Redaksi

Redaksi

Jumat, 06 April 2018 04:34

Surabaya, restorasihukum.com - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mendorong motivasi investasi dan bisnis pengusaha Georgia ke Jatim. Banyak alasan kenapa hal tsb perlu dilakukan, a.l. sampai saat ini belum ada investasi Georgia di Jatim, beragam jaminan kemudahan investasi di Jatim, serta upaya penyeimbangan neraca perdagangan dua pihak yang Jatim selalu surplus selama ini.

Demikian Gubernur Jatim Pakde Karwo-sapaan akrabnya didepan pengusaha Georgia seperti pariwisata, perkebunan, dan logistik, di Hotel The Biltmore, Rustaveli 29 Avenue, Tiblisi, Georgia, Rabu (4/4).

"Beragam kemudian investasi tsb, yakni pemberian jaminan terkait fasililitasi penyerdahanaan perijinan, ketersediaan tenaga trampil, fasilitasi pengadaan tanah di kawasan industri, dan ketersediaan listrik," ujar Pakde Karwo.

Pakde Karwo menambahka pertimbangan lain dorongan investasi dan bisnis di Jatim tsb adalah kondisi Jawa Timur yang aman dan sekaligus sebagai barometer nasional. Selain itu, saat ini juga tersedia 10 kawasan industri, baik yang telah dan sedang dalam proses pengembangan, yang mempermudah berbisnis di Jatim.

"Empat kawasan industri telah beroperasi, dimana pegusaha langsung bisa melakukan konstruksi, seperti dikawasan industri Tuban dan Maspion," ujarnya. Dalam tahap konstruksi seluas  31. 584 ha, serta pengembangan kawasan ekonomi khusus di Singosasi Malang seluas 300 hekta, juga kawasan ekonomi khusus di Prigi Trenggalek, yang keduanya diperuntukkan pariwisata.
 
Sementara itu, komoditi ekspor Jatim ke Georgia diantaranya sabun herbal, dengan komoditi yang potensial untuk ditingkatkan a.l.  kopi, teh, produk kayu, minyak sawit, dan krupuk udang. Sedangkan  komoditi impor Jatim dari Georgia yaitu hasil penggilingan, peralatan listrik, dan perekat/enzym.

Ditambahkan, Jawa Timur saat ini juga mengembangkan diri sebagai smart government, diataranya mewujudkan tersedianya data berbasis teknologi informasi yang terintegrasi di provinsi ini. Juga, pengembangan regulasi pengembangan loan agreement berbunga rendah 6-9%/tahun, khususnya untuk usaha kecil dan menengah, sebagai mitra pengusaha Georgia.

Hadir dalam pertemuan ini sebanyak 30 pengusaha Georgia dari berbagai bisnis line, seperti pariwisata, perkebunan, dan logistik. Sambutan hangat disampaikan oleh para pengusaha Georgia usai mengetahui potensi Jatim. Diantaranya, keinginan untuk melakukan kunjungan balik ke Jatim, serta ketertarikan terhadap berbagai komoditi perdagangan seperti teh dan kopi.  Sebanyak 500 ton teh per triwulan telah dipesan oleh pengusaha Georgia. Demikian pula untuk komoditi kopi dan sabun herbal.

Georgia sendiri sebagai pintu masuk Eropa merupakan negara dengan  GDP besar, yaitu 14,372 milyar pada tahun 2015  dan income percapita penduduknya sebesar  US $ 9.891 pada tahun 2016.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan beberapa industri prioritas yang potensial di Jatim , seperti industri makanan dan minuman, farmasi, kulit dan alas jako,karet dan plastik. Sekaligus perbaikan investasi yang bersinergi antara pembangunan berkelanjutandi Jatim  melalui renewable dan energi terbarukan, pemberdayaan usaha kecil dan menengah dengan mendorong kemitraan, perbaikan kapasitas institusi dalam promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata, padat tenagakerja, modal, dan transfer teknologi.

Dukungab Kedubes Georgia

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Georgia, Ukraina, dan Urmania, Yuddy Chrisnandi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan business dan one on one meeting yang dilakukan Pemprov. Jatim ini. "Kegiatan ini merupakan komitmen memperbaiki ekonomi daerah, dan mengenalkan Jatim sebagai partner bisnis di Georgia," ujarnya.

Diharapkannya, kedepan dua wilayah saling melengkapi dan pas. Jatim merupakan provinsi industri dengan pertumbuhan ekonomi selalu lebih tinggi dari nasional, demikian pula sebaliknya Georgia. (HPJ/gedhe)

Kamis, 05 April 2018 10:28

Pasuruan, restorasihukum.com - Setelah dinyatakan lulus oleh panitia penjaringan dan penyaringan seketaris dan bendahara oleh perangkat desa Pekoren, kecamatan Rembang dalam ujian tulis maupun praktek pada  Senin, (26/03/2018), A. Muzacky Sebagai sekdes baru dan Ray Anita Bru Agara sebagai bendahara baru dengan secara resmi dilantik pada Kamis (05/04/2018) oleh kepala desa Pekoren, kecamatan Rembang, kabupaten Pasuruan dibalai desa setempat.

              Acara tersebut dimulai pukul 09.00 wib dihadiri oleh Muspika seperti Camat Rembang, Danramil, Kapolsek,  Panitia, PKK, LPM, BPD, toga, tomas dan semua perangkat desa Pekoren serta para undangan.

              Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK kepala desa oleh petugas. Setelah itu acara puncak yakni pengambilan sumpah dan pemberian SK oleh bapak kepala desa Pekoren Muhaimin.

              Dalam sumpah jabatan tersebut sekdes baru dan bendahara baru dengan lantang menirukan kata-kata kepala desa dengan hikmat.

              Setelah pengambilan sumpah jabatan dilanjutkan sambutan dari kepala desa Pekoren bapak Haimin. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada sekdes baru yang secara sah sudah dilantik , dan tidak lupa pula mengucapkan terima kasih kepada tim panitia perangkat desa yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selama proses pemilihan juga kepada para hadirin yang sudah hadir dalam acara hari ini.

             "Semoga sekdes baru bisa mengemban amanah dengan menjalankan tugasnya dengan baik demi mengabdi melayani masyarakat desa Pekoren," tandasnya.

              Bapak camat Rembang juga tidak luput memberikan ucapan selamat kepada sekdes dan bendahara baru, beliau berpesan agar tidak jumawa dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

              "Jangan pernah sombong dengan apa yang didapat, jaga amanah jangan segan segan untuk selalu minta petunjuk kepada perangkat senior tentang prosedur apa saja yang harus dilakukan, bisa juga ke kecamatan, " cetus camat rembang.

               "Setelah dilantik nanti saya berharap bisa mengurangi beban dan tugas yang sebelumnya bisa menjadi ringan, dan nantinya bisa jadi tauladan atau contoh buat masyarakat desa Pekoren," pungkasnya.

                Acara terakhir ditutup dengan do'a dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemberian ucapan selamat kepada kedua perangkat baru dari Muspika dan para undangan semua. Acara pelantikan tersebut berjalan lancar dan sukses.(sy)

Kamis, 05 April 2018 02:53

Malang, restorasihukum.com - Galian c desa njago kembali beroperasi meskipun sempat berhenti beberapa bulan lamanya, kuat dugaan galian yang berada di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang ini belum kantungi ijin pertambangan sesuai peraturan yang berlaku.

Pasalnya Kepala dinas lingkungan hidup provinsi jawa timur Ibu Diah saat dikonfirmasi belum berikan keterangan pada tim ungkap fakta yuridis media restorasihukum.com akan ijin usaha pertambangan dilokasi tersebut dengan menyarankan untuk langsung konfirmasi pada kepala dinas lingkungan hidup kabupaten malang yakni Bapak Budi Iswoyo.

Sedangkan kepala dinas lingkungan hidup bapak Budi Iswoyo saat dikonfirmasi hingga berita ini beredar justru melempar pertanyaan yang disampaikan redaksi akan kepastian ada atau tidaknya perizinan tersebut pada dinas lingkungan hidup provinsi jawa timur.

Dari kejadian tersebut kuat dugaan antar dinas saling lempar tanggung jawab untuk memberikan keterangan yang akan dikonsumsi untuk masyarakat yang merasa resah akan kegiatan pertambangan tersebut.

Sementara Ajab selaku penanggung jawab dalam pertambangan hingga berita ini diterbitkan belum juga berikan keterangan pada redaksi sebagai penyeimbang dalam pemberitaan yang mana keterangan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Sementara redaksi restorasihukum.com memerintahkan tim ungkap fakta untuk koordinasi dengan aparat terkait akan kegiatan penambangan tersebut untuk memperoleh fakta fakta yang sesuai dengan keadaan dilapangan dengan tidak keluar dari kode etik yang ada. (hr/red)

New layer...
Rabu, 04 April 2018 19:09

Pasuruan, restorasihukum.com -  Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat izin mengemudi (SIM) di Polres Pasuruan kini semakin memperlihatkan pelayanan terbaiknya kepada seluruh  masyarakat baik warga Pasuruan maupun warga diluar kabupaten Pasuruan.

          Salah satunya dengan selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur pengurusan SIM, baik perpanjangan maupun pemohon SIM baru. Selain itu, Satpas Polres Pasuruan juga memberikan fasilitas seperti adanya ruang untuk ibu menyusui, mainan anak-anak, dan juga ada pojok baca yang disitu ada berbagai macam buku-buku untuk di baca sembari menunggu antrian panggilan. 

          Menurut kanit Regident Iptu Yudhi Anugrah Putra Sik.MH, kami akan selalu memberikan pelayan terbaik kepada para mayarakat dalam pengurusan SIM.

          "semua ini demi kepuasan masyarakat, kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik dalam pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM)," kata Iptu Yudhi pada media restorasihukum.com, Rabu, (04/04/2018).

          Lanjut Yudhi, Selain itu kami juga menyediakan Fasilitas ruangan untuk ibu menyusui, mainan anak-anak, dan pojok baca.

          "Dengan adanya fasilitas tersebut para ibu yang membawa anak kecil yang hendak akan menyusui bisa diruangan tersebut. Begitu juga para pemohon sim lainnya, bisa membaca buku yang disediakan dipojok baca Satpas Polres Pasuruan," cetusnya.

          Semoga kedepannya, pelayanan satpas polres Pasuruan dalam pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) lebih baik dan lebih baik lagi, karena kami akan selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati tanpa membedakan, baik pemohon dari wilayah Pasuruan maupun dari luar wilayah," pungkasnya.

           Dari begitu banyak pemohon SIM disatpas Polres Pasuruan, baik perpanjangan atau pemohon baru terlihat bukan hanya dari warga pasuruan saja, tapi juga dari luar wilayah seperti Lumajang, Jember, Malang dan Sidoarjo datang untuk lakukan pengurusan SIM ke Pasuruan. Inilah bukti bahwa Satpas Polres Pasuruan dalam melayani masyarakat untuk pengurusan SIM memang sangat baik.(sy)

Rabu, 04 April 2018 03:54

Sidoarjo, restorasihukum.com — Selasa (3/4/2018) Dalam rangka meningkatkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara sebagai wujud peningkatan Pendidikan Karakter yang dicanangkan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala SMP N 6, Sidoarjo, ibu Lilis Sulistyowati, S.Pd, M.Pd dihadapan  siswa siswi dan para guru  melakukan Memorandum of Understanding (MoU) tentang peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bela  Negara. Kerja sama ini sebagai wujud peningkatan Pendidikan Karakter dengan Koramil 01/Kota Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut Danramil 01/kota Sidoarjo  Kapten Arh A.Fahrudin  mengatakan, “pada saat ini telah terjadi kelunturan nilai-nilai kebangsaan dan menurunnya rasa cinta tanah air dan bangsa. Hal ini tidak hanya pada kalangan pemuda atau pelajar saja, namun terjadi pada semua elemen masyarakat, kalau tidak segera disikapi secara baik oleh semua pemangku jabatan, maka Indonesia akan bisa jadi tinggal kenangan dimasa yang akan”.

“Saat ini adalah waktu yang tepat untuk melaksanakan kerjasama seperti  ini, saling bersinergi semua unsur pimpinan di wilayah, bahu membahu untuk mengembalikan nilai-nilai kebangsaan dan rasa bela negara yang sudah mulai terkikis,” tegas Fahrudin.

Sementara itu Kepala SMPN 6 Sidoarjo, ibu  Lilis Sulistyowati, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, pihak sekolah akan menyediakan waktu khusus bagi TNI dalam hal ini Koramil kota Sidoarjo untuk melaksanakan sosialisasi, ceramah bahkan pelatihan PBB serta pembinaan Kepanduan Saka Wira Kartika kepada siswa-siswi SMP N 6 Sidoarjo.Ibu Lilis juga berterima kasih telah memberikan dukungan dan motivasi kepada pihak sekolah.

Dalam mewujudkan program nawacita dalam hal ini Pendidikan berkarakter, menurut ibu  Lilis, sebagai upaya untuk membekali peserta didik agar menjadi generasi emas Indonesia di tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan pendidikan karakter yang sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, guna menghadapi dinamika perubahan dimasa yang akan datang," ungkapnya
(Zeey//Lyn)

Rabu, 04 April 2018 03:45

Nganjuk, restorasihukum.com  - Untuk membantu meningkatkan pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, Pemerintah membuat Program Indonesia Pintar sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014.

Tapi lain halnya, Program Indonesia Pintar (PIP) Di SDN Kartoharjo 2 penggunaannya terkesan antik. Pasalnya ada sebagian dananya yang digunakan untuk iuran dengan dalih pembangunan tangga sekolah.

Hal ini bermula ketika salah seorang wali murid SD, yang tidak mau disebutkan namanya. Mengeluh dengan adanya pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah di dana PIP yang diterima anaknya. "Potongan tersebut untuk administrasi Rp 25.000,- dan Rp 50.000,-untuk iuran pembangunan tangga sekolah. Dengan sub total seratus dua puluh lima ribu rupiah per siswa nantinya."Katanya

Dia juga mengatakan bahwa dana PIP sebesar Rp 450.000,- yang diterima anaknya beberapa hari lalu, langsung dipotong untuk keperluan itu. "Kalau mas gak percaya coba tanya kepada wali murid yang lainnya dan saya juga bingung apakah ada aturannya tentang pemotongan tersebut."Tegas wali murid

Disisi lain Kepala Sekolah SDN Kartoharjo 2 Lilik Sujiati membenarkan dengan adanya potongan tersebut. "Semua itu sudah di rapatkan bersama komite dan wali murid terkait pemotongan dana tersebut mas, apalagi UPTD juga tahu tentang hal ini.” Terangnya

Lanjut,"kalau potongan seratus dua puluh lima ribu itu tidak hanya siswa yang mendapatkan PIP saja, tapi seluruh siswa. Ya mungkin itu keluhan-keluhan dari wali murid, nanti saya coba koordinasikan kembali baiknya hal ini.“Pungkasnya (tobing)

Rabu, 04 April 2018 03:40

GUNUNGSITOLI, restorasihukum.com -  Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam hal ini Wakil Walikota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli menghadiri acara Peresmian Unit Kerja Kantor Imigrasi kelas II Sibolga di Kota Gunungsitoli di Wisma Soliga Gunungsitoli, Sumatera Utara.  (29/03/2018).

Diawali dengan penyambutan secara resmi Oleh Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, SE.,M.,Si, di Bandara Binaka Gunungsitoli didampingi Asisten Bidang Administrasi Setda Kota Gunungsitoli.

Wakil Walikota Gunungsitoli dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik dan sangat bersyukur bahwa kini UKK Imigrasi telah ada di Kota Gunungsitoli untuk memudahkan urusan yang berkaitan dengan keimigrasian bagi masyarakat di Kota Gunungsitoli. Ujar Sowa'a Laoli

Terpantau, Gedung UKK Imigrasi Kelas II Sibolga di Gunungsitoli ini diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny F. Sompie, bersama rombongan.

Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara dan Direktur Kerjasama Keimigrasian Sumatera Utara, melaksanakan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gedung dan demo pelayanan jasa keimigrasian di UKK Keimigrasian Kelas II Sibolga di Gunungsitoli.

Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI dan rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Museum Pusaka Nias yang didampingi Wakil Walikota Gunungsitoli untuk melihat langsung rumah adat Nias dan benda peninggalan leluhur masyarakat Nias. (al)

Rabu, 04 April 2018 03:38

MEDAN, restorasihukum.com - Unit Sat lantas Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhan Batu melakukan penindakan penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu² sebanyak 13. Kg dan PIL EXTACY sebanyak 20.000 Butir (4 plastik @ 1 bungkus 5 ribu butir), serta penangkapan 3 orang Tersangka. Medan - Sumatera Utara. Kamis (29/03/2018).


Pada hari ini, Rabu tanggal 28 Maret 2018 sekira Pkl  03.45 Wib di Jalinsum Pos lantas Terpadu Desa Siamporik Kecamatan Kualuh selatan Kabupaten Labura.
Tersangka, Marhaban Ali (40) asal aceh pek Sopir, Desa Kubu Kecamatan Pusangan sebilah Krueng Aceh Timur.
2. Mursalum (39) asal aceh Jln. Pancing Gg. Melunjo Medan.
3. Hasnawi (34) Dusun Ujong Belang Desa Alue Bulu Dua Kecamatan Simpang Ulim Aceh Timur.
Dengan Barang Bukti (BB) 13. Kg dengan (13 bungkus) kemasan warna Kuning merek "Guan-Yinang”, seluruhnya berisikan Narkotika  jenis sabu². tiap bungkus Seberat 1 kg (seluruhnya 13 kg).

4 Bungkus kemasan pkstik Putih berisikan Narkotika  jenis Pil Ecstasy, tiap Bungkus berisikan 5.000 butir (keseluruhan berjumlah 20.000 Butir.


1 Unit mobil mini bus Warna hitam merek Avanza BK 1718 BI. Uang tunai Rp. 5.919.000; 2 HP Android, 3 HP Merk Samsung lipat, 1 HP merk stoberry, 1 STNK mobil, 1 STNK sepeda motor.




Pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2018 sekira pukul 03.45 Wib, mobil yg dikemudikan sopir Marhaban Ali distop oleh 4 Orang Unit lantas Polsek Kualuh Hulu, Polres Labuhanbatu, yang bertugas di Pos Lantas terpadu Desa Siamporik Kecamatan Kualuh Selatan.

Kemudian personil Polsek Kualuh Hulu dan berhasil mengamankan Tersangka Marhaban Ali dkk berikut Mobil berisi Narkoba yang dikendarai ke- 3 Orang Tersangka.

Dari hasil interogasi, Marhaban Ali mengaku Narkoba tersebut akan diserahkan kepada Seseorang bila sudah tiba di Pekan Baru. Ujar Tersangka.


Kabid Humas Polda Sumut dra. Rina Ginting, membenarkan Hal pengungkapan serta penangkapan 3 orang Tersangka, kini Polres Labuhan Batu, sudah  menerima Tersangka serta Barang Bukti karena wilayah Hukumnya dari Unit Lantas tersebut. Namun kini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengembangan kasus Narkotika tersebut. Ujar Kabid Humas Polda Sumut.

(al)