Kini PDAM Kabupaten Pasuruan Mempunyai Nama Baru “Giri Nawa Tirta”

0
11

Pasuruan, restorasihukum.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pasuruan punya nama baru. Adalah Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang memberi nama “Giri Nawa Tirta” untuk PDAM Kabupaten Pasuruan.

      Pemberian nama itu dilakukan di sela-sela waktu saat beliau menghadiri acara Istighosah dan Santunan Anak Yatim dalam rangka HUT PDAM Kabupaten Pasuruan ke 34, di Halaman Kantor PDAM Kabupaten Pasuruan, Kamis (09/02).

      Menurut Irsyad, tiga nama tersebut mengandung arti yang berbeda-beda, di mana giri berarti gunung, nawa  berarti Sembilan, dan tirta sendiri berarti air, sehingga apabila disimpulkan, maka Giri Nawa Tirta adalah Sembilan mata air yang terbesar dari gunung yang ada di Kabupaten Pasuruan.

      “Idenya ini sudah lama sekali, karena saya melihat hampir di semua PDAM di manapun punya nama.Oleh sebab itu, saya ingin memberi nama buat PDAM kabupaten Pasuruan karena hanya PDAM Kabupaten Pasuruan yang belum punya nama. Untuk itu, semoga nama ini bisa menjadi penyemangat buat semua tukang ledeng (istilah para karyawan PDAM) dalam bekerja dan berkarya,” kata Irsyad dalam sambutannya.

      Irsyad berharap, PDAM Kabupaten Pasuruan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai penyedia air minum, serta bukan sekedar business oriented (berorientasi pada keuntungan) saja, melainkan social oriented (orientasi kemasyarakatan). ” Air adalah kebutuhan dasar bagi manusia,karena tanpa air manusia tidak akan bisa hidup.

      Untuk itu, saya harap PDAM Kabupaten Pasuruan terus berikhtiyar untuk selalu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat atau pelanggan. Apalagi sekarang piutangnya telah diputihkan oleh pemerintah sehingga memiliki banyak kewenangan untuk tak hanya memajukan SDM saja, akan tetapi memberikan kepuasan kepada pelanggan,” imbuhnya

      Yoyok Widoyoko Kepala PDAM Kabupaten Pasuruan menjelaskan, Ya sukur alhamdulilah saat ini kita juga punya 27.800 sambungan pelanggan yang terdiri dari 25.100 sambungan aktif dan 2700 sambungan tidak aktif, dan semua sambungan ini berada di 12 unit pelayanan yang menjangkau 16 kecamatan seperti Gempol, Pandaan, Prigen, Bangil, Beji, Kraton, Rejoso, Grati, Lekok, Nguling, Wonorejo, Sukorejo, Purwosari, Purwodadi, Tutur dan Puspo.

      Kami mohon doanya agar tahun ini kita lebih maksimal lagi untuk menambah jumlah jaringan , meskipun kita masih memerlukan tambahan air baku untuk dapat meningkatkan pelayanan prima,” terangnya. (Pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here