Redaksi

Redaksi

Kamis, 22 Maret 2018 20:28

Tulungagung , restorasihukum.com - Anggota Resintel Polsek Ngantru Tulungagung,  berhasil meringkus pelaku  pencuri sepeda motor di dalam rumah pada Rabu (21 /3 /2018 ) sekitar jam 13.00 wib. Pelaku  ini beraksi menjelang subuh dan dilakukan sendirian.

Pelaku bernama Eko Dwi Tetuko ( 43 ) Warga Desa ll Cahya Tani ,RT 05 RW 05 Kelurahan Kuta pandan kecamatan Lempuing OKI Sumatera Selatan, dulunya berasal dari Dusun Dermosari  Desa Pinggirsari  Kecamatan Ngantru Tulungagung ini , sebelumnya mencuri  Sepeda Motor Vario Nopol AG 4440 RAT milik Istiyah asal Dusun / Desa Batokan  RT 01 RW 02 Kecamatan Ngantru pada Sabtu (10/03/2018) .

Saat itu korban tengah tidur.Seperti biasa, pintu tertutup rapat karena dikunci dari dalam.Namun saat jam 3.00 wib menjelang subuh,  korban bangun untuk mempersiapkan daganganya berupa ayam potong dirumah ibunya yang  letaknya bersebelahan.
Tetapi korban sempat kaget, dilihatnya pintu depan terbuka dan Sepeda motor beserta barang lainya hilang.

Setelah menanyakan kepada keluarga semua tidak tahu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Ngantru.
Menerima laporan itu , Polisi bergerak dan menemukan jejak Pelaku melarikan diri di Kecamatan Lempuing ,Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) Sumatera Selatan.
Polsek Ngantru lantas bekerja sama dengan Polres OKI untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Rabu  ( 21/03/2018).

Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan SH kepada wartawan kamis ( 22/03)  membenarkan penangkapan tersebut.
" saat ini Polisi sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa Sepeda motor Vario Techno , ATM BRI, HP Nokia 1 , HP Merk Croos 1 serta emas cincin dan anting ." terang Maga.

"Atas perbuatannya itu ,  tersangka dijerat Pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara," paparnya.( wahyu / ctr)

Kamis, 22 Maret 2018 15:23

NIAS INDUK, restorasihukum.com - Pemerintah Kabupaten Nias berkomitmen mendukung program penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TB) terutama dalam menemukan kasus yang selama ini belum terdeteksi. Kamis (22/3/2018)

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, mengatakan Pengobatan TB sampai sembuh untuk mencegah penularan kepada orang lain. Ujarnya

Semua pihak harus menyadari jika permasalahan TB menjadi tanggungjawab bersama, terutama dalam menemukan kasus kasus yang selama ini belum terdeteksi dan memastikan pengobatan TB sampai sembuh untuk mencegah penularan kepada orang lain.

Bupati Nias apresiasi kepada Field Manager Program MAP Internasional dan segenap jajaran yang telah menjalankan program penanganan TB berbasis masyarakat di Kabupaten Nias

Kegiatan MAP Internasional selama satu tahun di Kabupaten Nias memberikan dampak yang cukup bermakna dalam penemuan kasus TB yang selama ini belum terdeteksi, dan Pemkab Nias sangat mendukung serta berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan. Tutur Bupati Nias.
(al)

Kamis, 22 Maret 2018 15:18

GUNUNGSITOLI, restorasihukum.com - DPC LSM Penjara Kota Gunungsitoli melakukan aksi Damai di Kantor Lembaga Pemasyarakatan klas II B Gunungsitoli. Jl. Dolok Martimbang Hilinaa Gunungsitoli, Sumatera Utara. Rabu (21/03/2018) siang.

Kehadiran DPC LSM Penjara Kota Gunungsitoli  menuntut Kalapas Gunungsitoli agar segera dicopot dari jabatannya akibat viralnya video salah seorang Terpidana Pembunuhan Dua Petugas Pajak Agusman Lahagu alias Ama Teti yang divonis Hukuman 20 Tahun penjara.

Baru² ini bebas berkeliaran bersama istrinya disalah satu pantai wilayah Kabupaten Nias Utara dengan didampingi Dua sipir lapas klas II B Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara.

Dalam orasinya, massa menuding Kalapas Gunungsitoli Yunus Simangunsong telah menyalahgunakan jabatan dalam memberikan ijin tanpa melalui prosedur kepada Agusman Lahagu.


Selanjutnya DPC LSM Penjara Kota Gunungsitoli, meminta Bapak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum Lapas Gunungsitoli yang membiarkan Agusman Lahagu keluar masuk penjara karena dinilai sangat meresahkan masyarakat. orasi massa


"kami meminta Menkumham turun tangan menyikapi pemberian ijin tanpa prosesur kepada Agusman Lahagu selaku terpidana pembunuhan dua petugas pajak Pratama Sibolga pada tahun 2016". teriak Markus Hulu.

Ia meminta Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Utara untuk memindahkan Agusman Lahagu dari Lapas Gunungsitoli ke Lapas Klas I A Tanjung Gusta di Medan. katanya.


"kami meminta Kakanwil Kemenkumham Sumatera Utara segera memindahkan Agusman Lahagu ke Lapas Tanjung Gusta".

Menanggapi Hal tuntutan massa, Yunus Simangunsong, mengakuinya bahwa Napi tersebut keluar masuk. Namun halnya mengambil pasir di salah satu pantai. Ujar Yunus Simangungunsong selaku Kalapas Klas II B Gunungsitoli.

Namun Kalapas Klas II B Gunungsitoli membantah dirinya telah memberikan ijin kepada Agusman Lahagu keluar masuk penjara. Namun, ianya berdalih bahwa Kedua sipir lapas hanya mengambil pasir disalah satu pantai wilayah Kabupaten Nias Utara. ucap Kalapas


Dikatakannya Yunus, bahwa saat kejadian tersebut dirinya tengah rapat koordinasi di Kakanwil Kemenkumham Sumatera Utara dan soal pemberian sanksi terhadap oknum sipir lapas dan terpidana kasus pembunuhan dua petugas pajak Agusman Lahagu merupakan kewenangan Kakanwil.

"saat itu saya lagi dinas luar untuk mengikuti rapat koordinasi di Kemenkumham Sumut, terkait informasi Agusman Lahagu berada di pantai maka saya belum mengetahuinya. Untuk itu, saya tidak punya kewenangan dalam pemberian sanksi, yang jelas setelah kejadian itu tim sudah datang kesini". Tutur Yunus.

Yunus Simangunsong mangaku bertanggungjawab dan siap menerima segala konsekuensi bila menyalahi aturan.

"saya siap dicopot bila menyalahi aturan tetapi saya Kalapas Gunungsitoli ini akan memberikan yang terbaik buat masyarakat Nias". katanya

Penelusuran Media ini, sejak awalnya melakukan orasi tersebut dikawal ketat oleh Kepolisian Resor Nias Daerah Sumatera Utara hingga selesai orasinya dan membubarkan diri.
Ketika di Wawancara Ketua DPC LSM Penjara Kota Gunungsitoli, Markus Kaide Hulu, menyampaikan atas bantuan pelayanan pihak Kepolisian Resor Nias sehingga orasi tersebut aman terkendali. Ungkap Markus Hulu. (al)

Rabu, 21 Maret 2018 04:25

Sidoarjo, restorasihukum.com - Bertempat di Convention Hall Lantai 3 Grand City Mall Surabaya, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Fadli Mulyono, S.I.P bersama seluruh Danramil jajaran Kodim 0816/Sidoarjo hadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) ketertiban dan keamanan wilayah Jawa Timur yang turut dihadiri sekaligus sebagai narasumber acara yaitu oleh Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dan Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin, SH.

Adapun acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut, peserta rapat koordinasi diikuti oleh para pejabat utama dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, para Danrem se-Jatim,  Kapolres/ta jajaran se-Jatim, Dandim se-Jatim, para Bupati se-Jatim, Kajari se-Jatim, Ketua KPU Propinsi Jatim, Ketua Bawaslu Jatim, para Kapolsek dan Danramil se-Jatim dan para Camat se-Jatim.

Mengawali acara, sambutan pertama sekaligus penyampaian materi diisi oleh Gubernur Jatim yang akrab dipanggil Pakde Karwo mengatakan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai bentuk konsolidasi jelang pelaksaan Pemilukada serentak 2018 di Jawa Timur. Dalam ungkapnya, Gubernur menyatakan bahwa Pemilukada adalah proses menuju masyarakat adil dan makmur, bukan malah menuju kerusakan Pemerintahan.

"Pemilukada sejatinya adalah untuk mencapai cita- cita masyarakat yang adil dan makmur", ucap Pakde.

Setelah Pakde Karwo memberikan arahan dan paparan, acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Pangdam V Brawijaya yang mengatakan bahwa TNI khususnya Kodam V Brawijaya siap bersinergi Bersama Polda Jatim dalam pengamanan Pemilukada Serentak 2018 di Jawa Timur.

Selanjutnya acara ditutup dengan pemberian materi serta arahan dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin, SH yang dalam paparannya banyak mengungkap tentang situasi kamtibmas di wilayah Jawa Timur pada umumnya, dimana dalam ungkapnya Kapolda menyatakan bahwa Kamtibmas saat ini di Jatim sangat kondusif, tolak ukurnya yaitu tidak adanya konflik sosial di masyarakat.

"Adapun isu aktual yang terjadi sekarang ini yaitu berita hoax, isu penyerangan ulama, dan kasus OTT pejabat di beberapa wilayah di Jatim", ungkap Kapolda.

TNI dan Polri selalu menjalin hubungan  yang baik sehingga akan mewujudkan sinergitas dengan semua elemen masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0816/Sidoarjo seusai mengikuti kegiatan menuturkan bahwa TNI selalu siap untuk mengamankan dan mensukseskan Pemilihan Gubernur dan Kabupaten Sidoarjo yang saat ini juga melaksanakan Pemilihan Kepala Desa serentak di beberapa Desa wilayah Kab. Sidoarjo periode 2018-2023, namun kekuatan terbesar ada pada masyarakat itu sendiri yang menghendaki perdamaian, hindari gesekan dan saling menghargai dan menerima hasil keputusan akhir nantinya."

Oleh karena itu, Dandim Sidoarjo selalu menekankan kepada seluruh anggotanya agar mengadakan komunikasi yang baik dan  pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh yang ada di Sidoarjo, beliau juga berharap bisa mewujudkan Pemilukada/Pilkades yang damai dengan dukungan para tokoh tersebut.

"Dengan adanya seluruh elemen masyarakat, kami berharap Pemilukada/Pilkades di wilayah Sidoarjo akan tercipta aman dan damai", tutur Letkol Fadli Mulyono, S.I.P

Rabu, 21 Maret 2018 04:13

GUNUNGSITOLI, restorasihukum.com - Setelah melalui polemik yang cukup panjang antara KPU Kabupaten Nias dan Pemerintah Kota Gunungsitoli akhir-akhir ini yang membuat kegaduhan dan seakan Pemerintah Kota Gunungsitoli coba Kuasai Paksa Kantor KPU Kabupaten Nias, sedangkan Aset tersebut merupakan aset dari Pemerintah Kota Gunungsitoli yang dipinjam pakai oleh KPU Kabupaten Nias. Selasa (20/03/2018).

Segala upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk mengamankan Aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk mengkoordinasikan dan mengkonsultasikan permasalah ini ke instansi dan lembaga yang berwenang ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

Menindak lanjuti hasil rapat koordinasi antara pengelola barang yakni Kanwil DJKN Sumatera Utara/ KPKNL Padang Sidempuan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias dan Pemerintah kota Gunungsitoli sebagaimana tertuang dalam notulen rapat koordinasi Pemerintah Kota Gunungsitoli dan KPU Kabupaten Nias pada KPKNL Padang Sidempuan tanggal 8 Februari 2018 di Padang Sidempuan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias pada hari ini Senin, 19 Maret 2018.

Akhirnya mengembalikan dan menyerahkan aset Pemerintah Kota Gunungsitoli berupa sebidang tanah yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 476 Gunung Sitoli yaitu kantor KPU Kabupaten Nias kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Penyerahan aset tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan
Nomor :399/RT.01-BA/1204/Sek-Kab/III/2018 dan
Nomor : 180/2200/HK/2018.
Dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Jalan Pancasila No. 14 Desa Mudik Kota Gunungsitoli lansung ditanda tangani oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias selaku Kuasa Pengguna Barang (Drs. SUDIRMAN TELAUMBANUA) dan atas nama Walikota Gunungsitoli Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli (Ir. AGUSTINUS ZEGA), yang didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala BPKPD, Kabag Hukum, Kabid Aset dan Kasubbag Bantuan Hukum Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli.

Setelah selesai menandatangani berita acara serah terima dan menyerahkan langsung kepada Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, dilanjutkan dengan peninjauan aset yang diserahkan dalam berita acara merupakan sebidang tanah yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor. 476 Gunungsitoli yaitu kantor KPU Kabupaten Nias, didapimpingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Dalam peninjauan lokasi pertapakan aset tersebut di lakukan pengecekan terhadap Gedung yang masih dijaga oleh personil Polres Nias dan kemudian diserakan secara simbolis berupa kunci gedung dan diterima oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dan aset tersebut akan segera digunakan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Gunungsitoli.
(al)

Selasa, 20 Maret 2018 19:37

Pasuruan, restorasihukum.com - Awal bulan Mei mendatang seluruh sekolah dasar, baik negeri maupun swasta akan laksanakan Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) tahun 2018.

          Pastinya, persiapan-persiapan dalam mensukseskan ujian tersebut sudah dilakukan oleh tiap lembaga sekolah. Salah satunya adalah persiapan fisik dan mental siswa yakni dengan simulasi Tryout. Karena dengan itu, ujian nanti pasti terlaksana dengan lancar dan sukses, sehingga hasil yang dicapai bisa maksimal.

          Menurut kepala UPTD pendidikan Prigen "Jamali" mengatakan, untuk Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) tahun 2018 diwilayah Prigen sudah siap, baik dari segi fisik maupun mental.

          "Tiap-tiap lembaga sudah mempersiapkan semuanya salah satunya melakukan simulasi TryOut, karena dengan itu, mental siswa dalam melaksanakan ujian nanti sudah siap," kata jamali saat ditemui media restorasihukum.com, (20/03/2018).

          Lanjut Jamali, tidak hanya itu, lembaga sekolah juga lakukan jam tambahan untuk siswa yang akan ujian.

          "Selain memberikan jam tambahan pada murid lembaga juga lakukan istighosah dan doa bersama dengan wali murid, agar nanti dalam melaksanakan ujian berjalan lancar, sukses dan tidak ada kendala apapun," tuturnnya.

          Ia menambahkan, faktor terpenting dalam suksesnya ujian sekolah adalah peran orang tua.

          "Orang tualah yang sangat besar peranannya, karena waktu diluar sekolah lebih banyak. Makanya, dengan dukungan dan pengawasan orang tualah siswa dalam menghadapi ujian nanti bisa sukses," imbuhnya. 

          Jamali berharap, nanti seluruh siswa bisa mengikuti ujian, hasil maksimal dan kecamatan Prigen ini nanti bisa masuk lima besar.

          "Semoga ujian akhir sekolah nanti berjalan lancar, hasilnya bisa lebih baik dari tahun sebelummya, meski tidak bisa juara satu, setidaknya bisa masuk lima besar, karena tahun kemarin prigen peringkat ketujuh," pungkasnya.

          Ditempat terpisah, kepala UPTD Pendidikan kecamatan Pandaan "Tohir" juga menjelaskan hal yang sama terkait persiapan USBN tahun 2018.

          Tohir berharap ujian tahun ini  berjalan dengan lancar dan hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya.

          "Tahun 2017 kemarin kecamatan Pandaan peringkat dua, sedangkan peringkat pertama diraih kecamatan beji. Semoga tahun 2018 ini bisa meraih kembali peringkat pertama seperti dua tahun lalu," pungkasya.(sy)

Selasa, 20 Maret 2018 18:06

Surabaya, restorasihukum.com - Agama menjadi salah satu issue media dalam menyebarkan berita palsu atau sering disebut hoax. Masyarakat sangat mudah tersulut emosinya apabila dibubuhkan agama didalam berita hoax.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (20/3) menjawab pertanyaan media tentang pandangannya terhadap hoax.


Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim menjelaskan hoax merupakan informasi yang tidak jujur. Hal semacam ini, sudah lama terjadi tapi dikemas dengan model  berbeda. Hoax  menjadi sebuah permasalahan serius dalam kehidupan kemanusiaan. Sebagai contoh, terdapat kericuhan di suatu daerah karena efek pemberitaan yang belum jelas kebenarannya. Pemberitaan tersebut, mampu menyulut emosi masyarakat. “Efeknya adalah timbul konflik dan korban. Apabila dibiarkan, hoax bisa memecah belah persatuan,” jelasnya.

Gubernur Jatim ini menyebut para pelaku hoax adalah orang yang jahat, karena dengan adanya kehancuran dan kerusakan mereka merasakan kenikmatan. Para pelaku hoax bisa disebut memiliki penyakit kejiwaan dan wajib diperangi agar tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Dijelaskan, masyarakat yang terpengaruh berita hoax, membuat kehilangan akal yaitu dengan digerakkan emosinya.  Apabila hal tersebut dibiarkan terus menerus maka peradaban manusia akan runtuh.” Isu hoax membuat manusia tidak mempunyai logika, dan seakan akan menjadi seperti zombie,” ujarnya.

Pelaku hoax, lanjutnya, memiliki hati yang lebih parah dibandingkan hewan. Apabila hewan masih bisa bersatu dengan rumpunnya, maka pelaku hoax, sebaliknya membuat kerusakan dalam sebuah tatanan masyarakat. “Sekali lagi, berita hoax menjadikan manusia seperti zombie model baru,” tambahnya.

Menurutnya,  Pemprov Jatim siap memerangi hoax. Berita hoax bisa merusak dan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, perlu adanya komitmen  bersama dalam  memerangi hoax.(red/tra)

Selasa, 20 Maret 2018 15:31

Tulungagung, restorasihukum.com - Setelah menjadi buron Polisi selama 5 Tahun, AAF (36) Warga Dusun Popoh Desa Besole Kecamatan Besuki Tulungagung Jawa Timur, Akhirnya berhasil ditangkap Polisi.

AAF ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang ( DPO ) atas kasus    penganiayaan terhadap anggota polisi bernama Sugeng Riyadi ( 36 ) warga Desa Bulus kecamatan Bandung.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priyambodo kepada wartawan mengatakan, Tersangka kabur ke Kalimantan setelah melakukan penganiayaan terhadap anggota polisi . " benar , anggota kami berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku (AAF ),  Yang  melakukan penganiayaan secara bersama - sama terhadap korban yang mengakibatkan korban mengalami luka berat," terang Mustijat

Ditambahkan, kasus penganiayaan  ini , terjadi pada  lima tahun lalu  dan tersangka melarikan diri ke  Kalimantan sehingga Polisi menetapkan sebagai DPO.  Saat ini , pelaku dan barang bukti sudah diamankan Di Polres Tulungagung guna penyidikan lebih lanjut.

" Atas kejadian tersebut, tersangka terancam dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman 7 (tujuh) tahun kurungan penjara. " Tutup Mustijat.   (catur)