Tindakan Arogan Satpam PG Kebon Agung Malang

0
11
RHN MALANG Pabrik gula  berdiri di  Pakisaji Desa Kebon Agung Kabupaten Malang,  Sabtu 17 Mei 2014 mengadakan tasyakuran “Buka Giling”. Tapi sayang acara rutinan tersebut  tertutup untuk  publik.  Puluhan wartawan hendak  melakukan peliputan  dilarang keras dan mengatakan kata kata kurang baik oleh satpam Pabrik Gula (PG) Kebon Agung.  Satpam PG yang jaga mengatakan ” Dari pihak perusahaan tidak mengundang wartawan , terus siapa yang mengundang mas kesini ?… dan kalau ada yang mengundang suruh kesini. ” (Sungguh pertanyaan yang tidak ada etika yang tidak pantas dilontarkan oleh seorang angota satpam perusahan BUMN  padahal wartawan memiliki kebebasan yang di lindungi oleh  UUD PERS no:14 Thn 1999 barang siapa yang menghalang/menghadang dalam tugas jurnalistik atau seorang PERS maka ia telah melanggar UUD, terancam pidana maksimal 2 thn penjara dan di kenakan denda/perdata maksimal 500juta).
        Acara yang berlangsung mulai pukul  8:30 pagi hingga pukul 13:00 siang itu cukup ramai karena Bupati Malang H Rendra Kresna hadir . Dalam situasi tersebut satpam mengatakan ” Mohon maaf mas kami tidak berani  untuk memperbolehkan kalian semua masuk dan liputan , karena kami hanya melaksanakan tugas dalam mencegah semua wartawan yang datang , ini perintah  Pimpinan kami juga ketua Panitia penyelenggara “.
Berbeda, celetukan salah satu satpam mengatakan “Disini semenjak Atmari menjadi ketua panitia memang susah mas….  beliau belagak. Jika yang lalu lalu  acara ini, semua wartawan  datang di persilahkan untuk masuk/meliput tapi kalau sekarang susah mas ”
        Para wartawan nampak sangat lelah menunggu dari pagi untuk menjalankan tugasnya sebagai jurnalis, alhasil setiap kali mau masuk para insan Pers selalu di hadang sambil melontarkan kata-kata “Gak boleh masuk mas.. belum ada perintah dari atasan  temui Atmari sebagai ketua panitia”.
        Atmari  menjawab  “Maaf mas.. silahkan kalau mau liputan”. ( Padahal acara sudah berakhir ).
Kenyataan dilapangan  wawancara tidak terealisasi , saat di konfirmasi Atmari juga melimpahkan wartawan untuk menemui Herianto (Humas) . Atmari pun  mengatakan ” Saya tidak berani mas.. untuk di wawancarai karena bukan wewenang saya “.
Hingga berita ini ditayangkan, kami pun belum mendapatkan secuil berita dari acara ” Buka Giling PG Kebon Agung “.(Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here