Satu Nama Bacalon Walikota Malang Mendaftar Ke DPC PDIP

0
8

Malang, restorasihukum.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang mengawali membuka pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota periode 2018 – 2023, pendaftaran tersebut sudah dimulai sejak 1 Juni hingga 15 Juni 2017. Namun hingga saat ini sudah ada 1 pendaftar yang benar benar ingin maju menjadi calon walikota.

            Salah satunya yang mengawali pendaftaran Bacalon dari PDIP yakni Gandung Rafiul Nurul Huda (35 tahun , pada Minggu (4/6), pendaftar termuda ini juga alumni GMNI turut membayar dana gotong royong bacalon sebesar Rp 25 juta. Di kantor DPC PDIP Kota Malang, ia disambut  oleh ketua dan anggota Tim 5 yang juga ditemani anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Tri Yudhis, Erni Farida dan Diana.

            I Made Rian Diana Kartika  sebagai Ketua Panitia penjaringan mengungkapkan, proses penjaringan dilakukan dalam dua tahap yakni pengambilan dan pengembalian formulir di kantor DPC, Jalan Panji Suroso 5 C, Blimbing, Malang.

            “Tanggal 1 sampai 15 Juni (2017) untuk pengambilan formulir, sedangkan 16 sampai 30 Juni adalah pengambalian formulir. Tiap harinya kita buka pukul 10.00 – 16.00 WIB,” terang  Made, Minggu (04/06).

              Menurutnya para calon yang mendaftar nantinya akan diseleksi dan berkasnya akan dikirimkan ke DPD PDIP Jawa Timur untuk ditindak lanjuti oleh DPP PDIP. “Jadi siapapun berhak mendaftar. Karena selain menjaring calon dari internal, kami juga menjaring dari external partai dan kalangan terbuka untuk umum,” jelasnya.

              Setelah tahapan tersebut usai, lanjut dia, tim panitia akan melakukan survey terhadap bakal calon untuk mencari tahu sejauh mana elektabilitasnya dikalangan masyarakat. “Dari situ kita akan tahu bakal calon yang mumpuni. Siapapun nanti yang mendapat rekom dari DPP, itu yang akan kita dukung,” terang dia.

              Dalam penjaringan tersebut PDIP selalu terbuka bagi siapapun yang ingin mendaftar sebagai Bacalon Walikota Malang, melalui partai berlambang banteng tersebut. “Kami selalu terbuka bagi siapa saja, termasuk dengan Pak Gandung kami terima kedatangannya dengan hangat,” ujarnya.

              Made menambahkan, nantinya formulir pendaftaran Gandung akan diserahkan kepada DPD PDIP dan kemudian diteruskan menuju pusat di Jakarta.

             Sementara itu Gandung Rafiul Nurul Huda yang juga sebagai pengurus pusat Ikatan Alumni UB ini mengikuti konvensi PDIP didasari panggilan untuk menggunkan hak konstitusional sebagai warga negara dan warga Kota Malang.

             “Pengambilan formulir dilakukan lebih awal karena masih dalam suasana momentum bulan lahirnya Pancasila, dan sebagai bagian dari aktivis pasca reformasi, yang pernah digembleng di GMNI saya terpanggil untuk mengikuti proses politik dan mekanisme demokrasi PDIP,” ungkapnya.

              Dirinya juga mengkritisi soal kesalahan pengucapan urutan Pancasila yang dibacakan oleh kepala daerah saat ini dalam upacara resmi kenegaraan beberapa waktu lalu. “Itu fatal. Masa seorang pimpinan daerah bisa kliru mengucapkan idiologi negara. Padahal Pancasila adalah sumber hukum dari segala sumber hukum dinegara yang mengedepankan hukum sebagai tatanan hidup berbangsa. ” kritisnya (Ricko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here