Selasa, 17 April 2018 19:38

Pemohon E-Ktp Baru Sekarang Tidak Lagi Dapat Surat Keterangan (Suket)

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Pasuruan, restorasihukum.com - Setiap hari UPT-05 Dispendukcapil Pandaan dipenuhi para pemohon pembuatan KTP elektronik baru, baik pemohon dari kecamatan Pandaan, Prigen maupun Gempol, oleh sebab itu para pegawai UPT tersebut harus bekerja ekstra untuk melayani masyarakat dalam pembuatan data pribadi mulai dari E- Ktp, Kartu Keluarga, akte kelahiran sampai dengan pembuatan akte kematian.

          Dari beberapa pembuatan data pribadi tersebut, yang paling disoroti masyarakat adalah pembuatan Ktp elektronik, pasalnya, banyak masyarakat mengeluh akan lamanya pembuatan kartu pribadi tersebut.  

          Tapi, kini masyarakat bisa bernafas lega, karena mulai tanggal 20 Maret 2018 semua pemohon baru tidak lagi mendapatkan surat keterangan (Suket), tapi akan langsung cetak E-KTP.

           Kepala UPT Dispendukcapil Pandaan Srihandayani S.Sos.MM mengatakan, mulai tanggal 20 Maret 2018 semua pemohon baru tidak lagi mendapatkan suket, tapi mereka langsung cetak E- Ktp.

          "Dengan permintaan blanko dipusat sekarang mudah, maka mulai tanggal 20 Maret 2018 pemohon baru akan langsung cetak asli, tidak lagi mendapatkan surat keterangan (suket) seperti pemohon tahun sebelumnya," terangnya pada media restorasihukum.com, (17/04/2018).

          Lanjut Yani, meski demikian mereka tidak akan langsung dapat E-Ktp, mungkin satu sampai dua minggu bisa diambil.

          "Semua butuh proses, tidak mungkin langsung jadi, paling satu atau dua minggu, tidak seperti tahun sebelumnya. Dulukan mesin cetaknya ada 2, juga keterbatasan blanko jadi ya lama. Tapi sekarang alhamdulillah mesin cetaknya sudah ada 4 dan blangkonya mencukupi jadi agak cepat, makanya sekarang pemohon baru langsung cetak begitu juga dengan pemohon tahun 2017, tahun ini akan tercetak semua," katanya.

          Yani menambahkan, sekarang ini  E-Ktp yang sudah jadi banyak yang belum diambil oleh pemohon. "Dari pada E-Ktp yang sudah jadi menumpuk di UPT, saya mempunyai inisiatif untuk menyerahkan atau mendistribusikan langsung ke kepala desa tiap wilayah. Biar nanti masyarakat bisa mengambilnya di kantor desa, apalagi sebentar lagi pilkada saya tidak ingin nanti disalahkan," jelasnya.

          Saat ini, kecamatan Pandaan yang sudah, tinggal Prigen dan Gempol,"pungkasnya.(sy)

Dibaca 65 kali