Klinik Di surabaya Lakukan Dugaan Mal Praktik Khitanan

0
17

Surabaya restorasihukum.com – Awang, seorang anggota penyidik polres Gresik berencana menggugat dugaan kasus malpraktek khitan yang dialami anaknya, bernama Viky kepolsek Rungkut Kota Surabaya. Khitan yang dilakukan pada dua minggu lalu itu oleh dokter Cahyo dan Rindi selaku perawat yang menjadi pembantu dokter. “Keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut di sektor Rungkut, sementara masih dalam proses, tunggu perkembangan,” kata Candra Soehartawan .SH selaku biro Hukum LSM LASBANDRA, jum’at 9 juli.

       Masih Candra, ia sedang menyusun laporan yang dialami keponakannya. Karena apa yang sudah dilakukan dokter Cahyo sangat membahayakan pasien, khususnya anak-anak. Rencana laporan ini akan saya ajukan ke MKDKI (Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia) tentang UU no 29 tahun 2004 praktik kedokteran pasal 52 yg di sebutkan Bahwa”bertujuan memberikan perlindungan Pasien” bukan malah dijadikan ajang uji coba oleh dokter cahyo.

        Dengan Pasal 4 huruf (a) UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 yang menentukan bahwa, konsumen memiliki hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa, Pasal 4 huruf (g) juga mengatur, hak konsumen untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif. Ungkap Candra Selaku Biro Hukum LSM LASBANDRA

        Kronologisnya, setelah alat kelamin viky diperiksa sebelum dikhitan, setelah itu di suntikkan obat bius untuk mengurangi rasa sakit ketika dikhitan. Namun apa yang terjadi setelah disuntik obat bius, malah dokter tersebut tidak jadi menkhitan dengan alasan burungnya (kelamin) kekecilan.

        Seharusnya yang dilakukan dokter sebelum terjadinya pembiusan, dapat dilihat dan diperiksa terlebih dahulu terkait kecilnya burung tersebut.”Saya akan terus memantau perkembangan dugaan malpraktik tersebut, sedangkan dokter Cahyo sendiri jarang datang ke klinik untuk dimintai pertanggung jawabannya serta keterangan masih belom bisa ditemui”, Ungkap Candra. (Rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here