Redaksi

Redaksi

Minggu, 27 Mei 2018 16:06

Surabaya, restorasihukum.com - Penunjukkan Jatim sebagai tuan rumah even nasional Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019,  perlu persiapan matang, termasuk materi diskusi. Dengan demikian,  sebagaimana diharapkan PWI pusat, pertemuan nasional ini  bukan hanya untuk nongkrong atau kongkow-kongkow  tetapi memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jatim.
 
Hal tsb disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo pada acara “Buka Puasa Bersama Gubernur Jatim Dengan PWI, Pimpinan Media Cetak, On Line, dan Elektronik” di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (26/5) malam.
 
Sebagai langkah awal, lanjutnya, Pemprov  Jatim mengundang jajaran PWI Jatim dan pimpinan media, baik cetak, online, maupun elektronik di Jatim untuk penyamaan persepsi, termasuk materi diskusi. “Setelah itu, dilanjutkan pertemuan-pertemuan jajaran Pemprov. Jatim pertemuan dan PWI Jatim dengan PWI Pusat,” ujarnya.
 
Terkait agenda kegiatan, Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini mengusulkan, antara lain perlunya diskusi mengenai pengaruh digitalisasi, termasuk digitalisasi ekonomi dan media.
 
“Digitalisasi ekonomi jangan menjebak kita pada digitalisasi trading yang menjadikan kita semata-mata sebagai trader, tetapi lebih dari itu kemampuan kita menjadi industri atau digital industri,” pesannya. Dengan demikian, kita tidak hanya menjadi konsumen bagi yang lain.   
 
Ditambahkan, juga perlu dipikirkan apakah digitalisasi ini mematikan  media mainstream, atau sebaliknya menjadi bonus  bagi media mainstream. Untuk itu,  perlu dilakukan FGD untuk merumuskan upaya mempertahankan media mainstream didalam proses memberikan informasi yang berkualitas.
 
Bagi Pakde Karwo, mempertahankan media mainstream merupakan hal sangat penting, karena media jenis ini tetap menjadi rujukan kepastian informasi, termasuk media digital on line. Dengan data  kuat dan akurat yang dianalisis dan diolah menjadi informasi, media on line melengkapi media mainstream cetak dan elektronik.  
 
“Saya yakin Jatim bisa menyumbangkan pemikiran terkait digitalisasi ini sebagai bagian dalam perkembangan yang tidak bisa ditahan,” ujarnya sambil menambahkan  dengan demikian digitalisasi akan menjadi bonus, bukan sebaliknya sebagai bencana.
 
*Investasi Rp. 328 Triliun Siap Masuk Jatim*
 
    Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo juga menyampaikan saat ini terdapat investasi sebesar Rp. 328 triliun yang siap masuk ke Jatim, atas dasar ijin prinsip, dengan nilai PMA sebesar Rp. 248 triliun. “Tanggal 30 Mei ini kita kumpul dengan para pengusaha tsb,” ujarnya seraya menambahkan untuk PMDN tinggal landing karena sudah mengetahui mengetahui kultur dan kondisi di Jatim.  
 
Kepastian realisasi investasi tsb, lanjut Pakde Karwo, tergantung dari hasil pertemuan ini, yang diantaranya juga akan menjelaskan bahwa di Jatim aman. Demikian pula,  para pengusaha asing yang sudah ada di Indonesia ikut memberikan penjelasan tentang situasi bisnis di Jatim.
 
Ditambahkan, pihaknya optimis para investor asing tersebut tetap menanamkan modalnya di Jatim. Karena, kondisi di Jatim sudah aman terkendali. Juga, akar terorisme sudah dideteksi dan dicabut oleh kepolisian, serta UU anti terorisme telah disahkan oleh DPR RI.   
 
“Gangguan-gangguan seperti ini bersifat internasional, tidak hanya di Indonesia saja. Bahkan negara adikuasa seperti Amerika Serikat saja juga mengalami gangguan ini,” tegasnya. Oleh karena itu, ia optimis para pengusaha tetap akan melakuka  investasi di Jatim.
 
*PWI Jatim Siap Sukseskan HPN 2019*
 
    Dalam sambutannya, Ketua PWI Jatim, Ahmad Munir mengatakan, pihaknya siap menyukseskan HPN 2019 yang akan digelar di Jatim. “Dari tahun ke tahun, PWI jadi motor penggerak HPN. Karena itu, kami siap mengantar Pemprov Jatim menjadi tuan rumah pada HPN 2019 mendatang” ujarnya.
 
    Menurut Munir, HPN  merupakan even terbesar bagi insan pers, bukan hanya tingkat nasional, tetapi bahkan se-Asia. Pandangan ini disampaikan  insan pers dari  berbagai negara di Asia ketika mengikuti HPN-HPN sebelumnya.  
 
    “Mereka kaget, bangga, dan heran melihat hari persnya Indonesia. Oada acara ini, seluruh wartawan se-Indonesia, dari yang tua sampai muda bisa hadir di HPN, yang tempatnya selalu berpindah-pindah diseluruh provinsi se-Indonesia. Itu artinya kekuatan pers kita  kuat” tegasnya.
 
    Munir menegaskan, bersama Pemprov Jatim, pihaknya akan melakukan koordinasi secara intensif untuk mempersiapkan penyelenggaraan HPN 2019. Alasannya, selain even berskala nasional, momen ini juga menjadi event akbar terakhir bagi Pakde Karwo sebagai Gubernur Jatim.
 
    “HPN 2019 akan digelar pada 9 Februari 2019, sementara Pakde Karwo akan pamit secara formal sebagai Gubernur Jatim pada 12 Februari 2019. Jadi ini menjadi even pamungkas Pakde Karwo yang akan pamitan kepada wartawan seluruh Indonesia” katanya.  
 
    Secara khusus, Ahmad Munir memberi apresiasi kepada Pakde Karwo yang mau memperjuangkan Jatim sebagai tuan rumah HPN 2019. “Logikanya, Pakde Karwo akan pensiun pada 2019, jadi sudah tidak ada kepentingan. Untuk apa mau susah-susah mengurus teman-teman media? Jadi ini karena kebaikan beliau yang begitu perhatian dengan teman-teman media” pujinya yang disambut tepuk tangan hadirin.
 
     Ditambahkan, selama 10 tahun Pakde Karwo memimpin sebagai gubernur, Jatim tumbuh dengan luar biasa. Dimana pertumbuhan ekonominya selalu diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Terakhir pada 2017, pertumbuhan ekonomi nasional hanya 5,1%, sedangkan Jatim bisa tumbuh  5,45%.
 
    “Ini berkat peninggalan atau landasan dasar yang diletakkan Pakde Karwo lewat Jatimnomic-nya. Kami mewakili insan media mengucapkan terma kasih kepada Pakde Karwo” pungkasnya.  
 
    Hadir dalam kesempatan ini, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, para kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, para tokoh pers dan komunikasi, diantaranya Prof. Sam Abede, Ali Salim, Joko Tetuko, para pimpinan PWI Jatim dan pimpinan media, baik cetak, televisi, dan online. (humasjatim:adit)

Minggu, 27 Mei 2018 15:58

Malang, restorasihukum.com – Satu orang meninggal dan seorang lagi terluka berat saat tumpukan (petasan) mercon berbagai ukuran meledak hancurkan sebuah rumah di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pukul 08.00 Minggu (27/5/2018) pagi.

Satu orang yang meninggal adalah Suin (30) dan yang terluka Maskur (42) kritis karena luka berat. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi, Danramil Lawang, Kapten (Arm) Sunardi, beserta sejumlah anggotanya langsung mendatang lokasi tempat kejadian perkara (TKP)

Ada tiga rumah yang luluh lantah akibat ledakan petasan itu. Rumah itu selama ini didiami Maskur dan digunakan untuk produksi petasan atau yang biasa dikenal dengan nama mercon bagi warga sekitar.

"Hampir setiap ada kesempatan, bahkan beberapa kali sudah saya panggil dan saya nasehati kepadanya (Maskur) untuk menghentikan kegiatannya itu," kata Kepala Desa Sidoluhur Mulyoko Sudarsana kepada media di lokasi kejadian tersebut.

Bahkan Maskur telah dua kali dihukum karena tertangkap menjual mercon. "Setiap ada pertemuan, pengajian dan sebagainya saya selalu nasehati dia agar menghentikan kegiatan itu,"ucapnya.

Selain tiga rumah hancur, ada lima rumah warga RT 2 RW 1 Desa Sidoluhur yang  terdampak ledakan mercon mengalami hancur kaca-kaca rumahnya.(*)

Sabtu, 26 Mei 2018 14:45

restorasihukum.com - 8 Penyakit Yang Bisa Sembuh Dengan Berjalan Kaki. Berjalan kaki ternyata manfaatnya banyak sekali. Jika selama ini anda belum terbiasa atau malam untuk berjalan, maka sebaiknya anda pikirkan kembali. Menurut satu penelitian, berjalan bisa mengurangi 8 jenis penyakit. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit tersebut tanpa harus mengeluarkan uang.

Mulai sekarang rajin-rajinlah berjalan dan rasakan manfaatnya. Berikut 8 jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan berjalan kaki:

1. Serangan Jantung: Berjalan dapat mengurangi risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner) agar menjadi segar dan berfungsi normal memompa darah tanpa henti.

Berjalan dengan cepat bisa mengalirkan darah ke dalam jantung. Dengan sering berjalan, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spans penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki agak cepat. Minimal lakukan jalan kaki agak cepat ini 5 kali seminggu.

Tidak banyak cara di luar ini yang dapat mengobati penyakit seperti ini. Berjalan dengan cepat bisa menurunkan risiko serangan jantung.

2. Stroke: Satu penelitian dilakukan kepada 70 ribu pasien di Harvard School of Public Health yang bekerja sambil berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu. Hasilnya resiko terserang stroke menurun hingga dua pertiga.

3. Membakar Lemak: Rutin berjalan kaki akan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang tersimpan di dalam tubuh akan ikut terbakar, kemudian kenaikan berat badan tidak terjadi.

4. Melangsingkan Badan: jika Anda kelebihan berat badan, mulailah untuk rutin berjalan.  Pergerakan kaki hingga seluruh tubuh mampu menurunkan berat badan dan lemak yang ada terutama diperut. Lemak anda akan terkikis. Lakukan berjalan kaki secara rutin selama satu jam.

5. Kanker: Gejala kanker akan lenyap dengan sendirinya jika kita rajin jalan kaki. Kanker yang dimaksud adalah jenis kanker usus besar (colorectal Carcinoma).

Kita tahu, pergerakan badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih lancar. Kanker usus terjadi karena kotoran yang  tertahan lama dalam saluran pencernaan. Sementara dalam satu studi lain, berjalan bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara.

6. Osteoporosis: Sering berjalan bukan hanya menyebabkan otot-otot tubuh menjadi sehat, kerangka atau tulang di dalam tubuh Anda juga akan menjadi sehat dan kuat.

Osteoporosis tidak cukup hanya dengan rutin mengkonsumsi vitamin D dan kalsium yang banyak, tubuh juga membutuhkan pergerakan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit di bawah sinar matahari pagi dan Anda akan terhindar dari osteoporosis.

7. Diabetes: Dengan rutin berjalan sekitar 6 km per jam, dalam tempuh sekitar 50 menit, mampu mencegah berkembangnya diabetes, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).

Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara gerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Anda hanya membutuhkan berjalan secara rutin untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari diabetes.

8. Depresi: Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresan yang biasanya diminum secara rutin oleh penderita depresi. Mulai sekarang, rajinlah berjalan kaki akan menyembuhkan pasien yang tengah depresi.

Itulah manfaat berjalan kaki yang bisa mencegah bahkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. So, mari kita berjalan kaki…

Sabtu, 26 Mei 2018 14:32

Rokan Hilir (Riau), restorasihukum.com - Kami minta Dinas terkait untuk lebih transparan, propesional dan dalam hal menentukan pembagian kegiatan paket pekerjaan balk dalam hal mauptm paket pekerjaan penunjukan langsung (PL), sebaiknya yang terkait lebih selektif untuk memberikan paket pekerjaan proyek kepada pihak ketiga, dan ada indikasi proyek tertentu di monopoli oleh Individu tertentu sehingga rekanan Kontrator yang lain tidak kebagian.

Ada indikasi paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) maupun pelelangan umum dari dinas tertentu beberapa oknum DPRD mengklaim bahwa paket aspirasi tersebut adalah kepunyaan mereka dan mereka lah yang berhak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, dan setiap paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) dan paket pelelangan umum setiap Dinas selalu beralasan bahwa paket pekerjaan tersebut kepunyaan aspirasi oknum anggota DPRD tertentu dan ini sudah berulang-ulang tiga tahun terakhir dan sepertinya sudah semacam tradisi permainan dalam lingkaran setan kami meminta oknum anggota DPRD tersebut bekerjalah secara profesioanal jalankanlah fungsi saudara sebagai Legislasi (Membuat UU/Perda), Budgeting (Membuat Anggaran bersama Pemda), dan Controling (Pengawasan menyeluruh), jangan lah ditambah lagi fungsi saudara “Bermain Proyek”.

Hal ini disampaikan Oleh Dzulpakar SE. MSi selaku pimpinan ASKUMINDO (Asosiasi Kontraktor Umum Indonesia) kepada awak Media lassernewstoday saat di temui di kediamannya di Jln. Sempurna, Sabtu, (26/05/2018).

Ada indikasi beberapa oknum anggota DPRD berlindung di balik aspirasi untuk mendapatan dan memonopoli semua paket pekerjaan yang di usulkan mereka sendiri melalui dana aspirasi oknum anggota DPRD tersebut, sehingga azas proporsionalitas pembagian paket pekerjaan tersebut diabaikan oleh dinas yang bersangkutan. Kami juga mendengar alasan pada Dinas tertentu dengan dalih dana aspirasi oknum anggota DPRD tetapi untuk kepentingan orang dalam dinas itu sendiri, sehingga rekanan yang datang untuk meminta paket pekerjaaan tersebut tidak bisa diakomodir lagi.

Seharusnya dinas berkerja secara profesional dan proporsional jangan ada rasa ketakutan dan intimidasi oleh lembaga-lembaga dan instansi tertentu dengan mengabaikan kepentingan para rekanan kontraktor yang tergabung di dalam semua asosiasi konstruksi yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

Diminta kepada dinas terkait tolong hargai kami sebagai asosiasi konstruksi sebagai mitra utama dalam hal berbagai pekerjaan konstruksi. (AB/Red)

Sabtu, 26 Mei 2018 14:27

Makassar, restorasihukum.com - Dinas Sosial (Dinsos) Makassar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) terhadap sejumlah kos-kosan dan wisma di Makassar, Sabtu (26/5/2018) dinihari.

Akibatnya, 10 pasangan mesum, 3 pekerja seks komersial hingga seorang pelajar SMA di Makassar juga ikut diamankan petugas.

“Kita razia dibulan Ramadan, ternyata masih ada saja kita temukan pasangan mesum. Kita temukan 10 pasangan mesum, PSK dan seorang pasangan anak di bawah umur,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir.

Para pasangan mesum dan PSK itu pun kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita amankan di kantor dulu, kita asesmen dulu, keterlibatannya apa. Kalau yang PSK pasti kita bawa ke Panti,” jelasnya.

Sejumlah titik yang dirazia petugas diantaranya di Jalan Sungai Limboto Makassar, sejumlah Wisma di Jalan Topaz Panakkukang.

Mukhtar pun menambahkan bahwa selama Ramadan pihaknya akan rutin melakukan operasi Pekat tersebut.

“Pasti kita razia terus, mungkin besok lagi, semoga mereka bisa sadar tidak mengulangi perbuatannya karena inikan bulan Ramadan,” tutupnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?


Sabtu, 26 Mei 2018 14:06

Lumajang, restorasihukum.com - Undangan yang dilayangkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lumajang, pada kamis (24/5) tidak dihadiri oleh BKD, dengan alasan ada acara ditretes Pasuruan. Kemudian Panitia Pengawas Pemilu melayangkan panggilan kedua pada jumat (25/5), tetapi BKD tetap mangkir, tidak mau mendatangi panggilan tersebut.

Pemanggilan itu terkait persoalan mutasi pejabat tinggi tingkat pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, yang diduga banyak kejanggalan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisioner Panwaslu Kabupaten Lumajang, Amin Sobari SH, tadi malam, sebelum acara permintaan keterangan dari Plt Bupati Lumajang, dr Buntaran Supriyanto MKes.

“Setelah dilakukan pemanggilan terhadap 3 saksi, kini giliran BKD Kabupaten Lumajang, dan PLT Bupati Lumajang, yang dimintai keterangan soal mutasi pejabat yang diduga janggal,” bebernya.

Menurut Amin, pihak BKD dan Plt Bupati ini diundang pada hari yang sama, namun berbeda waktunya. BKD diundang pagi hari, PLT bupati siang hari. Dalam pemanggilan itu, BKD tidak hadir, sedang PLT bupati berkenan hadir pada malam hari.

“Alhamdulillah, Plt Bupati sudah hadir sekitar pukul 21.00 wib, dan selanjutnya akan kami mintai keterangan seputar masalah mutasi,” ungkapnya lagi.

Menurut Amin, bahwa pihak BKD pada hari ini (26/5) bisa hadir. Sebab yang mempunyai data dan kunci persoalan adalah pihak BKD.

“Kami berharap pihak BKD hadir, sebab sudah kami layangkan undangan lagi kepada BKD untuk bisa hadir. Undangan ini sifatnya untuk klarifikasi. Tadi malam yang hadir hanya Plt Bupati, yang didampingi Staf Ahli Pemerintahan, Agus Triyono,” jelasnya.

Amin mengutarakan, bahwa undangan ini untuk menghadirkan BKD, KPU dan Terlapor, yaitu Calon Bupati Lumajang, H As’at.

“Terlapor hadir apa tidak kami tidak tahu, sebab undangan sudah kami kirimkan kemarin siang. Dan undangan bagi Terlapor sekitar pukul 13.00 wib,” pungkasnya. (Atk)

Sabtu, 26 Mei 2018 13:53

Banyuwangi, restorasihukum.com - Tragis Nasib Suud 65th Warga Dusun Krajan Bangorejo Banyuwangi, dia mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat mengejutkan yakni menyalakan Mercon (petasan) dalam mulutnya.

Kapolsek Bangorejo Akp Watiyo S.H melalui Kanit Ipda  Sutomo membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Sutomo Pada pukul 02.00 wib malam warga mengadukan kejadian ini kepolsek Bangorejo kemudian anggota polsek ke TKP (tempat kejadian perkara) dan menemukan seorang  suud yang sudah tidak berdaya.

Kemudian  korban dibawalah ke Rumah Sakit terdekat sesampainya di Rumah Sakit nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dengan kondisi mulut hancur .

Untuk barang  bukti yang diamankan polsek  yakni serpihan mercon dan  korek api.

Ditempat lain salah satu jr mengatakan”bahwa suud memang sudah lama menderita sakit dan sudah berulang kali masuk rumah sakit sebelum dia melakukan hal ini dia juga baru pulang dari rumah sakit dua hari yang lalu “pungkasnya.(narto)

Sabtu, 26 Mei 2018 06:57

Surabaya, restorasihukum.com -  Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menghadiri acara buka puasa bersama dengan Kapolda Jatim dan Forpimda Jatim, serta seluruh jajaran kepolisian daerah Jawa Timur di Masjid Arif Nurul Huda Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (25/5).  
 
Selain Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, hadir dalam acara “Buka Puasa Kapolda Jatim Bersama Forpimda Jatim” ini, a.l  Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman, Ketua DPRD Prov. Jatim Abdul Halim Iskandar M.Pd, Kepala Pengadilan Tinggi Prov. Jatim, dan Pangkotama TNI AL. Selain itu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov. Jatim dan kapolres se Jatim.   
 
Kegiatan buka di Polda Jatim ini merupakan satu rangkaian kegiatan yang dilakukan jajaran Forkopimda Jatim dibawah koordinasi Gubernur Pakde Karwo di bulan Ramadan 1439 H. Tujuannya,  menjalin kekompakan dan menjaga ukhuwah atau persaudaraan diantara sesama. Kegiatan ini diawali digedung negara Grahadi, kemudian diikuti di  AAL, Kodiklatal, Kodam V Brawijaya, PW Muhammadiyah. Kegiatan yang sama direncanakan juga akan dilakukan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timue, dan berbagai organisasi keagamaan dan  kemasyarakatan.  
 
Apresiasi Kekompakan Polri-TNI bersama Pakde Karwo.  
 
Memberikan sambutan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menyampaikan apresiasi atas  kekompakan antara kepolisian, TNI, dan Pemprov. Jatim yang dikomandani oleh Pakde Karwo selaku Gubernur Jatim.  
 
Kekompakan tersebut a.l. ditunjukkan dengan menyikapi teror bom beberapa waktu lalu di Surabaya. Forpimda Jati., lanjutnya, dengan guyub meninjau lapangan, menenangkan dan memberikan semangat serta empati kepada masyarakat.
 
"Saya bersyukur dan berterimakasih, Pakde Karwo mampu menjaga kondisi di Jatim yang guyub dan rukun," ujarnya. Kekompakan lain, lanjut Kapolda Jatim, ditunjukkan Pakde Karwo yang sukses menjaga kestabilan sejumlah bahan pokok di Jatim.  
 
Kerja Keras Jadi Kunci Sukses
 
Sementara itu, dalam ceramahnya, Prof Muzaki mengatakan bahwa kerja keras merupakan kunci  menggapai sukses di segala kehidupan. Keharusan untuk kerja keras, jelasnya, dicontohkan dalam berpuasa.   
 
“Umat tidak melakukan hubungan suami isteri,  tidak boleh makan dan minum sebulan penuh, dan harus menahan diri untuk waktu yang ditentukan selama sebulan,” ujarnya. Kesemuanya merupakan sebuah kerja keras dan sebuah contoh untuk mencapai sebuah keberhasilan kehidupan.(Hpjm /nif)