Satnarkoba Polres Nganjuk Ringkus Dua Pengedar dan Pemakai Okerbaya

0
8

Nganjuk, restorasihukum.com – Satuan Narkoba Polres Nganjuk meringkus dua orang pengedar dan pemakai Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) jenis pil tryhexsipinidil, Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 21.00 wib.

Kedua pelaku adalah Budi Utomo (21) dan Hari wibejo (27). Keduanya merupakan kakak beradik, warga Dusun Salam Judeg rt 2 rw 8 Desa Blongko, Kecamatan Ngertos, Kabupaten Nganjuk.

Penangkapan berawal saat polisi mengamankan 5 orang pemuda di depan rumah salah seorang warga Dusun Salamjudeg Desa Blongko Kecamatan Ngetos.
 
Selanjutnya, polisi melakukan penggeledahan pada 5 pemuda tersebut. Pada saku celana depan sebelah kanan salah satu pemuda ditemukan pil dobel L sebanyak 40 butir yang disimpan di dalam bekas bungkus rokok.

Setelah dilakukan interogasi, pemuda tersebut mengaku membeli pil dobel L dari Tersangka Budi. Saat itu juga petugas mencokok tersangka Budi karena memang berada disitu bersama teman-temannya. “Dari tersangka Budi, ditemukan barang bukti uang Rp110 ribu,” kata AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Jumat (23/11/2018) pagi.

Kepada petugas, tersangka Budi mengaku jika disuruh oleh kakaknya, yaitu tersangka Hari untuk mengedarkan pil tersebut. Mendapat petunjuk, petugas langsung membekuk tersangka Hari di rumahnya dan ditemukan barang bukti 632 butir pil dobel L yang ditaruh di dalam tas warna hitam, satu bendel plastik klip dan sebuah ponsel.

Dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti 672 butir pil dobel L, uang tunai Rp  110 rb, satu buah tas warna hitam, 1 bendel plastik klip, 1 unit Hp warna hitam gold dan 11 buah bungkus rokok.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), (3) UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP.

Kasat Narkoba Polres Nganjuk, AKP Sumadi mengatakan, akan terus melakukan pemberantasan terhadap pengedar, pemakai dan bandar narkoba.

“Kami akan terus melakukan kegiatan ini untuk memberantas pelaku pengedar, pemakai dan bandar Narkoba, karena untuk menjaga generasi penerus bangsa jangan samapai hancur karena Narkoba,” tegas AKP Sumadi. (tb/frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here