Limbah Perumahan Bumi Perkasa Cemari Mata Air Warga Baba’an

0
7

Malang, restorasihukum.com – Rembesan dari sepiteng serta pembuangan air dari gorong gorong yang dihasilkan perumahan Bumi Perkasa berdampak pada pemukiman warga desa Ngenep dusun Baba’an Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang.

       Puluhan warga Dusun Baba’an mengeluh akan ketidak becusannya pengembang serta kepala Desanya, kurang tanggap dalam penanganan sumber mata air yang menjadi kebutuhan pokok warga desa Ngenep dusun Baba’an selama turun menurun.

       Saat dikonfirmasi kepala Desa Niti Achmad menyampaikan ” mas warga saya yang mana, kok ngak datang kesaya malah kemedia, kalau memang perumahan itu mengganggu serta mencemari mata air maka kami akan ajukan untuk dibuatkan WC umum dari pemerintah.” ungkapnya.

        Berbeda dengan keterangan warga desa pada media Restorasi Hukum Nasional (RHN) yang namanya enggan dimediakan ” Semenjak perumahan itu berdiri mata air didesa kami sering tercemar mas, kadang bau yang sangat menyengat dan lagi air yang sering keruh.” ungkapanya.

        Selain itu warga juga mengeluhkan pada saat pihak pengembang melakukan penebangan pohon bambu tanpa ijin, selama ini ditempat sumber mata air tersebut sering dilakukan untuk kegiatan ruwat desa.

        Sementara dari pihak pengembang sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (Rd)    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here