Senin, 20 November 2017 17:46

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Prigen Akan Tindak Tegas SDN Yang Terbukti Lakukan Pungli

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)
Pasuruan, restorasihukum.com - Program Sekolah gratis dari pemerintah untuk SD/SMP merupakan program yang ditunggu- tunggu oleh para orang tua yang berpenghasilan rendah. Tapi itu hanya isapan jempol semata, pasalnya masih ada sekolah negeri yang diselenggarakan oleh pemerintah lakukan pungutan berupa uang paguyuban dan lainnya. 
 
          Dengan adanya dugaan pungli di SDN wilayah kecamatan Prigen berupa uang paguyuban pada wali murid. kepala UPTD pendidikan Prigen "Jamali" saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan untuk pungutan-pungutan liar (pungli) di wilayahnya tidak ada. 
 
          "Saya yakin SDN di prigen ini tidak ada yang lakukan pungutan liar,  jika ada tarikan itu bukan pungutan tapi sumbangan secara sukarela. Karena saya sudah tekankan pada semua kepala sekolah maupun komite untuk tidak lakukan pungutan, jika wali murid  yang memberikan sumbangan ya tidak apa-apa," terangnya pada media restorasihukum.com, (20/11/2017).
 
          Lanjut Jamali, Jika sumbangan tersebut sifatnya memaksa, jumlah nominalnya maupun batas waktu ditentukan itu yang tidak diperbolehkan. Untuk uang paguyuban itu tidak apa-apa, yang penting sifatnya sukarela. 
 
          "Saya sudah tekankan semua kepala sekolah maupun komite untuk mendwonload Permendikbud no 75 tahun 2016 tentang komite sekolah," kata Jamali.
 
         Jamali menambahkan, pihaknya berterima kasih atas informasinya. Kalau tidak ada laporan dari media maupun masyarakat, kami tidak akan tau. 
 
       "Nanti akan dikroscek kebenarannya, jika memang benar ada pungutan berupa uang paguyuban yang ditentukan oleh sekolah negeri yang di maksud, maka akan saya panggil dengan memberi teguran,"pungkasnya. (sy) 
 

 

 
Dibaca 27 kali