RS Terbakar, Penanganan Pasien Gunakan Alat yang Dipasang Batrai

0
9

Malang, restorasihukum.com – Kebakaran terjadi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Rabu (27/2/19) sekitar pukul 13.00 Wib. Akibat dari kebakaran tersebut, ratusan pasien pun dievakuasi keluar ruangan.

Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar, dr Restu Dwi Cahyani mengungkapkan, kebakaran yang terjadi bersumber dari ruang panel. “Dari ruang panel (sumber kebakaran). Asap yang timbul karena plastik dengan plastik itu,” katanya.

Ia menjelaskan, ruang panel yang menjadi sumber kebakaran menyuplai aliran listrik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Gardu Listrik.

Salah satu penunggu pasien, Joko Triono mengaku melihat asap mengepul di lantai 2. Dia kemudian menuju ruangan tempat ayahnya dirawat. “Tadi saya tidur. Saya langsung lari menuju ke dalam melihat ayah yang dirawat. Ternyata sudah dievakuasi sama pihak rumah sakit. Bingung berlarian semua tadi,” ujarnya.

Saat ini, listrik di beberapa ruangan rumah sakit padam. Antara lain di ruang paviliun, UGD, dan ICU.

Sementara untuk penanganan pasien, pihak rumah sakit mengandalkan alat yang telah dipasangi baterai dan memakai genset. “Alat yang kami pasangi baterai adalah alat-alat vital seperti ventilator, monitor, cuci darah. Kalau nggak vital tidak kami pasangi baterai,” bebernya.

Belum bisa dipastikan kapan kondisi di RSSA akan kembali normal. Namun dari pantauan media, seluruh pasien yang dievakuasi keluar RSSA telah dikembalikan ke dalam. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here