Redaksi

Redaksi

Rabu, 18 April 2018 23:34

Pasuruan, restorasihukum.com - Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) kabupaten Pasuruan gelar sosialisasi terkait program KB dan KS ( Kie berbagai media dan mupen) didesa Bulukandang, kecamatan Prigen,  kabupaten Pasuruan, Rabu,(18/04/2018)

           Kegiatan tersebut gelar dipendopo kantor desa setempat dan dihadiri oleh kepala dinas KB dan PP kabupaten Pasuruan, Anggota DPRD komisi I, PLKB kecamatan Prigen, kades Bulukandang, seluruh perangkat desa, kader PKK, babinkamtibmas, babinsa, para undangan, Serta narasumber dari departemen agama (Depag), dan Dinas kesehatan.
 
          Sebelum acara di mulai, para ibu-ibu PKK lakukan senam aerobik, selanjutnya sekitar pukul 09.00 wib acara tersebut dimulai dan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. 
 
          Dalam sambutannya kepala desa Bulukandang Wakit Mulyo S.U mengucapkan terima kasih kepada dinas KB dan PP kabupaten Pasuruan atas diselenggaranya acara ini.
 
          "Saya akan selalu mendukung program-program seperti ini didesa bulukandang, baik itu program dari dinas maupun yang lain yang penting semuanya untuk pemberdayaan masyarakat desa Bulukandang," tuturnya. 
 
          Saya menghimbau kepada warga masyarakat desa Bulukandang selalu antusias jika ada program seperti ini. "Dengan adanya program seperti ini,  nantinya masyarakat desa Bulukandang lebih memahami dan mengerti pentingnya ikut program KB," tuturnya. 
 
          Sementara itu kepala dinas keluarga berencana pemberdayaan perempuan dalam sambutannya
menjelaskan, bahwa ini bukan hanya sosialisasi tentang alat kontrasepsi saja,  melainkan ada program lainnya yang akan di bahas disini. 
 
          "Program ini bukan hanya pemahaman tentang kb saja, tapi kalian akan dapat materi dan pemahaman tentang program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR). Dimana para remaja agar bisa memahami dan mempraktikkan prilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan generasi berencana (Genre)," cetusnya.
 
         Tidak hanya itu, juga bagaimana dampak dari pernikahan dini, sek bebas, narkoba dan juga bagaimana pentingnya menjaga kesehatan alat reproduksi remaja.
 
          "Terkait semua itu, nanti kalian akan dapat penyuluhan dari narasumber dari Depag, dan dari Dinas kesehatan dan saya secara resmi membuka acara KIE berbagai media dan mupen siang ini, " tuturnya. 
 
          Selanjutnya, para peserta mendapatkan penyuluhan dari Depag dan juga dari Dinas kesehatan, para peserta sangat antusias mendengarkan semua materi penyuluhan tersebut.
 
          Dalam acara tersebut para peserta juga di suguhkan orkes dangdut new permata, yang sudah di sediakan khusus oleh pemerintah desa Bulukandang untuk menghibur para undangan semua. 
 
         Acara tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun sampai akhir acara. (sy) 

 

Rabu, 18 April 2018 09:38

Surabaya, restorasihukum.com - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo akan membantu penanganan putusnya Jembatan Cincin Lama pada Ruas Jalan BTS Kab. Tuban-Widang, yang secara teknis akan dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim. 
“Kewenangan jembatan di jalan arteri tsb ada di Kementerian PU. Kita tidak ingin jalur distribusi barang terganggu, karena akan menaikkan harga barang,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan usai membukal MTQ Korpri Provinsi Jatim Tahun 2018 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (17/4) malam.

Bisa saja, lanjutnya, Pemprov Jatim nantinya memberikan besi-besi atau baja diatas jembatan sehingga kendaraan tetap bisa lewat. Ditambahkan, Pemprov. Jatim juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menghindari double account mengingat jembatan tersebut merupakan kewenangan Pusat.
 
Tentang penyebab runtuhnya jembatan, pakde Karwo mengatakan masih dipelajari oleh Kementerian PU. Analisis sementara, diperkirakan karena beban berat. “Kendaraan tampak berat sekali dan overload. Itu salah satu yang jadi analisisnya. Tetapi apa karena itu, masih belum diputuskan penyebabnya,” ujarnya.
 
Jembatan Cincin Lama pada Ruas Jalan BTS Kab. Tuban-Widang diberitakan ambrol. Kronologis kejadian, sekitar pukul 11.00 WIB jembatan sisi barat wilayah Kecamatan Widang Tuban tiba-tiba ambrol. Dampaknya mengakibatkan 1 dump truck, 2 truck tronton, dan 1 sepeda motor terjebur ke air.  
 
Anggota Korpri Harus Cerdas dan Berakhlak Kharimah
 
Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka MTQ Korpri Provinsi Jatim Tahun 2018, Pakde Karwo mengatakan, anggota Korpri harus cerdas dengan didukung akhlak  kharimah.  
 
Menurutnya, dengan kecerdasan dan berakhlak  kharimah ini, anggota Korpri bisa memilah yang baik dan buruk, serta dapat mengambil keputusan tepat. Dengan demikian,  diharapkan hal tsb dapat meminimalkan kasus-kasus karena rendahnya integritas, seperti penyuapan dan pemerasan.
 
“Cerdas saja tidak cukup, tetapi perlu akhlak yang bisa memisahkan perbuatan yang baik dan tidak. Tidak ada gunanya, memiliki pikiran yang cerdas namun tidak berakhlak,” jelasnya.  
 
Untuk itu, pelaksanaan MTQ dinilainya sangat tepat karena kegiatan ini mengisi kecerdasan dan akhlak para anggota Korpri. Selain sebagai sarana syiar Islam, tegasnya, MTQ harus mengisi  kelemahan akhlak.  
 
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi melaporkan, MTQ Korpri Prov. Jatim yang bertema “Dengan MTQ Kita Wujudkan Anggota Korpri yang Berpikir Cerdas dan Berakhlaklul Kharimah” itu memperlombakan beberapa cabang yakni Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Al-Qur’an, Dakwah Al-Qur’an, dan Khahthil Al-Qur’an.  
 
MTQ  dilaksanakan tanggal 17-20 April 2018, yang diikuti sebanyak 248 anggota Korpri yang terdiri dari 17 perangkat daerah Provinsi Jatim dan 31 kab/kota se-Jatim.
 
Sekdaprov Jatim Lantik 27 Dewan dan Majelis Hakim MTQ Korpri Prov. Jatim 2018
 
Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Korpri Prov. Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM melantik 27 dewan dan majelis hakim MTQ Korpri Prov. Jatim 2018. Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim No. 01 Tahun 2018 Tanggal 22 Maret 2018 tentang Susunan Dewan dan Majelis Hakim MTQ Korpri Prov. Jatim Tahun 2018.  
 usunan Dewan Hakim dan Majelis Hakim MTQ Korpri Prov Jatim Tahun 2018 yang dilantik diantaranya Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I selaku Ketua Dewan Pengawas Dewan Hakim, KH. Abdul Hamid Abdullah, SH, M.Si selaku Sekretaris Dewan Pengawas Dewan Hakim, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I selaku Ketua Koordinator Dewan Hakim, H. Nur Yasin Shirotol Mustaqim, MA selaku Sekretaris Koordinator Dewan Hakim. (red/Gd)   

Selasa, 17 April 2018 19:38

Pasuruan, restorasihukum.com - Setiap hari UPT-05 Dispendukcapil Pandaan dipenuhi para pemohon pembuatan KTP elektronik baru, baik pemohon dari kecamatan Pandaan, Prigen maupun Gempol, oleh sebab itu para pegawai UPT tersebut harus bekerja ekstra untuk melayani masyarakat dalam pembuatan data pribadi mulai dari E- Ktp, Kartu Keluarga, akte kelahiran sampai dengan pembuatan akte kematian.

          Dari beberapa pembuatan data pribadi tersebut, yang paling disoroti masyarakat adalah pembuatan Ktp elektronik, pasalnya, banyak masyarakat mengeluh akan lamanya pembuatan kartu pribadi tersebut.  

          Tapi, kini masyarakat bisa bernafas lega, karena mulai tanggal 20 Maret 2018 semua pemohon baru tidak lagi mendapatkan surat keterangan (Suket), tapi akan langsung cetak E-KTP.

           Kepala UPT Dispendukcapil Pandaan Srihandayani S.Sos.MM mengatakan, mulai tanggal 20 Maret 2018 semua pemohon baru tidak lagi mendapatkan suket, tapi mereka langsung cetak E- Ktp.

          "Dengan permintaan blanko dipusat sekarang mudah, maka mulai tanggal 20 Maret 2018 pemohon baru akan langsung cetak asli, tidak lagi mendapatkan surat keterangan (suket) seperti pemohon tahun sebelumnya," terangnya pada media restorasihukum.com, (17/04/2018).

          Lanjut Yani, meski demikian mereka tidak akan langsung dapat E-Ktp, mungkin satu sampai dua minggu bisa diambil.

          "Semua butuh proses, tidak mungkin langsung jadi, paling satu atau dua minggu, tidak seperti tahun sebelumnya. Dulukan mesin cetaknya ada 2, juga keterbatasan blanko jadi ya lama. Tapi sekarang alhamdulillah mesin cetaknya sudah ada 4 dan blangkonya mencukupi jadi agak cepat, makanya sekarang pemohon baru langsung cetak begitu juga dengan pemohon tahun 2017, tahun ini akan tercetak semua," katanya.

          Yani menambahkan, sekarang ini  E-Ktp yang sudah jadi banyak yang belum diambil oleh pemohon. "Dari pada E-Ktp yang sudah jadi menumpuk di UPT, saya mempunyai inisiatif untuk menyerahkan atau mendistribusikan langsung ke kepala desa tiap wilayah. Biar nanti masyarakat bisa mengambilnya di kantor desa, apalagi sebentar lagi pilkada saya tidak ingin nanti disalahkan," jelasnya.

          Saat ini, kecamatan Pandaan yang sudah, tinggal Prigen dan Gempol,"pungkasnya.(sy)

Selasa, 17 April 2018 16:48

Surabaya, restorasihukum.com - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo optimis Jatim berada pada jalur yang tepat atau on the track untuk mencapai perekonomian yang inklusif. Hal itu berdasarkan kinerja pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, penurunan kemiskinan, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim yang kian membaik di Tahun 2017.
 
Optimisme itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat memberikan Jawaban Eksekutif Atas Pemandangan Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun Anggaran 2017 dalam Sidang Paripurna DPRD di Gedung DPRD Jatim, Selasa (17/4).
 
Pakde Karwo mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jatim pada Tahun 2017 mencapai 5,45% atau berada diatas nasional yang tercatat sebesar 5,07%. Sementara tingkat inflasi di Jatim pada tahun yang sama mencapai 4,04%. Lebih tingginya pertumbuhan ekonomi dibandingkan tingkat inflasi mengindikasikan distribusi barang dan jasa di Jatim sangat lancar. “Kemudian, bisa diartikan pula bahwa daya beli masyarakat semakin tinggi” katanya.  
 
Tumbuhnya ekonomi ini, imbuh Pakde Karwo, juga memberi pengaruh signifikan terhadap kinerja penurunan kemiskinan di Jatim, dimana tahun 2017 kemiskinan di Jatim tinggal sebesar 11,20%, menurun dari tahun 2016 yang tercatat sebesar 11,85%. Sedangkan TPT di Jatim juga menurun, pada Tahun 2017 tinggal sebesar 4%, sedangkan pada tahun 2016 masih sebesar 4,21%.  
 
 
 Ditambahkan, korelasi positf pertumbuhan ekonomi di Jatim dengan pembangunan manusianya tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dimana IPM di Jatim naik dari 69,74% pada Tahun 2016 menjadi 70,27% pada tahun 2017. Atas capaian-capaian positif tersebut, Pakde Karwo yakin Jatim sudah on the track untuk menuju perekonomian inklusif.
 
“Kinerja pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan TPT, serta rendahnya inflasi menggambarkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jatim on the track inklusif, dan stabilitas bisa tertangani dengan baik, makro ekonomi kita sangat bagus. Faktor inilah  yang mempengaruhi peningkatan kesejahteraan, termasuk masyarakat menengah kebawah” tambahnya.
 
*IKM Jatim Capai 81,33 Persen*
 
    Dalam kesempatan sama , Pakde Karwo juga menyampaikan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Jatim terhadap kinerja pemerintahan daerah pada tahun 2017 mencapai 81,33 persen. Capaian ini menandakan bahwa masyarakat puas terhadap pelayanan publik di Jatim.
 
    “Ini hampir tidak ditemukan di tempat lain, masyarakat puas terhadap kinerja pemerintahan, baik pemerintah maupun DPRD hingga mencapai 81,33%. Ini sangat baik, karena di tingkat nasional, persepsi politik itu rendah, yakni dibawah 50. Tapi di Jatim bisa mencapai 81,33%, terima kasih kepada pemerintah dan seluruh anggota DPRD” katanya.
 
*Paripurna Bahas Empat Agenda*
 
    Rapat paripurna DPRD kali ini membahas empat agenda. Pertama, Jawaban Eksekutif Atas Pemandangan Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun Anggaran 2017, dan kedua, Tanggapan dan atau Jawaban fraksi-fraksi atas pendapat gubernur terhadap raperda inisiatif DPRD tentang penguatan toleransi dan keberagaman di Jatim.
Agenda ketiga terbagi atas 3 sesi, yaitu  penjelasan eksekutif terkait raperda tentang perubahan atas Perda No 11 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Provinsi Jatim, Raperda tentang PT Jatim Farma Utama, Raperda tentang Perubahan ke-3 atas Perda No 1 Tahun 2006 tentang PT. Petrogas Jatim Utama. Sementaranitu, agenda terakhir adalah pandangan fraksi dan anggota DPRD lainnya atas usul prakarsa raperda tentang pembentukan produk hukum daerah.
 
    Hadir dalam kesempatan ini, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi dan para kepala OPD di jajaran Pemprov Jatim. (red/adit) 

Selasa, 17 April 2018 13:19

Lamongan,  restorasihukum.com - Peristiwa ambrolnya jembatan penghubung antara Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban Diduga kuat adanya kelalaian dan perawatan yang sudah lama tidak dilakukan oleh Kemen PU.

Hal ini disampaikan oleh penduduk setempat yang ditemui restorasihukum.com pasca terjadinya peristiwa tersebut, "ya wajar saja pak kalau jembatan itu ambrol, pasalnya semenjak dibangun sepertinya tidak ada perawatan sampai kejadian ini." Terangnya.

Lain halnya dengan warga lain yang sering melintasi jembatan tersebut menyampaikan "Mungkin karena terkikis air sehingga peristiwa ini terjadi pak, kalau tidak karena seringnya truck bermuatan yang  melebihi kapasitas,  karena jika saya lewat dijembatan ini sangat terasa gerakannya hingga saya sendiri jika melintas merasa was was. " Terangnya.

Sementara informasi dari polres Tuban menyebutkan, ambrolnya Jembatan kembar sisi barat yang menghubungkan Kec. Widang Kab. Tuban - Kec. Babat Kab. Lamongan*

Kronologi  kejadian, pada Hari Selasa tanggal 17 April 2018 sekitar pukul 11.05 WIB telah terjadi Jembatan ambrol yang menghubungkan Kec. Widang Kab. Tuban - Kec. Babat Kab. Lamongan

Kronologi kejadian :*Sekitar pukul 11.00 wib jembatan kembar sisi barat wilayah Kec. Widang Tuban tiba-tiba ambrol sehingga mengakibatkan 1 Dump Truk, 2 Truk Tronton dan 1 sepeda motor terjebur ke air

Adapun identitas kendaraan yang tercebur ke air :*
~ 1 Dum truk muat limbah smelter
~ 2 Truk tronton muat pasir
~ 1 sepeda motor

Adapun korban sementara diketahui 2 orang pengemudi Truk yang meninggal dunia dan masih terjebak di dalam truk.

Langkah-langkah yang dilakukan
1. Mendatangi TKP
2. Mencari keterangan saksi-saksi
3. Melakukan pencarian korban
4. Melakukan evakuasi terhadap korban dan Kendaraan yang terjebur

Sementara hingga berita ini diterbitkan Bapak Ketut Darma kepala Balai Besar Kenentrian Pekerjaan Umum belum memberikan tanggapan pada redaksi restorasihukum.com

Kamis, 12 April 2018 17:20

Pasuruan, restorasihukum.com - Tahun ini desa Mojotengah, kecamatan Sukorejo, kabupaten Pasuruan mendapatkan pelatihan program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja sub kejuruan Processing IV , Pengolahan Hasil Pertanian (PHP) dari Disnaskertran Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelayanan Tekhnis Pelatihan Kerja ( UPTPK) Pasuruan tahun anggaran 2018.

          Bertempat di balai desa setempat, program pelatihan bersumber dari APBD tersebut secara resmi dibuka tanggal 26 maret 2018. Para peserta pelatihan tersebut nantinya akan mendapatkan pembinaan maupun bimbingan selama 14 hari. 

          Kepala desa Mojotengah "Moh Sifak" mengatakan bahwa tahun 2018 ini desanya mendapatkan pelatihan program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja dari Disnakertrans Provinsi Jawa Timur.

           "Saya merasa senang mas dengan adanya program dari pemerintah ini. Dengan adanya pelatihan program peningkatan dan kualitas tenaga kerja, masyarakat desa Mojotengah dalam pengolahan hasil pertanian bisa maju dan berkembang," tutur Sifak pada media restorasihukum.com, (12/04/18).

           Para peserta yang ikut pelatihan ini sebanyak dua puluh orang, diambil dari tiap dusun desa Mojotengah. Mereka yang ikut pelatihan, sebelumnya sudah bisa membuat aneka panganan, sehingga saat pelatihan mereka sudah terbiasa.

           "Dalam pelatihan ini para peserta membuat aneka mekanan seperti roti, mie yang terbuat dari bahan alami, kayak daun kelor dan wortwel. Selain itu, juga membuat minuman dari berbagai buah dari hasil pertanian," jelasnya.

            Setelah pelatihan ini selesai, saya akan terus memotivasi, menggerakkan mereka untuk membuat inovasi baru dalam menghasil produksinya.

            "Nanti setelah pelatihan selesai, akan dibuat struktur organisasinya. setiap wilayah ada perwakilannya, sehingga nanti jika ada hajatan warga bisa order baik itu makanan maupun minuman," cetusnya.

             Sifak berharap, kedepannya hasil usaha ini bisa dijadikan ikon desa Mojotengah dan juga akan dikelolah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga nantinya bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan perekonomian desa Mojotengah," pungkasnya.(sy)

Rabu, 11 April 2018 11:10

Surabaya, restorasihukum.com -   Dalam rangkaian kegiatan promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata di New Delhi, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo dijamu makan malam oleh Dubes RI di New Delhi India, Sidharto Reza Suryodipuro, di Wisma KBRI, No.50-A, Kautilya Marg, Chanakyapuri, New Delhi, Delhi, Selasa (10/4) malam. Kunjungan gubernur bersama delegasi dari Jatim disambut ramah oleh dubes beserta isteri.

     Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim menyampaikan apresiasinya kepada Dubes Sidharto Reza Suryodipuro dan jajaran dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan business forum Jawa Timur di India.

    “Banyak pengusaha di India yang tertarik melakukan kerjasama ataupun berinvestasi dengan Jatim. Terlihat dari respon mereka saat bisnis forum. Ini tentunya tidak lepas dari peran serta Pak Dubes,” puji Gubernur Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga senantiasa mengharapkan dukungan Dubes RI Sidharto Reza Suryodipuro dalam mempromosikan potensi perdagangan, inveatasiz dan pariwisata Jatim kepada para pengusaha di India. Apalagi, Jatim memberikan government guarantee untuk investor berupa fasilitasi perijinan, ketersediaan lahan, kecukupan energi listrik atau power plant, dan ketersediaan tenaga terampil.  

Kunjungi Kementerian Perdagangan dan Industri India

    Sementara itu, sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan di New Delhi, Gubernur Soekarwo juga melakukan kunjung ke Departemen Kebijakan dan Promosi Industri Kementerian Perdagangan dan Industri India. Rombongan disambut oleh Sekretaris Departemen ini, Mr. Ramesh Abhishek. Tujuan pertemuan adalah diskusi mengenai ekonomi dan budaya, serta mempelajar kebijakan publik di bidang perdagangan, pariwisata dan investasi.  Menurut Pakde Karwo, kualitas produk India berkualitas sehingga bisa mengganti produk impor yang kurang bagus kualitasnya. Pakde Karwo juga memuji langkah India terutama dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penggunaan IT untuk mengembangkan perdagangan dan industri di India.

    Dalam penjelasannya, Sekretaris Ramesh Abhishek mendukung keinginan Jatim agar para pengusaha India bisa lebih meningkatkan investasi dan perdagangannya di Jawa Timur. Alasannya, India ingin menjadikan para pebisnisnya berkelas dunia.

    Untuk itu, India juga mendorong start up industri UMKM-nya menjadi berkelas dunia. Salah satunya, dilalui dengan memberikan pemahaman akan perlunya Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Berbagai langkah dilakukan, antara lain melalui pemberiab dukungan terhadap pemasaran, capacity building dan pelatihan bagi kalangan UMKM ini. Selain itu, HaKI  juga diajarkan di sekolah-sekolah. (red/Gd).

Selasa, 10 April 2018 17:21

Gunungsitoli, restorasihukum.com -  Pergelaran seni dan budaya Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, kembali diselenggarakan di Taman Ya'ahowu. Senin (9/4/18).

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan tiap awal bulan oleh Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli dengan melibatkan setiap pelaku seni, sanggar-sanggar budaya, maupun komunitas untuk ambil bagian menampilkan kebolehan melalui atraksi-atraksi yang sangat menarik.

Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap, melalui event-event seperti ini akan menarik minat para wisatawan untuk datang berkunjung secara reguler dan mengenal tradisi budaya Nias.


Selain itu, pertumbuhan sanggar-sanggar budaya di Kota Gunungsitoli dapat terakomodir sehingga mempunyai wadah untuk berkembang dan mengekspresikan diri, khususnya bagi generasi muda agar tidak melupakan jati dirinya.

Adapun penampil pada pagelaran seni dan budaya kali ini diantaranya, Sanggar seni Tohu Sorana dan sanggar seni Ladari mewakili etnis Nias.
Selanjutnya, Sanggar seni Bundo Kandung mewakili etnis Minang, Sanggar Budaya Barong Pas mewakili etnis Tionghoa, dan Sanggar budaya etnis Aceh.
(al)