Suami Ringan Tangan, Istri Lapor Polisi

0
135

Sumut, restorasihukum.com –

Karena tak tahan suami selalu ringan tangan dan mengaku sering dianiaya, seorang ibu berperawakan cantik berinisial -SU (39)warga jalan Angsana raya pasar XI Bandar Kalifah percut sei tuan    Medan Sumatera Utara , tergesa melaporkan suaminya berinisial -SA-ke polisi sektor Percut ,baru baru ini

Bukan tanpa sebab, SU wanita yang di duga telah menjsdi korban Kekerasan dalam rumah tangga itu duduk di kursi depan teras ruangan Sentra Pengaduan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Percut Sei Tuan dengan berlinang Air mata mengenang tinju yang sering di layangkan suami ke padanya .

Kuli tinta Pemburu berita restorasi hukum. Com yang kebetulan berada di dekat korban penganiayaan ini dari sejak Awal memperhatikan gerak gerik SU yang terlihat seperti sedang di hantam prahara .

Ingin mengetahui Awak media Mencoba mendekati , awak media restorsihukum.Com pun berhasil mendapat keterangan dan rangkuman cerita dari SU yang di duga korban Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Di ceritakan oleh nya ini bukanlah yang pertama kali terjadi ,”Pada bulan April 2019 , sebenarnya permasalahan penganiayaan yang dilakukan suaminya sudah pernah saya laporkan bg” ucap SU kepada awak media.

” Karena nasihat dan rembug keluarga serta satu pertimbangan demi menyelamatkan rumah tangga dan anak , pelaku pun saya maafkan , Kami pun kembali menjalani hubungan rumah tangga dan berharap menjadi rumah tangga yang utuh dan harmonis untuk selamanya ” ucap SU kepada wartawan yang mewawancarai nya.

Sambil sedikit histeris SU kembali bercerita “saya sudah cukup tersiksa , sekarang saya udah nggak tahan lagi bang ” ucap SU sambil sesekali menyeka air matanya dengan tisu.

Di ceritakan pula oleh SU bahwa , “beberapa hari yg lalu saya kembali di Pukul nya bang , pada hal saya sudah berusaha mati  matian bekerja keras ,saya banting tulang bekerja berjualan baju di pajak dekat  bekas plaza Aksara Jalan Pancing Medan demi menyelamatkan ekonomi keluarga ,sedangkan suami saya itu Cuma seorang pengangguran ” Ucap SU sambil sesenggukan merasa sedih menceritakan perihal yang di alaminya.

Terkait keluh kesah pilu yang dialami nara sumber ,pemburu berita  mencoba menelusuri proses penanganan dari pihak kepolisian sektor Percut sei Tuan yang sejatinya adalah institusi penegak hukum yang di percaya bagi masyarakat.

Salah seorang Penyidik di bagian SPKT Polsek itu pun coba di hubungi oleh awak media.

Melalui salah seorang petugas polisi wanita (polwan) yang bernama Erna menyampaikan lewat pesan dari Whats App nya

” untuk bapak ketahui bahwa surat Laporan atas nama pelapor SU tersebut di laporkan pada bulan April 2019 lalu, namun rupanya pelapor sudah berdamai,namun tidak ada laporan kembali ke pada kami ” jawab Polwan Erna Pesan whats App nya.

Sambung polwan itu lagi ” karena pelaku kembali menganiaya pada hari Minggu 07/09/19 kemarin , korban kembali melapor , saksi saksi pun baru di hadirkan untuk dimintai keterangan , untuk tindak lanjut mohon bersabar ,saya pun sedang ada tugas di luar terkait pengamanan , tulis Erna kembali lewat pesan Whats App nya kepada wartawan.

beberapa hari kemudian , SU terlihat kembali mondar mandir di Polsek Percut sei Tuan , terlihat resah dan sangat memerlukan bantuan Atas kepastian hukum terkait permasalahan KDRT atas dirinya.

Dihampiri oleh wartawan dirinya pun kembali berkeluh kesah , “tolong saya bang, saya rindu anak anak , mengerti lah kalian naluri seorang ibu , saya takut nanti saya bisa bisa akan di bunuh oleh suami saya dan gimana nanti anak anak saya ” ucap SU sambil menangis.

SU mengaku perasaan rindu nya kepada anak yang dilahirkan nya yang kini sedang tinggal bersama suaminya itu.

SU juga mengaku kalau saat ini dirinya tinggal mengungsi di tempat orang tua kandung nya untuk menyelamatkan diri dari perlakuan suaminya yang suka ringan tangan yang di kala mengamuk memperlakukan nya seperti orang yang sedang berlatih tinju , ucapnya lirih kepada wartawan.

Karena merasa jera dan kapok SU pun bertekad bulat.

” saya sudah siap berpisah dengan suami , karena sudah sering sekali di aniaya , SU Juga mengaku saat ini dirinya sedang mengurus gugatan cerai di Pengadilan Agama , demi masa depan Anak2 ucapnya sambil menangis.

Amatan awak Media , saat ini kepolisian sektor Percut sei Tuan yang sejatinya adalah institusi Bhayangkara yang selama ini mendengungkan ke pada masyarakat slogan profesional modern & terpercaya (PROMOTER’) Terkait kasus yang menimpa SU tersebut maka polsek Percut sei tuan sedang di uji kinerja nya .

Terpisah , saat di hubungi Oleh Awak media , Kapolsek Percut Sei Tuan yang saat ini di jabat oleh -Kompol Aris Wibowo SH MH , ketika di konfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan belum mengetahui laporan ini dan akan melakukan cross chek ke Anggota yang menangani , tulis Kompol Aris Wibowo.

Dinilai Care dan punya ke pedulian sosok Kapolsek Percut Sei Tuan yang satu ini , Kompol Aris Wibowo dalam hitungan jam kembali menyampaikan lewat pesan Whats App kepada wartawan

” nanti segera saja hubungi panit luar iptu Toto , biar di pelajari kalau sudah lengkap dan memenuhi syarat secara prosedur biar di lakukan penangkapan” tulis Kompol Aris sambil memberi nomor HP personilnya yang dinilai sebagai bentuk keseriusan dan respon  Kapolsek muda dan berwibawa itu.

Apa yang di sampaikan oleh Kapolsek Percut Sei Tuan itu sangat lah memberi harapan bagi SU , dan dirinya berharap ini bukan lah isapan jempol belaka ,petugas harus dapat menangkap  suami beringas itu karena meresahkan hubungan silaturahmi di tengah keluarga, Itu harapan SU.

Sebuah Apresiasi dari awak media ke pada Kompol Aris  Wibowo yang tanggap dan serius Menjalankan Tupoksi nya .

Awak media pun  akan terus mengawal dan melakukan kontrol terhadap kasus KDRT yang sedang terjadi dan ditangani oleh Polsek Percut Sei Tuan ini .

Amatan media ,Semoga tindak lanjut terkait KDRT yang di alami ibu SU ini dapat di tangani serius oleh petugas Polsek Percut sei tuan sesuai prosedur kepolisian dan Hukum yg berlaku agar dapat menjawab laporan masyarakat dan tetap yakin dan percaya kepada institusi penegak hukum Berseragam coklat ini (SP/Ed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here