Rabu, 04 Juli 2018 06:50

Pelantikan Direktur PDAM, DPRD Tak Dianggap Penting

Oleh: 
Beri rating berita ini
(0 votes)

Pasuruan, restorasihukum.com - Pelantikan Direktur PDAM terpilih Za'ari yang dilakukan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Senin (02/07) sangat menyakitlan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Khususnya Komisi II. Pasalnya, Komisi yang ikut dalam penentuan sosok direktur PDAM melalui rekom setelah dilakukan penyampaian visi dan misi para calon ternyata tidak diundang dalam acara pelantikannya.

     Rohani Siswanto anggota Komisi II, Zaini sekretaris dan Andre Wahyudi ketua Komisi II begitu marah atas sikap tak beretika yang dilakukan panitia seleksi (Pansel) yang tak mengundang, bahkan tak memberitahu sedikitpun perihal pelantikan tersebut.

    "Ini sama saja pansel menciptakan huhungan buruk antara PDAM dengan DPRR. Kalau soal undangannya sih tidak masalah, tapi yang kami nilai itu etikanya kok tidak ada. Saat penyampaian visi misi mereka datang ke DPRD sekaligus meminta rekom. Tapi saat direktur hasil rekom kami dilantik, kok kami tidak diberitahu sama sekali, benar-benar tak beretika dan tak tau diri, "tukas Andre yang diamini Rohani dan Zaini.

     Sementara itu, kepada media, Senin (02/07), ketua Pansel, Dwitono Minahanto yang ditemui di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan mengaku khilaf atas tidak diundangnya DPRD saat pelantikan.

    "Kami khilaf, hal ini karena semua serba mendadak dan diburu waktu. SK baru turun Jum'at lalu. Bupati juga sudah mau habis masanya, serta PJ direktur sudah habis, jadi kita cepat-cepat lakukan pelantikan, "ungkap Dwitono.  

     Ada catatan menarik dari kejadian ini. Info yang didapat Pojok Kiri, Pansel dan Direktur sempat datang ke kantor DPRD untuk menemui pimpinan dan Komisi II untuk bersilaturrahim mendapat sikap balasan dengan tidak digubris. kabarnya mereka dibiarkan luntang lantung tanpa ada yang mau menemui. Benarkah? (Lis/syd)

Dibaca 23 kali