Tiga Dokter Terkait Suap Di Periksa Polres Jember

0
8

Jember, restorasihukum.com – Terkait dengan dugaan penyuapan dan pungutan liar penerimaan calon pegawai negeri sipil dalam rekrutmen formasi khusus tenaga kesehatan, aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, memanggil tiga dokter.

      Kasat Reskrim Polres Jember AKP Rony Setyadi di Jember, Senin, mengatakan, “Kami memeriksa tiga dokter CPNS yang diduga menjadi korban pungutan liar menjelang pra jabatan, setelah mereka dinyatakan lolos seleksi CPNS jalur formasi khusus”.

      Karena diduga pelaku penerima suap dan melakukan pungutan liar inilah, Polres Jember mengamankan dua PNS yakni seorang Kepala Sub Bagian di Dinas Kesehatan Jember berinisial BW, dan seorang Kepala Seksi (Kasi) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember berinisial HL.

     Namun kedua PNS tersebut dilepaskan setelah pemeriksaan selama 24 jam. AKP Rony mengatakan, “Tidak menutup kemungkinan polisi akan memanggil 40 dokter yang diduga menjadi korban pungutan liar tersebut,” tuturnya.

     Saat dimintai keterangan kedua PNS yang sempat ditangkap tersebut,  mengatakan uang sebesar Rp600 juta itu tidak berkaitan dengan pra-jabatan CPNS puluhan dokter tersebut.

     Namun Polisi tidak akan percaya begitu saja dan akan terus melakukan penyidikan guna dapat mengungkap kasus tersebut.

      Hingga kini Polres Jember belum menetapkan status tersangka dalam kasus dugaan penyuapan dan pungutan liar penerimaan CPNS jalur formasi khusus di lingkungan Pemkab Jember. Kedua PNS yakni HL dan BW masih sebagai terperiksa karena polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. (Dr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here