Senin, 09 Oktober 2017 15:47

BLK Provinsi Jawa Timur Berikan Pelatihan Meubeler Di Rutan Bangil Pasuruan

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Pasuruan, restorasihukum.com - Rumah tahanan (Rutan) merupakan tempat pembinaan bagi para nara pidana dalam menjalani proses hukum. Tidak hanya itu, pelatihan-pelatihan keterampilan juga diberikan untuk bekal saat nanti bebas dari rutan.

               Salah satunya Rutan Bangil yang menjadi tempat program UPT BLK Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dalam memberikan pelatihan dalam bidang meubeler. Mulai tanggal 28 Agustus sampai 13 Oktober 2017.

               Kepala Rutan Bangil Pasuruan" Wahyu I.Amd.IP.SH.MM menjelaskan pada media restorasihukum.com senin, (09/10/2017) bahwa kegiatan pelatihan meubeler ini merupakan program dari BLK Provinsi Jawa Timur.

               "Pelatihan ini diikuti 16 napi yang massa tahanan menjelang bebas sekarang tinggal 13 lainnya sudah bebas. Hampir semua napi yang ikut pelatihan ini tidak tau apa-apa (mulai dari nol)" terangnya.

                Lanjut Wahyu, untuk dana, fasilitas, maupun bahan itu semua dari BLK, karena ini merupakan programny. "Saya hanya menyediakan tempat juga napi untuk dilatih membuat keterampilan dari kayu (meubeler) seperti kursi, meja dan lemari," paparnya.

                Sedang instruktur BLK "Samsul Arif" menyampaikan bahwa pelatihan ini memang program UPT BLK Pasuruan Provinsi Jawa Timur.

               "Tahun 2017 ini pihak UPT lakukan pelatihan-pelatihan di 5 lokasi, salah satunya Rutan Bangil yang jadi lokasi keempat dari program ini," terangnya.

                Dari awal pelatihan sampai sekarang sudah menghasilkan 4 unit kursi, 4 meja, 2 meja kantor, 4 lemari (finising), sedang meja bulat dapat 2 kurang 4 lagi. "Semua hasil pelatihan meubeler akan di tinggal di rutan (dihibahkan),"pungkasnya.

                 Dengan adanya pelatihan ini, kepala Rutan "Wahyu" berharap agar napi yang bebas nanti mempunyai keterampilan (skill) dalam bidang meubeler, bisa ikut kerja diperusahaan, kalau punya modal bisa buka usaha sendiri," harapannya. (sy/abr)

Dibaca 31 kali