Selasa, 27 Februari 2018 12:46

Limbah Cucian Plastik Campur Deterjen Mencemari Sungai Desa Sumput

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

GRESIK, restorasihukum.com – Permasalahan limbah industri di Kabupaten Gresik seolah tak pernah ada penyelesaian yang tepat. Usai PT Evertex yang kedapatan membuang limbah kain dengan kandungan pewarna di tepi jalan, kali ini hal serupa juga kuat dugaan dilakukan PT Pelita Mekar Semesta.

Pabrik yang masuk dalam kawasan berikat di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ini disinyalir membuang limbah cair bekas cucian plastik bercampur deterjen dan oli ke sungai avour, sehingga merusak ekosistem dalam sungai.

Saat tim media bersama aktivis lingkungan Fron Pembela Suara Rakyat (FPSR) meninjau lokasi sungai avour, tampak air sungai bercampur deterjen dan sangat tidak layak untuk dibuat cuci atau minuman ternak. Buih dari deterjen sangat jelas bercampur dengan bahan plastik.

“Ini salah satu bukti bila hukum tidak ditegakkan terhadap penjahat lingkungan. Yang pasti, korbannya adalah masyarakat sekitar,” kata Ketua FPSR Gresik, Aris Gunawan kepada media, Sabtu (25/2/2018).

Aris menegaskan, apabila aparat hukum tidak bisa menindak perusahaan nakal, nantinya hukum masyarakat yang diberlakukan. Selain itu, kata Aris, lemahnya pengawasan Dinas Lingkungan Hidup serta kurangnya perhatian Pemerintah dalam menindak perusahaan nakal membuang limbah berbahaya membuat pengusaha nakal seenaknya ke lingkungan dan ke sungai.

“Kami berharap kepada penegak hukum maupun Dinas Lingkungan Hidup selaku pemegang wewenang untuk menjerat perusahaan pembuang limbah dan menindak tegas sesuai perundangan-undangan. Apabila aparat penegak hukum tidak mampu menindak tegas, maka hukum masyarakat yang akan kami lakukan. Karena limbah tersebut sangat mencemari lingkungan apalagi limbah cair tersebut hulu-nya mengalir ke sungai berantas,” tegas Aris. (Junaidi/tim)

Dibaca 95 kali