Pelaku Gendam Dengan Tawarkan Rukyah

0
3

Kediri restorasihukum.com – Setelah sebelumnya seorang ibu rumah tangga dilucuti seluruh perhiasannya, kini giliran satu keluarga di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri yang menjadi korban gendam. Saat ini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian dengan modus gendam tersebut.

Menurut Agus, kejadian yang menimpa keluarganya itu terjadi pada Minggu. Kejadian yang menimpa keluarganya bermula saat seorang pria datang ke rumah mertuanya, pada Sabtu. Pelaku berpura-pura membeli air mineral di kios milik korban.

Agus menerangkan, “Saat membeli air mineral itu, pelaku memberi uang Rp 100 ribu kepada keponakan saya. Katanya, sebagai rasa syukur keluarganya sudah diberi kesembuhan dari sakit, usai meminum air dari mushola. Pelaku lantas pamit pulang”.

Keesokan harinya,Minggu siang , dengan mengendarai honda revo pelaku bersama temannya datang kembali ke kios. Pelaku kemudian menawarkan diri kepada mertua Agus untuk dirukyah.

“Pelaku datang pada siang hari, menjelang sholat dzuhur. Sepertinya sudah mencari waktu yang tepat. Anehnya, mertua dan kakak ipar saya langsung luluh, mengiyakan tawaran rukyah yang disampaikan pelaku,”papar Agus.

Pelaku kemudian memberikan uang Rp 100 ribu kembali kepada keponakan Agus, keponakan kemudian keluar rumah. Pada saat itulah pelaku memperdayai para korban.

Pelaku meminta agar korban menunjukkan semua perhiasan dan barang-barang berharga seperti emas, uang tunai, handphone (HP) dan surat-surat berharaga.

Setelah mendapatkan barang-barang tersebut yang dinilai sekitar Rp 75-80 juta itu pelaku meminta korban mandi dan wudhu, sebagai syarat sebelum dirukyah. Agus mengungkapkan, “Disaat metua mandi, kakak saya disuruh mencari air dari tujuh sumur mushola atau masjid. Sehingga, ketika mertua keluar dari kamar mandi, sudah tidak mendapati pelaku. Mertua baru sadar barangnya sudah habis diambil pelaku”.

Sadar menjadi korban pencurian dengan gendam, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngadiluwih danmenceritakan kronologis kejadian tersebut serta menjelaskan ciri-ciri pelaku gendam yaitu, bertubuh gendut dan menaiki sepeda motor Honda Revo.

Seperti yang di katakan, Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Heroe Joedo bahwa pihaknya sudah menerima laporan korban dan kini tengah melakukan penyelidikan.

Ia mengatakan, “Kami berharap masyarakat bisa waspada. Selalu menaruh curiga terhadap seseorang yang belum dikenalnya. Kemudian apabila mengetahui adanya kejadian gendam atau sejenis kejahatan pencurian lainnya, agar segera melapor ke kantor polisi”.

Sekedar untuk di ketahui aksi kejahatan gendam juga menimpa ibu rumah tangga di Kecamatan Plemahan, beberapa waktu lalu.

Pelaku berjumlah dua orang ini mengendarai sebuah mobil dan berdandan layaknya seorang kiai dengan pakaian putih dan bersongkok. Pelaku memperdayai korban kemudian melucuti seluruh perhiasan yang dimiliki. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here