Kamis, 12 Oktober 2017 08:18

Gerakan Masyarakat Mojokerto (GERAM) Unras Depan Kantor Kejaksaan Mojokerto

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Mojokerto,restorasihukum.com- Selasa 10/10/2017 pukul 10.00 WIB sekitar 100 warga kabupaten Mojokerto yang menamakan dirinya dalam Gerakan Masyarakat Mojokerto (GERAM) melakukan aksi Demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto mereka mendesak pihak Kejaksaan agar segera mengusut tuntas 89 Kepala Desa yang diduga kuat telah menerima uang Gratifikasi dari rekanan terkait LPJU Jalan Desa yang nilainya variatif berkisar Rp. 1 juta hingga Rp. 1.5 juta per-tiang.

H.Sugiantoro selaku koordinasi  menjelaskan pihaknya mendesak Kajari agar menegakkan keadilan hukum, hukum jangan dipermainkan apabila sudah jelas- jelas negara dirugikan dan menikmati dengan cara  Mark Up biaya LPJU Jalan Desa, jangan hanya cukup mengembalikan saja tetapi pihak Kejaksaan sebagai penuntut umum hukumnya wajib untuk memproses secara hukum,"ucapnya.

Masih kata Sugiantoro, Kejaksaan  bukan tempat pembinaan tetapi kejaksaan sesuai porsinya adalah penuntut umum, pembinaan  bisa di lakukan apabila belum terjadi , terkait anggaran lampu jalan ini telah terjadi Modus Mark Up anggaran dan terima suap atau Gratifikasi dari rekanan ini jelas-jelas korupsi hukum harus adil,"terangnya.

Sugiantoro mengibaratkan langkah Kejaksaan dalam mensikapi kasus ini tak ubahnya ibarat mencuri ayam ketahuan, lalu ayamnya di kembalikan pada pemiliknya, apabila kalau sudah terbukti dan pencuri ayam tidak di hukum,"ungkapnya.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Kabupaten Mojokerto Oktario Hutapea menjamin bahwa penyidikan tetap berjalan dan tetap tidak mandek namun proses penyidikan tetap lanjut,"urainya.

Meski sudah dapat jaminan dari Kejaksaan, Sugiantoro tetap berjanji apabila tuntutannya tidak ada respon pihaknya bakal menggelar aksi lanjutan dengan jumlah masa yang lebih banyak,"pungkasnya. (Ek)

 

 

Dibaca 5 kali