Jumat, 09 Maret 2018 13:03

Kepsek SMP N 1 Pedamaran Bersikap Arogan ,Ketika Di Tanya Wartawan

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

OKI, restorasihukum.com - Seharusnya sosok seorang guru apalagi kepala sekolah menjadi panutan untuk guru terutama murid. Dalam menyikapi, meluruskan, mengayomi dan mengendalikan diri.

Terkait pengunaan Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), di SMP N 1 Pedamaran menjadi pertanyaan besar. Pasalnya, saat ingin di temui untuk di kompirmasi beberapa kali oleh awak media ini. Sang kepala SMP N 1 Pedamaran Catur Febiastuti S.Pd. tidak pernah ada di tempat.

Menurut informasi yang di himpun dari narasumber yang engan di sebutkan namanya “Di Duga Kepala SMP N 1 Jarang Masuk Kantor. Tanpa adanya kejelasan kemana dan di mana “ kami juga heran, kepsek jarang masuk, dan lagi tidak jelas ada urusan dan kemana” jelas sumber.

Awak media ini juga sudah berupaya untuk menemui dan kompirmasi sepanjang kegiatan dan penyaluran bantuan di SMP N 1 Pedamaran, namun tak kunjungbisa di temui.

Yang ada hanya humas SMP N1 Pedamaran Ediman Kalung S.Pd. di karnakan rasa penasaran dan keingintahuan kebenarannya. Pada rabu 07/03/2018 pukul 10:00 awak media kembali ke SMP N 1 Pedamaran. Awak media juga tidak kunjung bisa di jumpai yang ada di tempat tetap Humas SMP N 1 Pedamaran Ediman Kalung .S.Pd. ia mengatakan tidak penting kalian bertemu Kepala SMP N1 Pedamaran, kecuali ada keperluan yang sifatnya penting dan mendesak ia juga mengatakan kalau yang datang orang seperti kalian cukup dengan saya saja .tegasnya.

“ Tidak penting kalian bertemu dengan kepala sekolah, kecuali ada keperluan penting dan mendesak, kalau yang datang orang seperti kalian cukup dengan saya saja” ironis sekali mulut oknum pendidik.

Namun setelah beberapa saat kami berbicara dengan humas SMP N 1 Pedamaran Ediman Kalung.  Akhirnya, Mempertemukan awak media dengan kepala SMP N 1 Pedamaran. Ketika di tanya oleh rekan dari media di ruang tamu sekolah, mendadak situasi memanas serta tindakan arogan terjadi Catur Febiastuti S.Pd. kepala SMP N 1 Pedamaran menarik lengan rekan media menuju ruangan para guru dan menanyakan kepada para guru dengan nada tinggi “ siapa yang ngomong kalau saya jarang di kantor” katanya ketus, sambil jari tetunjuk Catur Febiastuti S.Pd. di arahkan kepada semua guru di dalam ruangan.

“ Ayo….! Tunjuk mana orang nya…!!! “tanya Catur Febiastuti S.Pd kepala SMP N 1 Pedamarandengan wajah bengis.

Di sertai mata mencorong melotot tajam di depan para guru – guru SMP N 1 Pedamaran. Dengan arogan ada juga beberapa oknum guru yang berteriak, mendorong dan menarik rekan dari awak media.

Padalah di jelaskan tentang UU PERS NO 40 TAHUN 1999 Tentang PERS itu menerangkan bahwasan nya Nara sumber dilindung . Adanya hal tersebut kami pun sangat menyayangkan sikap arogan kepala SMP N 1 Pedamaran.

Dan  beberapa oknum guru yang bersikap arogan terhadap Pers. Dengan adanya kejadian tersebut di himbau kepada bupati, sekda, BKD dan dinas Pendidikan Ogan Komering Ilir (OKI) agar menyikapi dan menindak Catur Febiastuti S.Pd. oknum kepsek SMP N 1 Pedamaran atas tindakan perbuatan serta memberikan contoh tidak baik, begitu juga bagi oknum guru yang cari muka di depan kepsek yang ikut ikutan tidak jelas menghalanggi Pers dalam kegiatannya.

Sebagai mana tercantum dalam Bab VIII pasal 18  ayat (1) setiap orang dengan melawan hukum, menghalanggi tugas pers menghalanggi, menghambat tertuang dalam pasal 4 ayat (2) Dan (3) di pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau denda 500.000.000.- (lima ratus juta rupiah) dengan demikian hala ini bukan permasalahan kecil atau sepele, dengan adanya hal ini, akan di tindak lanjut ke ranah hukum berlaku.(ryan)


Dibaca 108 kali