Rio Setiadi : Jika Naik Lagi, Lebih Baik Hapus BPJS

0
41

Pangkal pinang, restorasihukum.com – Dengan rencana  akan dinaikannya BPJS kesehatan oleh pemerintah pusat ,sehingga membuat rakyat merasa kan dampak yang sangat besar terkait dalam sistem pelayanan ke masyarakat , yang memang seharusnya dikaji kembali .Dalam hal ini banyaknya anggaran yang akan dikeluarkan dari sisi kehidupan serta akan berimbas juga pada ekonomi yang makin sulit sekarang ini.
Terkait itu ,begini pesan yang di sampaikan salah satu anggota DPRD kota Pangkalpinang dari partai PKS ,Rio Setiadi dalam WhatsApp nya , Jum’at (30/8/19).
Pemerintah pusat tampak tidak konsisten dalam menerapkan kebijakan jaminan kesehatan nasional yaitu BPJS Kesehatan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir sudah mengalami tiga kali perubahan tarif BPJS Kesehatan untuk kelas 1 hari pertama adalah Rp59.000 kemudian menjadi Rp80.000 dan kini Rencananya akan dinaikkan menjadi rp160.000, tentu ini akan terasa Sangat memberatkan bagi masyarakat terutama Peserta BPJS Mandiri dan BPJS peserta bantuan iuran akan lebih membebani APBD,”katanya.

“Kami menilai pemerintah tidak sistem dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, kita tahu setiap tahunnya selalu saja ada regulasi yang berubah baik dari kualitas pelayanan maupun setoran perbulan yang cenderung mengalami kenaikan.
Ini berarti pemerintah sudah tidak yakin sebenarnya dengan skema yang ada pada BPJS maka jika terus menerus seperti ini BPJS terus merugi biaya terus meningkat sementara pelayanan tidak berubah sebaiknya BPJS Kesehatan ditinjau ulang ,Apakah dilanjutkan atau sebaiknya kita ganti dengan sistem jaminan kesehatan yang lain,”pungkas Rio.
Dengan nominal per bulan hari ini, nilai tunggakan sangat tinggi secara nasional, konon mencapai hingga lebih dari 2 triliun ,bayangkan jika tarif BPJS dinaikkan 100% Saya yakin akan semakin banyak yang menunggal dan akan semakin kacau kedepannya.
Dengan begitu lanjut Rio,Kami minta kepada anggota DPR RI khususnya dari Dapil Bangka Belitung, agar dapat menyuarakan ini di tingkat nasional bahwa masyarakat di bawah sangat kesulitan terhadap regulasi BPJS sekarang,” Saya kira kalau memang tidak dapat diandalkan untuk menjadi dengan kesehatan nasional sebaiknya legowo BPJS tidak perlu dilanjutkan kembali karena hanya akan menyusahkan masyarakat,”cetusnya.(Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here