Selasa, 09 Januari 2018 18:12

Pembangunan Embung Desa Martopuro Diperkirakan Rampung Tahun 2018

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Pasuruan, restorasihukum.com - Pembangunan embung desa Martopuro kecamatan Purwosari kabupaten Pasuruan sudah mulai dikerjakan kembali awal bulan Januari 2018, setelah dana tahap kedua tahun 2017 turun. 

            Embung tersebut dibangun diatas tanah kas desa (TKD) dengan volume panjang sekitar 200 m, lebar 40 m, tinggi 2,5 m, lebar bawah 50 m, lebar atas 30 m kedalaman 50 m, anggaran dana 133.780 juta dari dana desa (DD) tahun 2017.
 
            Kepala desa Martopuro "H. Muntoha" saat ditemui mengatakan bahwa pembangunan embung  tersebut dikerjakan mulai tahun 2016, sekarang mulai di lanjutkan kembali pembangunannya. 
 
            "Pembangunan embung itu saya targetkan 3 tahun sudah selesai, mulai pengerjaannya tahun 2016 sampai 2018 dan bisa digunakan masyarakat desa Martopuro khusuanya 4 dusun dari 8 dusun yang ada yakni dusun Alkmar, Klojen, Pakem dan Puntir. Karena keempat dusun tersebut saat kemarau panjang memang sangat membutuhkan air untuk irigasi pertanian," terangnya pada media testorasihukum.com, Selasa, (09/01/18).
 
              Lebih lanjut Muntoha menjelaskan, Nantinya embung tersebut akan dipasang pagar besi dengan tujuan agar anak kecil tidak main disitu.
 
              "Dengan dipasang pagar besi area embung tersebut, anak kecil tidak bisa masuk ke situ, karena embung cukup dalam mencapai 2,5 meter," jelasnya.
 
               Ia menambahkan, Selain digunakan untuk irigasi pertanian, embung tersebut kedepannya juga akan dijadikan sebagai wisata kolam pancing.
 
               "Saya akan mengisi embung tersebut dengan ikan nila dan mujaer, agar para pecinta pancing mania baik dari desa sendiri maupun dari luar desa bisa mancing diwisata kolam pancing tersebut juga nantinya akan dikelolah oleh karang taruna sebagai pendapatan asli desa (PAD)," imbuhnya.
 
               Dengan adanya embung desa tersebut, warga masyarakat desa Martopuro khususnya di empat dusun tidak lagi kekurangan air pada saat musim kemarau datang.
 
               "Semoga embung tersebut bermanfaat bagi masyarakat desa Martopuro untuk mengairi lahan pertanian di waktu datang musim kemarau sehingga keempat dusun tidak lagi kekurangan air," harapannya. 
 
                Ditempatkan terpisah, salah satu warga dusun Alkmar merasa senang dengan adanya pembangunan embung tersebut, karena kedepannya kami tidak akan lagi kekurangan air untuk irigasi pertanian meski musim kemarau datang.
 
                "Saya berterima kasih kepada pemerintah desa Martopuro yang telah membangun embung, semoga kedepan bisa lebih maju, baik dalam pelayanan maupun pembangunan," tandasnya. (sy) 
 
Dibaca 19 kali