam pengumuman dari layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Sampang, pemenang lelang tertera pada tanggal 15 Desember 2016.
 
Padahal, dalam keterangan itu jenis lelang, dengan paket Rp. 2.500.214.000. Dalam rincian LPSE, tertera pada kolom "pemberian penjelasan" 14 Desember 2016 jam 08.00 - 09.00. Serta pada kolom "upload dokumen penawaran" 14 Desember 2016 jam 09.05 sampai 15 Desember jam 23.59.
 
Sehingga tampak sangat janggal, bahwa pada tanggal 15 Desember 2016 jadwal/proses upload dokumen penawaran belum selesai, tapi sudah diumumkan siapa pemenangnya, dan dinyatakan bahwa lelang sudah selesai. Dan lebih aneh lagi bahwa pekerjaan dinyatakan sudah selesai dilaksanakan dengan menyebut lokasi pekerjaan adalah di kantor dinas pendidikan Jl. Jaksa Agung Suprapto 77 Sampang. Dan pada hari itu juga tanggal 15 desember 2016 dilaksanakan proses untuk pembayaran kepada penyedia barang.
 
Kejanggalan ini secara mencolok menunjukkan ada indikasi bahwa sebelum lelang dilaksanakan berarti barang yang akan disuplai oleh penyedia sudah ada di kantor dinas pendidikan. Dimana bisa dilihat jadwal upload tanggal 15 Desember sampai tengah malam, tapi belum selesai proses upload sudah dinyatakan ada pemenangnya, dan pada hari yang sama sebelum proses upload penawaran  selesai, penyedia barang yang dinyatakan sebagai pemenang pengadaan sudah dinyatakan selesai melaksanakan pekerjaan dan langsung terjadi proses pembayaran.
 
Kejanggalan itu selain menunjukkan indikasi adanya persekongkolan antara dinas pendidikan dan penyedia barang, juga melanggar peraturan, yakni petunjuk teknis dari kementrian pendidikan, bahwa dalam pengadaan buku perpustakaan pengiriman harus dilaksanakan/dikirim oleh penyedia barang sampai ke sekolah2, bukan ke kantor dinas pendidikan, agar sekolah atau dinas pendidikan tidak terbebani ongkos pengiriman.
 
Kedua, adalah ada dugaan pengurangan jumlah buku yang dikirim, tetapi dalam laporan ditulis bahwa volume buku yang dikirim sudah sesuai kontrak.
 
Sebagaimana dilaporkan masyarakat yang membawa data ke Kejati (Kejaksaan Tinggi) Jatim, dalam kontrak, masing-masing dari 50 lembaga SD harusnya menerima 870 judul buku. Jumlah keseluruhan per sekolah harusnya mendapat 2.639 eksemplar. Kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Antara pedalaman dan pinggir kota berbeda. Paling parah di pedalaman misalnya di SDN Tobai Tengah 2. Itu hanya mendapat 400–500 eksemplar, jauh dari 2 ribu eksemplar
 
Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Jupri Riyadi, bungkam saat diminta klarifikasi dugaan tindak pidana korupsi pada program pengadaan buku referensi perpustakaan untuk SD tahun anggaran 2016 senilai Rp2,5 miliar yang mulai diusut Kejati Jatim itu.
 
"Saya tidak mau memberikan komentar apa-apa. Jadi, tidak ada komentar untuk klarifikasi," jawabnya singkat.
 

Sedangkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farhan ketika dihubungi ponselnya 081252265xx belum bersedia memberi keterangan lebih lanjut demi kemajuan proses penyidikan lebih lanjut.(jarak/red)

Jumat, 24 November 2017 08:12
Gunungsitoli,restorasihukum.com - Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, SE., M.Si buka secara resmi pagelaran pameran produk unggulan dan kuliner anjang Pesta Ya'ahowu Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Kamis (23/11/2017) pagi.
 
 
"Sowa'a Laoli menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan yang maha Esa, semoga dapat terlaksananya pesta Ya'ahowu Kepulauan Nias yang akan berlangsung". Harapnya.
 
 
Dikatakannya Sowa'a Laoli kiranya 105 pameran dapat menambah perekonomian masyarakat Kepulauan Nias, berbagai instansi Pemerintah, maupun pelaku pengusaha-pengusaha lainnya. Terangnya.
 
 
Untuk diketahui pagelaran stand serta pameran produk unggulan dan Kuliner ini selama 4 hari mulai pada baik dari BUMN maupun dari BUMD Kamis 23 November sampai dengan 26 November 2017. (al)
 
 
Kamis, 23 November 2017 11:55

OKI,restorasihukum.com -Unsur Muspida, beberapa Kepala Instansi Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkab OKI, Camat dan Lurah dalam wilayah Kabupaten OKI, LSM dan wartawan media massa baik elektronik maupun cetak.

Saat membuka rapat istimewa tersebut, Ketua DPRD OKI, Ir H Yusuf Mekki MM mengatakan, pada hari jadi OKI ke-72 ini, sebagai lembaga yang bertanggung jawab melaksanakan fungsi legeslasi, pengawasan dan anggaran, DPRD OKI terus berupaya mengemban amanat tersebut dengan sekuat tenaga, walaupun tugas berat itu terkadang menemui kendala dalam pelaksanaannya.

Bupati OKI H. Iskandar, SE mengatakan, di sisa kepemimpinannya yang kurang dari 1 tahun 3 bulan ke depan, ia berkomitmen akan menuntaskan semua program kerja yang sudah dirancang selama ini.

"Semua program sudah dan sedang dikerjakan, sudah banyak program yang tuntas dilakukan. Namun ada juga yang hampir selesai, pembangunan infrastruktur jalan terus dikebut, pelayanan kesehatan juga kita perioritaskan masuk ke pelosok desa," kata adik kandung Hatta Rajasa ini dalam sambutanya pada rapat paripurna Istimewa di DPRD OKI dalam rangka HUT OKI ke-71, Rabu (11/10/2017) .

Lanjut Iskandar, di sisa kepemimpinannya ini dirinya mengajak semua pihak khususnya jajaran Pemkab OKI untuk bekerja bersama dalam mewujudkan program membangun OKI dari desa guna menuju OKI Mandira." Membangun OKI tidak bisa dilakukan oleh saya sendirianya, tetapi butuh dukungan kerjasama dari semua pihak, terutama dukungan masyarakat OKI," ungkapnya.

Dijelaskan Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) regional Sumatera ini, selama 3,5 tahun dirinya memimpin Bumi Bende Seguguk, banyak program kerja yang sudah tuntas terutama  pembangunan infrastrukutur pedesaan. "Jalan sepucuk yang menghubungkan 4 Kecamatan di pesisir OKI sudah tuntas kita bangun dengan kontruksi cor beton," terangnya.(*)

Kamis, 23 November 2017 10:28

Jakarta,restorasihukum.com -Daun salam dikenal berkhasiat memperlambat penuaan dan mempercepat regenerasi sel ini juga diyakini mampu mencegah serangan jantung. Sebagian masyarakat Indonesia memang tak asing dengan daun salam.

Daun salam memiliki kandungan vitamin C, vitamin A, zat besi, kalsium, magnesium, caffeic acid, dan rutin. Kandungan tersebut membuat daun salam memiliki efek anti-peradangan, yang bermanfaat untuk:

  • Melindungi lapisan pembuluh darah
  • Menurunkan kadar gula darah
  • Menurunkan jumlah kolesterol jahat (LDL)
  • Menekan kadar trigliserida
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)

Dengan khasiat di atas, daun salam terbukti dapat menurunkan risiko serangan jantung di kemudian hari. Untuk mendapatkan fungsi ini, Anda dapat menyajikan daun salam sebagai minuman.

Caranya, ambil 10–15 lembar daun salam. Kemudian cuci hingga benar-benar bersih. Rebus daun salam yang sudah bersih tersebut dengan 3 gelas air. Setelah mendidih, tuang dan sajikan rebusan daun salam di dalam gelas. Rebusan daun salam sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Namun, perlu diingat bahwa pencegahan serangan jantung perlu diimbangi juga dengan pola hidup sehat. Pastikan Anda teratur periksa kolesterol, awasi asupan dan pola makan, nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, giat berolahraga, kendalikan berat badan dan hindari stres, dan awasi tekanan darah. Selain itu, lengkapi juga dengan konsumsi plant stanol ester yang telah teruji secara klinis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat yang dapat memicu penyakit jantung koroner.(nb/rh/klikdokter/red)

Rabu, 22 November 2017 10:02

Surabaya,restorasihukum.com -Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menerima gelar "I Lewa Daeng Mannimbang" dari masyarakat Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Penyerahan gelar ditandai dengan disematkannya topi kehormatan kepada Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jawa Timur oleh Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam acara pembukaan Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi (APPSI) 2017 di Hotel Shangrilla Surabaya, Selasa (21/11) malam. Workshop berlangsung selama tiga hari 21 s.d. 23 2017.

Dalam sambutannya, Pakde Karwo menyambut positif pemberian gelar tersebut, yang dinilainya sebagai penghargaan luar biasa baginya. Penghargaan ini dinilainya sebagai hal positif dan menjadi simbolik bahwa kebhinekaan di Indonesia adalah kebutuhan mutlak. " Penghargaan ini menandakan semakin erat hubungan antara masyarakat Jatim dan Sulsel," ujarnya

Pakde Karwo mengharapkan hubungan lebih erat Jawa Timur dengan penduduk nusantara sebagaimana dicanangkan Kerajaan Mojopahit tahun 1294 dalam Kitab Sutasoma, yaitu bersatunya masyarakat nusantara dengan landasan bhinneka tunggal ika tan hana darma mangruwa, dan persatuan tahun 1904 dengan menjadikan bendera gula kelapa atau merah putih sebagai pemersatu.

"Indonesia dengan 34 provinsinya adalah satu dan tidak terpisahkan," ujarnya yang mendapatkan tepuk tangan hadirin dari 34 provinsi di Indonesia.

Dalam penjelasan singkatnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan alasan pemberian gelar "I Lewa Daeng Mannimbang" kepada Pakde Karwo.  Terutama, karena Gubernur Jatim ini dirasa memberikan rasa aman, nyaman, damai, dan sejahtera bagi masyarakat serta berhasil melakukan peningkatan kualitas  di berbagai bidang.

Usai pemberian gelar kehormatan, dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Gubernur Jatim dengan Gubernur Banten, serta Gubernur Jatim dengan Bupati Nunuka tentang pembangunan ekonomi daerah. Kerjasama ini menjadi payung bagi para pengusaha dua wilayah untuk melakukan transaksi dagang dua wilayah, termasuk BUMD-nya.(Humas Pemprov Jatim )

Rabu, 22 November 2017 10:00

Surabaya,restorasihukum.com -Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo meminta buruh atau pekerja untuk memahami turunnya  produksi perusahaan serta daya beli masyarakat.  Untuk itu agar buruh atau pekerja melihat dan mengecek ke perusahaan di Jatim terkait kapasitas produksi yang terus turun dan saat ini kapasitasnya tinggal 60%.

Hal tsb disampaikannya saat menghadiri acara Cangkrukan Kapolda Jatim dengan Forkompimda,  Apindo, dan Para Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jatim di Rumah Dinas Kapolda Jatim Jl. Bengawan, Surabaya, (20/11) malam.

Pakde Karwo-sapaan akrabnya menggambarkan, turunya produksi dan daya beli masyarakat terlihat a.l. dari realisasi penanaman modal asing (PMA) yang hingga saat ini baru mencapai Rp. 14.79 trilliun. Sementara , penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp. 36.81 trilliun sedangkan non fasilitas sebesar Rp. 52.80 trilliun.

Terkait UMR, Pakde Karwo menjelaskan,  pemerintah daerah tidak diperkenankan lagi membuat diskresi policy tentang pengupahan. Gubernur, bupati maupun walikota tidak boleh membuat aturan yang bertentangan dengan kebijakan Menteri Tenaga Kerja. "Kami tidak memiliki otoritas, melainkan dewan pengupahan," imbuhnya.

Ditambahkan, kenaikan UMR L didasarkan pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi sudah menjadi formula yang tepat. "Kita telah sepakat dengan keputusan Menteri Tenaga Kerja RI yang menetapkan kenaikan UMK sebesar 8.71%," jelasnya.

Terkait dengan disparitas upah, Pakde Karwo menerangkan bahwa akan dilakukan penyesuaian agar disparitas upah tidak terlalu lebar. "Disparitas upah yang ada seperti Surabaya dan Lamongan akan diselesaikan antara Apindo dan buruh dengan difasilitasi oleh pemerintah," tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo menilai pertemuan dan dialog antara Kapolda, Pangdam dan Gubernur bersama buruh maupun serikat pekerja ini menunjukkan adanya pendekatan humanis. "Pendekatan humanis seperti ini, yang dilakukan oleh Kapolda dan Pangdam, adalah ciri khas kebiasaan Jawa Timuran yang mengedepankan dialog dan musyawarah," ujarnya.

Jaga Kondusifitas Jatim

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Mahcfud Arifin meminta, agar semua pihak baik pemerintah, buruh maupun pekerja bisa menjaga kondusifitas Jatim. Menurutnya, perselisihan selalu terjadi, akan tetapi cara maupun penyampaian aspirasi haruslah sesuai aturan aturan yang ada. "Saya yakin ada ruang ruang publik untuk melakukan dialog dan komunikasi dalam menyampaikan aspirasi baik dari pekerja maupun dari pengusaha. Terpenting tugas kita adalah menjaga Jatim tetap kondusif," ujarnya.

Sementaranitu, Ketua DPD Konfederasi SPSI Jatim, Achmad Fauzi berharap agar disparitas upah yang ada di Jatim tidak terlalu jauh dan tinggi. Ia mencontohkan, daerah Gresik dan Jember UMK yang ada sangatlah jauh berbeda. "Saya meminta kepada pemerintah untuk memangkas disparitas upah ini. Kami berjanji akan meningkatkan kualitas dalam bekerja," tutupnya. (Humas Pemprov Jatim/ nif) (Humas Pemprov Jatim / nif).

Selasa, 21 November 2017 14:15

Jakarta,restorasihukum.com - Sering dianggap sebagai musim sakit. Peralihan dari satu musim ke musim yang lain memang dapat membuat orang gampang sakit. Lalu, bagaimana perubahan cuaca dapat memicu penyakit?

Suhu tubuh manusia dapat berubah secara tiba-tiba sesuai perubahan iklim. Hal ini pada akhirnya mengganggu sistem organ di dalam tubuh. Dan saat tubuh mulai beradaptasi dengan perubahan musim tersebut, kekebalan tubuh pun akan menurun.

Di samping itu, peralihan musim hujan membuat kuman mudah berkembang biak karena adanya perubahan suhu, perubahan udara, dan tekanan udara di lingkungan. Kurangnya paparan sinar matahari juga dapat menurunkan kekebalan tubuh akibat minimnya asupan vitamin D yang bersumber dari matahari.

Pada suhu dingin, udara masuk ke dalam saluran pernapasan dan membuat hidung memproduksi lendir berlebih. Jika tak segera diatasi, hal ini dapat memicu infeksi di saluran pernapasan.

Sementara itu, angin yang terasa panas saat musim pancarobabanyak mendatangkan debu yang mudah masuk ke dalam saluran pernapasan. Akibatnya, iritasi dapat terjadi di saluran pernapasan dan memicu gangguan batuk kering.

Selain munculnya penyakit pada saluran pernapasan, meningkatnya jumlah kuman pada musim pancaroba ditambah merosotnya daya tahan tubuh juga dapat membuat orang mudah terjangkit demam berdarah.

Untuk mencegah serangan penyakit saat musim pancaroba, penting sekali untuk selalu menjaga kesehatan. Tingkatkanlah daya tahan tubuh dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat, minum air putih yang cukup, serta tidur malam 8 jam sehari. Dengan demikian, tubuh akan selalu fit dan segar meski sedang musim pancaroba. (rs/rvs/klikdokter/red)

[RS/ RVS]