Menuju Nilai BB Dari KEMENPAN RB, Bagian Organisasi Digitalisasikan SIAKIP 2019

0
42

Batu – restorasihukum.com – Dengan Digitalisasi, Pemerintah Kota Batu melalui Bagian Organisasi Setda Kota Batu targetkan  Akuntabilitas Kinerja Pemerintah 2019 mendapatkan nilai BB atau A dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN RB.)

Hal itu disampaikan Andhang Budhy Harsa, SE, Kabag Organisasi Kota Batu kepada Media restorasihukum.com, kamis sore (8/8/2019).

Dalam uraiannya, Ia menyebut digitalisasi akan disinkronisasi dengan E- Planning milik Bapeda,

sehingga Kes Keding Visi misi Walikota Batu Dewanti Rumpoko yang tertuang dalam RPJMD bisa linier dengan rencana strategi (renstra) yang ada dimasing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Arahnya, keterkaitan kegiatan dengan RPJMD bisa lebih transparan, selama ini kita kan hanya buka tutup dokumen, Sekarang kita visualisasikan dalam bentuk digital sehingga masyarakat tahu, OPD juga memahami program yang menunjang visi misi Walikota Batu yang prioritas mana, tidak ada yang merasa lebih penting dan mendahului.

Hal ini akan berdampak tepat pada distribusi anggaran, Kita tahu mana  yang harus berdinamika maju dan mana yang  berdinamika kesamping. 

Data Base yang kita pakai adalah RPJMD tahun 2007 – 2022, Renstra. Indikator Kinerja Utama dan pencapaian Kinerja, Ini adalah sebuah kemajuan agar target nilai BB bisa kita raih, jelas Andhang.

Bahkan Walikota Dewanti juga memberi tantangan  kepada bagian organisasi untuk bisa lompat ke nilai A, tentunya kita secara cepat merespon, salah satu caranya dengan Sistem Informasi Akuntabilitas kinerja pemerintah (SIAKIP).

Selain itu juga peleburan Kelembagaan yang di anggap memiliki Fungsi dan Output yang sama, diantaranya Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan.

Tujuannya adalah tidak ada double digit, cukup single one. Ini yang disebut Maturitas OPD atau kedewasaan OPD sesuai Permendagri no 99 tahun 2017 tentang pembinaan dan pengendalian perangkat daerah, lanjutnya.

Turut memberikan penjelasan, Kasubag Sumberdaya Aparatur dan Pengembangan Kinerja, Bayu Lahiriawan. SE, mengatakan Pemkot Batu pada 2017 mendapatkan nilai C, hal itu disebabkan belum ada sinergitas OPD  tentang RPJMD, Renstra, dan capaian kinerja.

Pada tahun 2018 mendapatkan nilai B karena sudah ada capaian kinerja, sinkronisasi RPJMD, Renstra, evaluasi kerja, serta perjanjian kerja sampai tingkat eselon IV.

Pada 2019, target kita adalah nilai BB, untuk mencapainya perjanjian kerja harus sampai kepada staf atau pelaksana serta memperbaharui budaya kerja, artinya aparatur melakukan kegiatan harus terukur dengan pengontrolan target yang harus dicapai dituangkan dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), selaras dengan Kes Keding yang ada di SIAKIP.

Terkait SIAKIP, kita telah mereview dengan pembaharuan software, sehingga linieritas dengan Kes Keding, renstra sampai pencapaian kinerja bisa kita lihat.

Kes Keding itu adalah pohon kinerja dimulai dari indek pencapain visi misi Walikota yang diterjemahkan Kepala OPD kedalam rencana strategi, kemudian dijabarkan oleh Kabid, Kasi dan dilaksanakan oleh staf, masih Kata Bayu Lahiriawan ,SE. Yud/Rin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here