Lomba Dayung dan Festival Sego Jagung Sambel Wader Serta Umbul-Umbul Majapahit

0
16

Mojokerto, restorasihukum.com – Disporabudpar Kabupaten Mojokerto kembali mengadakan Lomba Dayung Perahu Majapahit, dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-723. Gelaran ke-empat yang mendulang sukses sejak tiga tahun berturut-turut ini dipusatkan di area MKP (Mojokerto Kawasan Pariwisata) Brantas.

             Pungkasiadi, kala Wabup Kota Mojokerto memberi kan sambutan acara mengatakan jika lomba tahunan Perahu Dayung Majapahit sangat berpotensi menjadi stimulan peningkat potensi wisata. Dikemas bersamaan dengan Festival Sego Jagung Sambel Wader dan Umbul-Umbul Majapahit, Wabup optimis jika  wisata yang lebih variatif sangat mungkin untuk dimunculkan sebagai pendongkrak salah satu sektor penyumbang terbesar PAD ini.

             Sungai Brantas yang merupakan sungai terpanjang ke-dua setelah Bengawan Solo. Potensinya sangat luar biasa bagi sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto, salah satunya adalah Perahu Dayung Majapahit yang mendulang sukses selama tiga tahun berturut-turut. Tahun ini juga ditambah Festival Sambel Wader yang jadi pusaka kuliner khas Majapahitan. Nanti mungkin bisa ditambah Festival Layang-Layang Hias, kita akan gali hal tersebut bersama-sama dengan Disporabudpar  kata Wabup      Jumat (27/5).

            Perbeda dengan perlombaan dayung beberapa tahun lalu, jika konsep 2013 dan 2014 adalah memperlombakan peserta antar desa se-Kabupaten Mojokerto, maka pada 2015 tiap tim bebas merekrut pedayung dari mana saja. Disporabudpar pada event yang sama di tahun 2016 ini, melombakan peserta dari kalangan siswa menengah atas baik negeri maupun  swasta se-Kabupaten Mojokerto.

            “Kita melihat banyak bibit atlet muda berbakat yang belum terbina. Berangkat dari hal tersebut, maka lomba dayung tahun ini kita khususkan bagi peserta dari kalangan pelajar menengah atas se-Kabupaten Mojokerto. Perlombaan yang kita agendakan tiga hari ke depan (27 Mei-29 Mei), diikuti oleh 40 peserta. Untuk Festival Sego Jagung Sambel Wader sendiri, diikuti oleh Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto,” terang Kepala Disporabudpar, Ustadzi Roiz.

            Wabup beserta istri, Yayuk Pungkasiadi, memberangkatkan peserta dayung yang ditandai ayunan chequered flag oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Mojokerto, Akhmad Jazuli. Dilanjutkan  ke meja peserta Festival Sego Jagung Sambel wader. (Erw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here