Redaksi

Redaksi

Jumat, 15 Desember 2017 14:16

Jakarata,restorasihukum.com -Ketika kembungmelanda, perut akan terasa tidak enak. Terkadang perut kembung pun membuat hari jadi berantakan.

Sebetulnya ada banyak cara untuk meredakan kembung. Salah satunya dengan secangkir teh hangat. Yang dimaksud teh di sini tak hanya minuman yang berasal dari daun teh, melainkan teh dari bahan lain seperti herba atau akar-akaran. Bahan-bahan tersebut bisa membantu mengatasi peradangan dan menenangkan saluran pencernaan Anda.

Berikut beberapa jenis minuman hangat yang bisa membantu meredakan kembung, dilansir dari laman Popsugar

 

 

Teh dandelion

 

Kristina Richens, ahli teh bersertifikat mengatakan, teh floral bisa membantu membuang kelebihan cairan dalam tubuh.

 

"Akar dari bunga kuning kecil yang kerap tumbuh di padang rumput di seluruh dunia ini punya manfaat kesehatan," ujarnya.

 

Pada abad ke-10, ahli kesehatan dari Arab menggunakan akar dandelion untuk membersihkan dan menyehatkan pencernaan.

 

 

Fennel

 

Fennel memiliki zat antiperadangan yang bisa membantu melemaskan otot di saluran pencernaan. Ini akan membantu meredakan kembung.

 

Jahe

Anda bisa membuat teh jahe sendiri di rumah. Billy Dietz, spesialis teh di DavidsTea merekomendasikan minuman yang disebut Le Digestif yang mengombinasikan bahan-bahan pereda kembung seperti: campuran apel mint, fennel, jahe, dan peppermint.

 

Lemon

Secangkir air lemon hangat bisa membantu menyehatkan pencernaan meredakan kembung.

Anda bisa menambahkan parutan kulit lemon ke dalam teh pagi untuk mencegah kembung. Kulit lemon juga cocok dipadukan dengan secangkir teh hijau hangat.

 

Chamomile

Teh chamomile memang bisa membantu tidur lebih nyenyak dan merilis stres. Tapi Anda juga perlu tahu bahwa teh chamomile juga baik untuk meredakan peradangan.

Dr Andrew Weil yang menggagas diet antiperadangan merekomendasikan minuman herbal ini untuk meredakan kembung dan nyeri menstruasi.(red)

 

 

 

Jumat, 15 Desember 2017 08:19

Surabaya,restorasihukum.com -Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini,  penghargaan "Akuntan Award 2017" diberikan oleh  Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntansi Indonesia (DPN IAI).

Penghargaan diserahkan Ketua DPN IAI
Prof. Mardiasmo, MBA, Ph.D dan Ketua Dewan Penasihat Nasional IAI Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, SE, Ak dengan disaksikan oleh Wapres RI Jusuf Kalla pada pada acara Pembukaan International Seminar IAI 60th Anniversary Toward 2030: Transforming Role Professional Accountants in the New Economy Order di Ballroom Hotel Crowne Plaza Semarang, Rabu (14/12) siang.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, prestasi, inovasi dan kontribusi dalam implementasi governance, transparansi, dan akuntabilitas di Indonesia, yang hal tsb menjadi terangkatnya citra profesi akuntan di masyarakat.

Menjawab pertanyaan media mengenai arti penghargaan ini, Pakde Karwo-sapaan Gubernur Jatim ini mengatakan baginya penghargaan sebagai keberhasilan semua pihak, baik Pemprov Jatim sebagai tim work maupun masyarakat Jatim secara keseluruhan terkait pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mewujudkan good governance.

"Semoga akuntan award ini semakin mendorong meningkatkan kinerja Pemprov. Jatim dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan semakin lebih baik" harapnya.

Pakde Karwo juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada IAI,  sebuah lembaga profesi besar yang telah berdiri dan berkiprah sejak lama, 60 tahun lalu, kepada dirinya.

Akuntan Profesi Penting

Dalam sambutannya, Wapres RI Jusuf Kalla mengatakan akuntan merupakan sangat penting, terutama karena didasarkan pada disiplin, dedikasi dan trust. Tanpa ketiganya, profesi akuntan akan kurang mendapat penghargaan.

"Modal utama akuntan adalah trust dan keahlian. Banyak hal-hal yang tentu menjaga. Tanpa akuntan, negara ini akan kocar-kacir, perusahaan tidak tahu apa yang harus dilakukan," ujar Wapres RI.

Untuk itu, lanjutnya, menjaga etika profesi ini, termasuk memegang kerahasiaan, dengan baik harus dilakukan untuk memperoleh trust tsb. Alasannya,  akuntan merupakan profesi yang memegang kerahasiaan.

Untuk itu, Wapres RI yang akrab disapa JK berharap agar akuntan juga tidak hanya mencari kesalahan, tetapi memberikan solusi agar perusahaan berjalan dengan baik dan transparan.

Dalam kesempatan sama, Wapres RI juga menyampaikan profesi akuntan sangat dinamis. Dengan perkembangan teknologi, akuntan lebih terbantu, sehingga laporan harian, bulanan, dan tahunan bisa diperoleh saat itu juga.

Empat Penerima Penghargaan

Selain kepada Gubernur Jatim, Akuntan Award 2017 diberikan kepada Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, dan CEO BCA Jahja Setiaatmadja. (HPJ/Gd)

Kamis, 14 Desember 2017 14:16

Surabaya,restorasihukum.com -Difteri merupakan salah satu jenis penyakit menular yang menginfeksi saluran pernapasan atas. Bahkan pada sebagian kasus, difteri menginfeksi kulit dan selaput lendir. Bakteri penyebab penyakit difteri yaitu Corynebacterium diphteriae. Pada awalnya gejala difteri yaitu ditandai dengan terbentuknya lapisan pada selaput lendir di bagian saluran napas. Disamping itu, adanya kerusakan pada bagian otot jantung dan sistem saraf.

Pada umumnya gejala difteri pada anak yaitu sesak nafas, panas, sakit tenggorokan pada waktu menelan makanan, adanya selaput warna putih pada tenggorokan dan terjadi pembengkakan. Untuk lebih rincinya, berikut ini beberapa gejala difteri pada anak.

  • Terjadi pembengkakan kelenjar limfa pada bagian leher.
  • Demam dan menggigil.
  • Lemah dan lemas.
  • Kesulitan bernafas atau bernafas cepat.
  • Hidung selalu mengeluarkan lendir, bahkan sesekali terdapat darah dalam lendir tersebut.
  • Adanya membran abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
  • Tenggorokan sakit disertai suara serak.

Biasanya penyakit difteri pada anak hanya bersifat ringan saja. Namun kondisinya akan semakin parah jika kondisi tubuh anak semakin melemah dan merasakan sakit ketika menelan. Disamping itu, akan terjadi pembengkakan pada bagian laring dan faring sehingga menyebabkan terhambatnya saluran pernafasan. Biasanya anaka akan cenderung kesulitan untuk bernafas.

Secara umum penyakit difteri pada anak diakibatkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae. Mikroorganisme tersebut merupakan bakteri gram positif. Bakteri ini tahan dalam keadaan kering  dan beku. Namun bisa mati dalam proses pemanasan suhu sekitar 60 derajat celcius. Adapun faktor yang menyebabkan terjadinya infeksi difteri yaitu sebagai berikut:

  • Faktor lingkungan tidak sehat sehingga memudahkan penularan dan infeksi bakteri difteri.
  • Tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap.
  • Kualitas vajksin imunisasi tidak bagus.
  • Akses pelayanan kesehatan kurang dan pengetahuan sang ibu rendah mengenai penyakit tersebut.

Penularan bakteri difteri bisa melalui percikan ludah dari orang yang menderita infeksi tersebut. Selain itu, penyakit ini bisa menular melalui benda atau makanan yang bersentuhan dengan penderita difteri. Kontak langsung dengan penderita difteri merupakan cara penularan yang paling berbahaya.

Bakteri difteri pada umumnya memproduksi toksin yang akan membunuh sel-sel pada bagian tenggorokan. Nah, ketika sel-sel tersebut mati maka akan membentuk membrane berwarna abu pada tenggorokan. Pada kondisi yang lebih parah, toksin tersebut akan masuk ke dalam darah sehingga beresiko menyerang jantung.

Penularan penyakit difteri pada anak bisa dicegah dengan beberapa cara berikut ini:

  • Imunisasi dasar lengkap (DPT-HB sebanyak 3 kali)
  • Imunisasi DT saat anak menginjak usia Sekolah Dasar
  • Lanjut imunisasi TD.

Cara lain untuk mencegah penularan tersebut yaitu:

  • Menjaga kebersihan lingkungan dan badan. Biasakan supaya anak selalu mencuci tanagn sebelum makan.
  • Hindari kontak langsung dengan penderita.
  • Menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga.
  • Menutup hidung ketika bersin.
  • Mengkonsumsi makanan bergizi.

Itulah penjelasan singkat mengenai penyakit difteri pada anak. Pencegahan bisa dilakukan sejak dini dengan mengikuti program imunisasi lengkap. Selain itu, untuk menunjang kesehatan si kecil sebaiknya Anda memberikan asupan makanan yang bergizi.(solsehat/red)

Kamis, 14 Desember 2017 09:09
Pasuruan,restorasihukum.com - Rapat Konsolidasi dan Diskusi serta pengukuhan kordinator wilayah MPN (Majelis Pers Nasional) digelar di BLK (Balai Latihan Kerja) Disnakertrans jalan Raya Sambirejo, Rejoso Kabupaten Pasuruan, Selasa 12/12/2017.
 
Dalam rangkaian acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta anggota yang hadir, semua peserta anggota MPN sekitar 150 orang dari berbagai daerah antara lain Surabaya, Sidoarjo, Madura, Bojonegoro, Tulungagung, Malang Raya, Tuban, Probolinggo, Lumajang, Banyuwangi, Pasuruan dan berbagai kota dan kabupaten yang tidak dapat disebutkan satu persatu. 
 
Sambutan dari Haji Umar sebagai ketua Umum MPN dalam acara tersebut mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran peserta anggota MPN dari berbagai kota di Kantor BLK Disnakertrans tersebut untuk bisa melaksanakan rapat konsolidasi bersama serta pengukuhan korwil tersebut di atas.
 
"Acara ini selain ajang untuk berdiskusi juga Konsolidasi serta Pengukuhan korwil Malang Raya, Korwil Tuban, Korwil Banyuwangi dan korwil Bojonegoro." sambung Haji Umar
 
"Komunikasi serta kordinasi antar anggota dengan korwil amat diperlukan guna mewujudkan sinergitas organisasi MPN," terang Haji Umar.
 
Dirinya berharap agar jangan sampai terjadi miskomunikasi antar anggota. Miskomukasi tersebut hanya bisa dihindari dengan dengan cara melakukan kodinasi yang baik
Hal tersebut perlu diupayakan demi keutuhan organisasi MPN untuk lebih solid dan kokoh.
 
Ke depan diharapkan oleh ketua Umum Haji Umar Wirohadi, SH organasi MPN sebagai wadah perusahaan media/pers Nasional mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
Acara selanjutnya diiisi dengan penyampaian mengenai BPJS ketenaga kerjaan kepada seluruh anggota MPN, hingga pukul 14.30, acara dilanjutkan dengan dialog serta sesi tanya jawab antar peserta dengan pembicara sampai selesai. (red/tim)
Kamis, 14 Desember 2017 09:01

Surabaya,restorasihukum.com -Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo optimis pada pada tahun 2017 tumbuh sebesar 5,6%, dengan target pertumbuhan ekonomi Jatim sendiri sebesar  5,4 – 5,6 persen. Demikian pula, pertumbuhan ekonomi tahun 2018, diyakininya ekonomi dan investasi di Jatim akan tumbuh.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2017 dan Outlook Perekonomian 2018 di Hotel Shangri La, Surabaya, Rabu(13/12).

Pakde Karwo sapaan akrabnya menjelaskan banyak faktor yang mendukung perekonomian Jatim bisa tumbuh, diantaranya didukung kinerja investasi dan perdagangan yang terus mengalami kemajuan.

Di investasi, misalnya, kinerjanya  cukup membanggakan. Izin prinsip  investasi sampai dengan Triwulan III  tahun 2017   sebesar Rp. 88,07 triliun, sedangkan  realisasi investasinya sebesar Rp.  113,15 triliun."Pada tahun 2018  diharapkan meningkat, apalagi didukung oleh  daya tarik investor yang semakin meningkat,  keramahan bisnis yang ditawarkan Jatim,  dan adanya kebijakan yang kompetitif," jelasnya.

Di bidang  perdagangan, lanjutnya,  sampai dengan triwulan III  tahun 2017 provinsi i i mengalami surplus Rp. 116,13 triliun, atau mengalami peningkatan dibandingkan triwulan III tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp. 100,56 triliun. "Kinerja tersebut didukung dengan adanya  26 Kantor Perwakilan Dagang (KPD) yang tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain itu, tambah Pakde Karwo, ada faktor lain  yang bisa meningkatkan perekonomian Jatim yaitu daya saing yang unggul.  Untuk meningkatkan daya saing tsb, terdapat empat syarat dan telah dilakukan yaitu  terjaganya stabilitas  makroekonomi,  pemerintahan dan tata letak kelembagaan,  keuangan,  bisnis dan  kondisi tenaga kerja dan  kualitas  hidup dan pengembangan infrastruktur.

Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasional

Pakde Karwo menambahkan guna meningkatkan daya saing industri, Pemprov. Jatim  menambah persentase pendidikan berbasis vokasional. Saat ini, rasio Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jatim yakni 35% : 65%, dan dalam proses menuju rasio ideal  30% untuk SMA dan 70% untuk SMK .

"Kami akan terus menindaklanjuti prosentase keberadaan SMK, meskipun dari 2600 SMK yang ada di Jatim baru 1100 yang terakreditasi A. Penambahan SMK ini nantinya diupayakan agar bisa mengisi kebutuhan SDM yang profesional di sektor industri khususnya bidang manufaktur," ungkapnya.

Selain itu, yntuk memenuhi standard tenaga kerja yang dibutuhkan pasar industri, Pemprov Jatim jyga nmendirikan 270 SMK Mini atau Balai Latihan Kerja (BLK) Plus yang memberikan pendidikan selama enam bulan dengan ilmu keahlian sesuai kebutuhan pasar. Setelah enam bulan dididik, mereka keluar dengan membawa sertifikat dengan standard internasional. Ijazah atau sertifikat ini bisa digunakan untuk melamar sesuai dengan lowongan yang dibutuhkan.

Oleh sebab itu, berbagai upaya terus dilakukan dalam meningkatkan kualitas SDM tersebut. Salah satunya menerapkan dual track strategy yang meliputi sektor formal dan strategi non formal.

Strategi formal diarahkan dengan meningkatkan kualitas lulusan SMK dengan menambah muatan kurikulum yang diampu perguruan tinggi yang ada fakultas tekniknya. Sementara, strategi non formal diarahkan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja terampil dan bersertifikat, dengan peningkatan sumber daya manusia melalui SMK mini dan balai latihan kerja dengan target 30.032 orang."Setidaknya Jatim bisa menyediakan 227.825 tenaga kerja bersertiifikat dan berdaya saing," ujar Soekarwo.(hpj/tra)

Kamis, 14 Desember 2017 08:59

Jakarta,restorasihukum.com -Berbagai peraturan atau regulasi untuk berbisnis hendaknya tidak hanya yang bersifat melarang atau mengijinkan. Akan tetapi diperlukan re-regulasi peraturan yang memfasilitasi atau mendorong kemudahan berbisnis. Regulasi kemudahan berbisnis yang diperkuat dengan sistem teknologi informasi diyakini bisa mencegah perbuatan korupsi. 

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo menyampaikan hal tersebut saat menjadi nara sumber pada Forum International Business Integrity Conference (IBIC) yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (11/12).

Untuk mendorong kemudahan berbisnis di wilayahnya, pria yang biasa disapa Pakde Karwo itu menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengaturan kembali (reregulasi) peraturan daerah sehingga lebih bermanfaat bagi para pelaku bisnis dan investor. "Berbagai perda tersebut diantaranya perda investasi yang memberikan jaminan pemberian ijin Penanaman Modal Asing (PMA) maksimal 17 hari dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)  yang mencapai 11 hari," ungkapnya.

Dirinya yakin, implementasi perda-perda tersebut yang diperkuat dengan pembenahan sistem IT (information technology) sehingga orang tidak ketemu dengan orang, maka penyalahgunaan wewenang yang bisa menyebabkan perbuatan korupsi bisa dicegah.

Dalam konferensi yang dimoderatori Penasehat KPK Moh Tsani Annafari, Pakde Karwo menegaskan, pemerintah harus memberi perhatian dalam memfasilitasi kemudahan berbisnis. Karena itu, Pemprov Jatim memberi jaminan kemudahan atau government guarantee kepada para investor berupa kemudahan perizinan dan layanan informasi kepada investor.

"Kami memiliki Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) dan EJISC atau East Java Investment Super Coridor. Keduanya sangat efektif dalam menjemput investor yang masuk. Bahkan, Pemprov Jatim memiliki Unit Reaksi Cepat (URC) yang bertugas untuk memberi informasi dan menjemput calon investor yang akan masuk," jelasnya.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga memberi jaminan percepatan pengadaan lahan, ketersediaan pasokan energi/ listrik. "Jatim memiliki kepastian jaminan penyediaan pasokan energi listrik sebesar 1.800 MW, ini adalah bentuk jaminan yang siap diberikan kepada investor yang masuk," imbuhnya.

Di akhir paparannya, Pakde Karwo menjelaskan, seluruh komponen di Jatim memiliki komitmen bersama yang kuat dalam menjaga iklim investasi agar terus tumbuh. Caranya, iklim perburuhan harus dijamin tetap demokratis, serta menjaga suasana aman dan nyaman, yang menjadi modal penting guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Di Jatim, ujar Pakde Karwo, telah memiliki kesepakatan antara pemerintah dengan buruh jika terjadi demo. Demo harus berlangsung tertib dan ditemui oleh Gubernur maupun forkopimda. Suasana aman dan nyaman di Jatim bisa dirasakan hingga ke tingkat desa.

"Kondisi itu tercipta berkat terjalinnya hubungan harmonis antara trisula pembangunan desa plus, yakni antara kepala desa, babinsa, babinkamtibmas, serta ditambah tokoh agama dan tokoh masyarakat,"tegasnya.

Selain Pakde Karwo, yang menjadi nara sumber pada konferensi tersebut adalah Gubernur Lampung Muh Ridho Ficardo S.pi M. Si, Ketua Kadin Lampung M. Kadafi, Duta Besar Denmark untuk Indonesia H.E Rasmus Abildgaard Kristensen dan Royal Canadian Mounted Police Patrice Poitevin. (hpj/nif)

Kamis, 14 Desember 2017 08:58

Surabaya,restorasihukum.com -Dra Hj Nina Soekarwo, MSI minta para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), dalam perannya sebagai isteri pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN), agar betul-betul proporsional dan profesional. Artinya, dapat mensupport kinerja suami, menjaga perilakunya, serta melindungi dan membimbing putera-puterinya dengan baik sesuai dengan adat dan budaya Timur.

Hal tsb disampaikan Penasehat DWP Provinsi Jatim Dra Hj Nina Soekarwo, MSi  pada resepsi HUT ke- 18 DWP Provinsi Jatim, di Badan Pendapatan Provinsi Jatim Jl Manyar Kertoarjo Surabaya, Selasa (12/12).

Dengan demikian, lanjut Ny. Nina Soekarwo, diharapkannya kedepan DWP Provinsi Jatim menjadi organisasi istri ASN yang profesional dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa, yang mampu memberikan banyak manfaat, baik untuk anggotanya maupun untuk bangsa dan negara.  

Dalam kesempatan sama, Bude Karwo – sapaan akrab Dra Hj Nina Soekarwo, MSI juga mengingatkan  peranan DWP dalam menciptakan ketahanan keluarg, yakni sebagai pemeran utama dan pertama dalam pembelajaran putera-puterinya. "Bagaimana melindungi dan melakukan  pendekatan persuasif dari hati  ke hati agar tidak terlepas dari pengawasan," ujarnya sambil menjelaskan pelaku tindak kekerasan dan pornografi biasanya muncul dari keluarga yang tidak harmonis. 

Menurut Bude Karwo,  perkembangan ilmu pengetahuan, sain dan teknologi membawa implikasi tersendiri. Pengaruhnya luar biasa, baik positif maupun negatif. Demkan pula, gempuran media sosial yang begitu gencarnya menebarkan nilai – nilai yang belum tentu sesuai dengan ajaran agama dan adat istiadat kita. Bahkan fakta nasional menyebutkan bahwa indonesia menempati urutan teratas dalam dunia maya terkait kasus kejahatan seksual anak 'child abuse material' dari negara – negara di dunia. Sedangkan data Yayasan Parinama Astha menyebutkan 70% video kekerasan dan pornografi terhadap anak di upload dari indonesia.

"Kita harus mendidik putera-puteri kita dengan pendekatan agama, adat istiadat, menciptakan kesejahteraan, menghadirkan keamanan atau kenyamanan untuk keluarga dan memberikan keadilan untuk seluruh anggota keluarga. Kita harus bisa menjadi sahabat sekaligus menjadi ibu bagi putera-puteri kita," pesannya

Ditambahkan,a tema yang diangkat dalam peringatan HUT ke-18 DWP adalah pengembangan kualitas isteri ASN menuju ketahanan keluarga. hal tsb meneguhkan  peran sangat penting DWP dalam membangun ketahanan keluarga. Keluargalah yang dapat mengembangkan karakter putera-puteri anggota DWP agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di tengah masyarakat.

DWP Sebagai Salah Satu Kekuatan Nasional

Sementara itu, dalam sambutannya yang Ketua DWP Provinsi Jatim Hj Chairani Akhmad Sukardi, S.Sos, Ketua Umum DWP Wien Ritola Tasmaya mengatakan, potensi DWP mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/kota sampai kecamatan dan kelurahan, menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan konstribusi penuh dalam menyukseskan program nasional.

Sebagai  sebagai organisasi besar, lanjutnya, DWP perlu menyelaraskan diri dengan tuntutan perubahan lingkungan strategisnya. DWP harus meningkatkan kualitas sumberdaya anggota dalam rangka mewujudkan ekemasyarakatan yang demokratis, mandiri dan netral secara politis. Keberhasilan pelaksanaan programnya harus mampu menghadapi tantangan kehidupan di era globalisasi/  persaingan bebas.

Untuk itu diharapkan agar kegiatan-kegiatan DWP untuk senantiasa diarahkan pada upaya peningkatan  kemampuan  intelektual,   pola fikir maupun ketrampilan praktis yang dapat  memberikan manfaat bagi anggota dan keluarganya. Dengan demikian, pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat, perempuan bisa mengaktualisasikan dirinya dalam banyak hal sesuai dengan program prioritas yang ditetapkan, yaitu pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

Sebagai rangkaian acara, sebelum dilakukan pemotongan tumpeng, Bude Karwo menyerahkan hadiah berbagai lomba yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-18 DWP Provinsi Jatim (hpj/ Sil).

Kamis, 14 Desember 2017 08:47
Gunungsitoli,restorasihukum.com -Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pendidikan melaksanakan Rapat Kerja yang merupakan salah satu wahana untuk mengevaluasi program kerja Pemerintah Kota Gunungsitoli, di bidang pendidikan. Selasa (12/12/2017).
 
Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua yang membuka secara resmi rapat ini dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menetapkan suatu dasar melalui visi yakni "Kota Gunungsitoli yang maju, nyaman dan berdaya saing".
 
Untuk mewujudkan visi tersebut Pemerintah memiliki beberapa misi, salah satunya adalah 'membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing'. Untuk mendukung visi dan misi ini pemerintah Kota Gunungsitoli menetapkan kebijakan dan prioritas pembangunan di bidang pendidikan antara lain melalui pemberian beasiswa berprestasi, peningkatan serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan mutu, kompetensi, kualifikasi pendidik dan pemerataan tenaga guru, serta pembinaan dan pengembangan sekolah/kelas unggulan termasuk pengangkatan guru non-PNS menjadi Guru Bantu Daerah (GBD).
 
Hal ini semata-mata sebagai upaya dalam membangun SDM yang cerdas, berbudaya dan berdaya saing yang pada gilirannya akan menjadi manusia yang produktif, kompetitif dan dilandasi akhlak mulia sebagai kunci dari keberhasilan pelaksanaan misi pemerintahan selanjutnya.
 
Diakhir arahannya, Walikota mengajak seluruh peserta rapat kerja untuk berpartisipasi aktif, baik melalui masukan, saran maupun kritik yang membangun untuk menyatukan persepsi dan pemahaman bersama dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Gunungsitoli di bidang pendidikan, sehingga dapat menciptakan generasi yang terdidik, berakhlak dan diharapkan membangun bangsa kedepan  nantinya.
 
Turut hadir Asisten Setda Kota Gunungsitoli, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, Narasumber, Ketua dan Anggota Dewan Pendidikan Kota Gunungsitoli, para Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan se-Kota Gunungsitoli, para Pengawas dan Kepala Sekolah se-Kota Gunungsitoli beserta segenap undangan lainnya. (al)