LSM GEBER Sidoarjo Datangi PT Roa Technologi Indonesia Diduga Belum Kantongi Izin Operasi

0
57

Sidoarjo, restorasihukum.com – PT Roa Tehcnologi Indonesia Yang bergerak di bidang penjualan pasir dan batu koral di duga belum kantongi ijin usaha pemecah batu koral,dan Amdal Analisa dampak lingkungan dan lalu lintas(lalin)Perusahan pemecah batu yang melaksanakan pengolahan batu di jalan lingkar timur desa klurak ternyata belum mengantongi ijin dari Pemerintah,belum memberi ijin, kalau dia beroperasi pasti illegal,” ungkap  H Amak junaidi, kepada wartawan senin (7/10).

menjawab pertanyaan wartawan terkait aktivitas perusahaan pemecah batu tersebut.Menurutnya, hingga bulan ini, pengoperasian perusahaan harusnya  dikaji dulu dampak lingkungannya oleh pihak Dinas lingkungan, dan juga harus mendengar pendapat masyarakat di sekitar lokasi.

“Sejauh ini pihak kami LSM GEBER telah melakukan pemantauan dan menganalisa kegiatan perusahaan pemecah batu tersebut, ternyata perusahaan Tersebut belum mengantong ijin untuk beroperasi,” akunya.”jelasnya.

Parahnya lagi, kata dia, perusahaan dimaksud juga tidak memiliki dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). 

Hal tersebut, jelasnya, sangat bertentangan dengan Peraturan Pemerintah RI nomor 27 tahun 2012 tentang ijin lingkungan.Dalam hal ini adalah izin diberikan kepada setiap orang yang melakukan usaha dan atau kegiatan yang wajib AMDAl atau UKL-UPL dalam rangka perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup sebagai prasyarat memperoleh izin usaha dan atau lingkungan hidup.

Kemudian, sambungnya, pasal 2 PP yang sama menegaskan, dalam hal lokasi rencana usaha dan atau kegiatan setidaknya sesuai dengan rencana tata ruang, 

Sedangkan Priabodo selaku karyawan PT Roa tehnologo indonesia beralibi bahwa perusahanya sudah melakukan Perijinan tapi masih dalam proses berjalan.(sis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here