PT Sari Makmur Tunggal Mandiri ‘Romokalisari’ (Telantarkan Pegawai/PHK Sepihak)

0
8

Surabaya, restorasihukum.com – Nasib karyawan bagian produksi, Hoseh 42 tahun, korban PHK sepihak oleh Kepala Cabang PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, ‘Djohan Tandan’, sungguh ironis. Ditelantarkan oleh pihak perusahaan sampai sekarang tidak jelas.

     Merasa tidak puas dengan ulah perusahaan, Hoseh mendatangi kantor redaksi Restorasi Hukum Nasional (RHN), guna meminta bantuan penyelesaian. Korban, sudah bekerja 2 tahun sejak tanggal 05 Oktober 2013 dengan Nomor 018/PKWT-SM/X/13, versi perusahaan  (menurut korban mulai bekerja tgl 19 Sept 2013) sampai dengan tanggal 23 Desember 2015, perjanjian kerja waktu tertentu.

    Beliau mengatakan bahwa batas kontrak belum habis dan di suruh menandatangani Surat Perjanjian Kontrak yang tidak semestinya selama 2 tahun (pada tanggal 15 Desember 2015) sekaligus, dalam waktu yang bersamaan. Bahkan tidak menjelaskan permasalahan kenapa korban di PHK, korban sempat meminta penjelasan ke Ibu Sabrina Simbolon, selaku Manager HRD, namun beliau selalu menghindar dengan alasan yang tidak jelas, ucap korban kepada Redaksi RHN.

      Guna pemberitaan yang seimbang, redaksi sempat mengirimkan surat yang tertanggal 11 Januari 2016, ke pihak perusahaan atas nama Ibu Sabrina Simbolon, dan di terima oleh security perusahaan tertanggal yang sama. Untuk klarifikasi permasalahan tersebut dan sampai sekarang pihak perusahaan mengabaikan dan kurang kooperatif, korban akan melanjutkan dan melaporkan ke Depnaker (dengan nada jengkel), padahal korban sudah masuk Jamsostek tapi masih memakai sistem kontrak. Apakah itu benar?

     Bersama dengan tulisan ini kami mohon, pihak terkait khususnya Depnaker, bisa ambil sikap dengan ulah perusahaan yang semena-mena dan seenaknya memberhentikan tanpa adanya proses yang jelas. Supaya pihak aparatur khususnya, menindak perusahaan yang nakal, agar menuai efek jera dan contoh tauladan bagi perusahaan lain.(APJ/Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here