Selasa, 10 Juli 2018 13:37

Ketua Partai Sebut Begal, Polisi Sebut Penganiayaan Akibat Miras

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

NIAS SELATAN, restorasihukum.com - Kepolisian Resort Nias Selatan membantah keras informasi yang meluas di jejaring sosial facebook terkait adanya kasus begal di wilayah Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang diposting oleh Ketua DPC PDI-P Nias Selatan, Siotarozisokhi Gaho alias Sio Gaho, melalui akun pribadi resminya.

"Kejadian tersebut bukanlah akibat pelaku begal ataupun perampokan seperti yang Bapak Sio Gaho posting di akun Facebooknya. insiden itu melainkan peristiwa penganiayaan/pengeroyokan yang di akibatkan karena mabuk minuman keras", Ucap Kapolres Nias Selatan melalui Ps. Paur Subbag Humas, Brigadir Dian Octo Tobing, Kepada wartawan. Senin (9/7/2018).

Brigadir Dian Octo menjelaskan bahwa adapun kronologis insiden tersebut yakni terjadi, Sabtu (7/7/2018) malam di Desa Hiliamaeta Luo, Kecamatan Toma.

Kejadian tersebut berawal dari adanya acara pesta anak muda di Desa Hiliamaeta Luo. Disela acara pesta tersebut ke-5 remaja  mengisi acara dengan mengkonsumsi minuman keras jenis tuak.
Terjadilah salah paham antara pemuda Desa Hilinamazaua (korban) yang kebetulan datang bertandang ke Desa Hiliamaetaluo yang tersinggung akibat ucapan perkataan.

Puluhan pemuda mulai menghadang dan memukuli beberapa pemuda asal Desa lain yang bertandang di Desa Hiliamaetaluo, hingga insiden pemukulan pun berlanjut di Desa Hilinafaoso.
"Perlu di konfirmasi, Bahwa sebelumnya antara pemuda yang hadir dengan pemuda setempat pada acara pesta tersebut sudah terjadi keributan, dan sempat didamaikan oleh beberapa Tokoh Masyarakat", Tuturnya

Saat ditanyai Polisi, lanjut Brigadir Dian Octo, Para korban mengatakan bahwa mereka di ajak ke sebuah lokasi pesta di Desa lain untuk berpesta joget dan mengkonsumsi miras jenis tuak hingga terjadi adu mulut karena bersenggolan.

Usai pulang meninggalkan tempat pesta. Diperjalanan mereka di kejar sejumlah pemuda dengan mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam dan kayu, sehingga terjadi pembacokan serta penganiayaan dan pengerusakan sepeda motor milik mereka selaku korban.
"Jadi itu kronologis sebenarnya. Mari tolak miras dan mari kita budayakan mencari tahu informasi yang benar suatu peristiwa/ kejadian sebelum menyebarkan info tersebut kepada orang lain. Karena menyebar informasi Hoax serta menyebarkan informasi kebencian dan Isu SARA dapat di jerat Undang-Undang UU ITE", Hal dari kejadian tersebut masih tahap proses penyelidikan Polisi. Pungkasnya

Sebelumnya, Akun facebook milik Ketua DPC PDIP Nias Selatan (Sio Gaho) memposting dalam akun pribadinya terkait kasus begal yang terjadi diwilayah Hukum Polres Nias Selatan, yang kini telah dilihat oleh ratusan pengguna facebook.
(al)

Dibaca 10 kali