Jumat, 08 Juni 2018 20:15

Tahun 2018 Desa Sekarmojo Prioritaskan Pembangunan Jalan Usaha Pertanian

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Pasuruan, restorasihukum.com - Guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan wargnya, pemerintah desa Sekarmojo, kecamatan Purwosari, kebupaten Pasuruan, tahun ini akan membangun akses jalan pertanian, pavingisasi, tembok penahan tanah (TPT), plengsengan, juga penambahan jaringan air bersih.

          Di tahun 2018 ini, pemerintah desa Sekarmojo mendapatkan kucuran dana dari pemerintah sebesar 1,7 Milyar, meningkat dari tahun kemarin sebesar 1,4 Milyar.

          Kepala desa Sekarmojo "Kunto Dewo" yang juga sebagai ketua paguyuban kepala desa se-kecamatan Purwosari mengatakan, anggaran tahun ini sudah cair, baik itu dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD).

          "Meski anggaran sudah terserap, pembangunan tahap pertama masih belum dikerjakan mas, soalnya dana cair mepet dengan hari raya, sehingga untuk mendatangkan paving tidak mungkin, kalau pasir saja bisa, jadi untuk pembagunan tahap pertama dikerjakan setelah hari raya," terang Dewo nama akrabnya pada media restorasihukum.com, Jum'at, (08/06/18).

         Tahun ini, lanjut Dewo, masih prioritaskan pembangunan fisik, seperti jalan usaha tani, pavingisasi , TPT, plengsengan, kanopi pendopo, tribun lapangan juga penambahan jaringan air bersih.

          "Anggaran 20% sebesar 119 juta tahap pertama, akan dialokasikan untuk pembangunan Pavingisasi dusun Candi dengan panjang 370 meter, juga jalan usaha tani anggaran dari dinas,"paparnya.

          Sementara tahap kedua dan terakhir, ada plengsengan, TPT, plengsngan, kanopi, tribun lapangan, juga ada penambahan jaringan air bersih.

          "Untuk plngsengan tahap kedua didusun Mojo, panjang 208 meter, dengan mengalokasikan dana sebesar 51 juta. penambahan jari air bersih untuk 20 rumah," terangnya.

          Dengan adanya program pembangunan desa, masyarakat bisa menikmati dan merasakan dana bantuan dari pemerintah ini dan juga bisa menambah nilai jual hasil pertanian seperti padi, kacang, kedelai, dan jagung.

          "Sebelumnya, akses jalan pertanian sempit, mobil tidak bisa masuk. Kini, setelah jalan diperlebar dan di paving, mobil bisa masuk untuk mengangkut hasil pertanian. Dengan begitu, nilai jual hasil pertanian nantinya bisa bertambah," pungkasnya.(sy)

 

 

 

Dibaca 29 kali