Mau Mencalonkan Lagi, Bupati Bantul Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

0
13

Yogyakarta restorasihukum.com – Bupati Bantul, Sri Suryawidati yang baru saja menerima mandat untuk maju kembali dalam pilkada di kabupaten Bantul dilaporkan Gerakan Anti korupsi Yogyakarta (GAKY) ke Polda DIY. Sri dilaporkan karena dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi dana Persiba Bantul.

       Koordinator GAKY, Benny Susanto mengatakan ada fakta – fakta yang ditemukannya terkait dengan keterlibatan bupati Bantul dalam kasus dana hibah Persiba Bantul yang kini menjerat suaminya sebagai tersangka Idham Samawi .

      “Dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari APBD untuk KONI Bantul ke Persiba Bantul merupakan inisiatif Bupati Bantul dan Ketua KONI, Idham Samawi. Kita tahu dana hibah tersebut dianggarkan tahun 2011, tapi faktanya penggunaannya justru untuk membayar utang Persiba tahun 2010 sebesar 3,8 Miliar,” katanya pada wartawan di Polda DIY,

      Menurutnya pencairan dana hibah dan penggunaannya sudah tidak sesuai dengan mekanisme pencairan anggaran negara untuk kegiatan sesuai  tahun anggaran yang sedang berjalan. Dia pun membantah jika laporannya tersebut hanya untuk mencari sensasi belaka, sebab sehari sebelumnya Bupati Bantul baru saja menerima rekomendasi dari partainya PDI Perjuangan untuk maju kembali dalam Pilkada Desember mendatang.

      “Ini bukan tiba-tiba saja kami melapor. Bukan cari sensasi. Ini sudah lama kami dalami. Kami ini juga memiliki visi dan misi serta mandat yang sama untuk pemberantasan korupsi,” tegasnya.

       Seperti kasus dugaan korupsi dana hibah Persiba senilai Rp 12,5 miliar sudah ada 4 tersangka yang kami laporkan  yaitu Idham Samawi (mantan Bupati Bantul, Ketua KONI Bantul, Ketua PSSI Bantul dan ketua Persiba Bantul), Edy Bowo Nurcahyo (mantan Kepala Pemuda dan Olahraga Pemda Bantul), Dahono (mantan bendahara Persiba) dan Maryani, (Direktur PT Aulia Trijaya Mandiri).

       Dua dari tersangka yaitu Dahono dan Maryani telah disidangkan di Pengadilan Tipikor Yogyakarta. Mereka dijerat Pasal 2 Ayat 1 junto Pasal 18 Undang-undang Tindak Pidana korupsi junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 junto Pasal 64 KUHP. (Vdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here